Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Tampilkan Pembantaian, Game Diseret ke Sidang
Selasa, 10/11/2009 08:16 WIB

Cover CoD:MW2 (activision)
London - Activision telah melansir sekuel terbaru seri Call of Duty yang bertajuk Modern Warfare 2 (CoD:MW2). Di Inggris, game ini terancam diseret ke sidang parlemen gara-gara adegan sadis di dalamnya.
Seorang anggota parlemen dilaporkan akan membawa masalah game itu ke sidang parlemen. Gara-garanya, ada sebuah adegan sadis yang realistis.
Adegan itu adalah pembantaian terhadap warga sipil. Anggota dewan bernama Keith Vaz mengaku terkejut dengan adegan itu.
"Saya sangat terkejut atas tingkat kekerasan di dalam game ini dan khawatir pada realisme yang ditampilkan game ini," ujarnya seperti dikutip detikINET dari CVG, Selasa (10/11/2009) yang mengutip harian Daily Mail.
Menurut Activision adegan tersebut tidaklah wajib disaksikan oleh semua pemain. Lewat sebuah 'checkpoint' di dalam game, Activision telah memberi peringatan soal adegan sadis dan memberi pilihan untuk melewatinya.
"Chekpoint ini tidak bisa dihilangkan. Dan adegan yang ada secara jelas diberi label 18 tahun ke atas," ujar jurubicara Activision pada CVG.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Seorang anggota parlemen dilaporkan akan membawa masalah game itu ke sidang parlemen. Gara-garanya, ada sebuah adegan sadis yang realistis.
Adegan itu adalah pembantaian terhadap warga sipil. Anggota dewan bernama Keith Vaz mengaku terkejut dengan adegan itu.
"Saya sangat terkejut atas tingkat kekerasan di dalam game ini dan khawatir pada realisme yang ditampilkan game ini," ujarnya seperti dikutip detikINET dari CVG, Selasa (10/11/2009) yang mengutip harian Daily Mail.
Menurut Activision adegan tersebut tidaklah wajib disaksikan oleh semua pemain. Lewat sebuah 'checkpoint' di dalam game, Activision telah memberi peringatan soal adegan sadis dan memberi pilihan untuk melewatinya.
"Chekpoint ini tidak bisa dihilangkan. Dan adegan yang ada secara jelas diberi label 18 tahun ke atas," ujar jurubicara Activision pada CVG.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Kamis, 24/05/2012 08:48 WIB
Jagoan Avengers Pamer Kebolehan di Trailer Game Marvel
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
16 Game iPhone yang Wajib Dimainkan
-
Senin, 21/05/2012 17:30 WIB
Ini Dia Bocoran Kontroler Wii U yang Baru
-
Kamis, 17/05/2012 14:35 WIB
Bos Tak Suka Karyawan Main Angry Birds
-
Rabu, 16/05/2012 15:11 WIB
5 Game Android dengan Grafis Berkualitas
-
Rabu, 16/05/2012 12:34 WIB
5 Game iPhone dengan Grafis Memukau
-
Senin, 14/05/2012 16:51 WIB
Valve Sukses Rebut Nama DoTA
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

