detikinet

50 Tahun Penjara untuk Sang Pedofil Online

Fino Yurio Kristo - detikinet
Rabu, 11/11/2009 07:54 WIB

ilustrasi (ist)

Portland - Seorang pria asal Portland, Amerika Serikat (AS), terbukti bersalah karena telah melecehkan dua anak gadisnya sendiri melalui ruang publik di internet. Pengadilan federal AS pun tak pelak mengganjarnya dengan hukuman yang sangat berat, 50 tahun penjara.

Pada saat pelecehan, dua anak tersangka masih sangat kecil. Masing-masing berusia 2 tahun dan 10 tahun. Penangkapan ini adalah bagian dari operasi nasional di AS untuk meringkus para pedofilia.

detikINET kutip dari OregonLive, Rabu (11/11/2009), nama terdakwa sengaja dirahasiakan dalam rangka mencegah publik mengidentifikasi kedua anak yang telah jadi korban kekejamannya.

Investigasi kasus ini sebelumnya dimulai ketika polisi memantau chat room di internet yang sering dikunjungi para pedofil. Polisi kemudian memergoki beberapa pelaku kejahatan seks kepada anak di ranah publik internet tersebut.

Seorang pedofil bersaksi bahwa ia melihat tersangka menyiarkan secara langsung hubungan intimnya dengan anak-anaknya sendiri. Begitu bukti mencukupi, tersangka pun langsung dibekuk.

Kenekatan tersangka yang tega merusak buah hatinya yang masih sangat belia mengundang keprihatinan mendalam. Bahkan, hakim Robert E. Jones yang memimpin persidangan menyatakan, kejahatan itu adalah salah satu kasus terburuk yang pernah ditanganinya.


( fyk / rou )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%