Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Kapasitas 3G Indosat Digenjot 2 Juta Pelanggan
Jumat, 13/11/2009 08:54 WIB

IndosatM2 (rou/inet)
Jakarta - Tambahan frekuensi 3G yang baru saja dikantungi Indosat, selain didorong penuh kecepatannya melalui teknologi High Speed Packet Access Plus (HSPA+), juga disiapkan untuk alokasi tambahan kapasitas pelanggan.
"Dengan adanya second carrier 3G, kita percaya kondisi backhaul, node B, dan core network saat ini, bisa menampung sampai dua juta pelanggan," kata Chief Marketing Officer Indosat, Guntur Siboro kepada detikINET, Jumat (13/11/2009).
Indosat yang memiliki 4000 unit infrastruktur node B - 3G untuk menyelenggarakan mobile broadband melalui anak usahanya, IM2, memiliki jumlah pelanggan berkisar 500 ribu.
Pertumbuhan pelanggan mobile broadband Indosat pada mulanya cukup pesat, mengingat kecepatan 3G yang ditawarkan lewat teknologi High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) cukup menggiurkan.
Langkah pengembangan layanan data ini membuat Frost and Sullivan Telecom Awards 2009, kepincut memilih Indosat sebagai Mobile Data Service Provider of The Year untuk kali keduanya.
Namun, derasnya pertumbuhan pelanggan terbentur pada masalah keterbatasan frekuensi. Pembangunan node B untuk memperluas infrastruktur 3G pun tak mampu menahan kritik pedas dari para pelanggannya yang sudah kadung kecewa.
Indosat mau tak mau harus memenuhi harga Rp 160 miliar yang diminta pemerintah untuk tambahan frekuensi 3G. Dan kini, perusahaan yang bernaung di bawah bendera Qatar Telecom itu pun tengah bersiap untuk melancarkan teknologi HSPA+.
Indosat memilih Ericsson untuk uji coba upgrade jaringan 3G miliknya di Jabodetabek, yang ditopang 1500 node B, dengan teknologi HSPA+. Upgrade di wilayah ini jadi prioritas karena 70% dari total 500 ribu pelanggan mobile broadband Indosat berdomisili di Jabodetabek.
Guntur belum bisa memastikan penambahan backhaul, node B dan core network yang akan dibangun tahun depan setelah HSPA+ diluncurkan secara komersial di penghujung tahun 2009 ini.
"Rencana belanja modal 2010 belum difinalisasi dan belum di-approve BoC [dewan komisaris], jadi saya belum bisa kasih estimasi untuk tahun depan," tandas Guntur.
( rou / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"Dengan adanya second carrier 3G, kita percaya kondisi backhaul, node B, dan core network saat ini, bisa menampung sampai dua juta pelanggan," kata Chief Marketing Officer Indosat, Guntur Siboro kepada detikINET, Jumat (13/11/2009).
Indosat yang memiliki 4000 unit infrastruktur node B - 3G untuk menyelenggarakan mobile broadband melalui anak usahanya, IM2, memiliki jumlah pelanggan berkisar 500 ribu.
Pertumbuhan pelanggan mobile broadband Indosat pada mulanya cukup pesat, mengingat kecepatan 3G yang ditawarkan lewat teknologi High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) cukup menggiurkan.
Langkah pengembangan layanan data ini membuat Frost and Sullivan Telecom Awards 2009, kepincut memilih Indosat sebagai Mobile Data Service Provider of The Year untuk kali keduanya.
Namun, derasnya pertumbuhan pelanggan terbentur pada masalah keterbatasan frekuensi. Pembangunan node B untuk memperluas infrastruktur 3G pun tak mampu menahan kritik pedas dari para pelanggannya yang sudah kadung kecewa.
Indosat mau tak mau harus memenuhi harga Rp 160 miliar yang diminta pemerintah untuk tambahan frekuensi 3G. Dan kini, perusahaan yang bernaung di bawah bendera Qatar Telecom itu pun tengah bersiap untuk melancarkan teknologi HSPA+.
Indosat memilih Ericsson untuk uji coba upgrade jaringan 3G miliknya di Jabodetabek, yang ditopang 1500 node B, dengan teknologi HSPA+. Upgrade di wilayah ini jadi prioritas karena 70% dari total 500 ribu pelanggan mobile broadband Indosat berdomisili di Jabodetabek.
Guntur belum bisa memastikan penambahan backhaul, node B dan core network yang akan dibangun tahun depan setelah HSPA+ diluncurkan secara komersial di penghujung tahun 2009 ini.
"Rencana belanja modal 2010 belum difinalisasi dan belum di-approve BoC [dewan komisaris], jadi saya belum bisa kasih estimasi untuk tahun depan," tandas Guntur.
( rou / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

