Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
iPhone Mengecewakan di China
Senin, 09/11/2009 14:10 WIB
.jpg)
Ilustrasi (afp)
Jakarta - Meski pada awalnya begitu dinanti oleh masyarakat China, namun kehadiran iPhone di Negeri Tirai Bambu itu terbilang mengecewakan. Jangankan mendapati pengunjung yang rela berkemah di depan toko ketika penjualan perdana, antrean mengular pun tak begitu ketara meskipun masih ada.
Kehadiran iPhone di China yang dibawa oleh China Unicom pada 30 Oktober 2009 lalu memang terbilang sangat telat jika dibandingkan negara lain. Jadi, jangan mengharapkan sambutan yang gila-gilaan seperti yang terlihat di New York pada 2007 dan Hong Kong di tahun lalu.
Di Indonesia saja yang juga lumayan mesti menunggu lama, iPhone cukup mendapat sambutan meriah di hari perdananya. Meskipun seiring berjalannya hari, popularitas iPhone di Tanah Air tenggelam oleh pesona BlackBerry.
Walau demikian, China Unicom menyatakan bahwa perangkat besutan Apple tersebut sudah terjual 5000 unit di minggu pertamanya. Hanya saja, jumlah tersebut dianggap belum cukup dalam menyingkirkan asa psimisme yang menggelayut.
Harga jual yang dipatok terlalu tinggi menjadi alasan utama ketidakpercayaan kesuksesan iPhone di China. Selain itu tidak adanya konektivitas Wi-Fi juga berperan dalam menurunkan daya beli pengguna.
Apple -- selaku produsen -- bukannya tidak mau mempercantik iPhone yang dijualnya di China dengan koneksi internet nirkabel tersebut. Hanya saja, dimatikannya fitur Wi-Fi itu demi mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah China.
"Pasar sangat jelas ingin mendapatkan yang lebih, jika dibandingkan apa yang telah terjadi dengan debut iPhone di negara lain," ujar Bertram Lai, seorang analis dari CIMB-GK Securities.
"Harga pengenalan dari iPhone juga terbilang mahal, apalagi beberapa fitur tidak berfungsi. Jadi pasar tidak terlalu semarak menyambutnya," imbuhnya dikutip detikINET dari AFP, Senin (9/11/2009).
China Unicom menjual dua versi iPhone di bawah kontrak 3 tahun dengan Apple. Untuk yang berkapasitas 8 GB dijual 4.999 Yuan atau sekitar US$ 732, sedangkan untuk yang versi 3GS berkapasitas 32 GB dibanderol 6.999 Yuan atau setara dengan US$ 1.025.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kehadiran iPhone di China yang dibawa oleh China Unicom pada 30 Oktober 2009 lalu memang terbilang sangat telat jika dibandingkan negara lain. Jadi, jangan mengharapkan sambutan yang gila-gilaan seperti yang terlihat di New York pada 2007 dan Hong Kong di tahun lalu.
Di Indonesia saja yang juga lumayan mesti menunggu lama, iPhone cukup mendapat sambutan meriah di hari perdananya. Meskipun seiring berjalannya hari, popularitas iPhone di Tanah Air tenggelam oleh pesona BlackBerry.
Walau demikian, China Unicom menyatakan bahwa perangkat besutan Apple tersebut sudah terjual 5000 unit di minggu pertamanya. Hanya saja, jumlah tersebut dianggap belum cukup dalam menyingkirkan asa psimisme yang menggelayut.
Harga jual yang dipatok terlalu tinggi menjadi alasan utama ketidakpercayaan kesuksesan iPhone di China. Selain itu tidak adanya konektivitas Wi-Fi juga berperan dalam menurunkan daya beli pengguna.
Apple -- selaku produsen -- bukannya tidak mau mempercantik iPhone yang dijualnya di China dengan koneksi internet nirkabel tersebut. Hanya saja, dimatikannya fitur Wi-Fi itu demi mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah China.
"Pasar sangat jelas ingin mendapatkan yang lebih, jika dibandingkan apa yang telah terjadi dengan debut iPhone di negara lain," ujar Bertram Lai, seorang analis dari CIMB-GK Securities.
"Harga pengenalan dari iPhone juga terbilang mahal, apalagi beberapa fitur tidak berfungsi. Jadi pasar tidak terlalu semarak menyambutnya," imbuhnya dikutip detikINET dari AFP, Senin (9/11/2009).
China Unicom menjual dua versi iPhone di bawah kontrak 3 tahun dengan Apple. Untuk yang berkapasitas 8 GB dijual 4.999 Yuan atau sekitar US$ 732, sedangkan untuk yang versi 3GS berkapasitas 32 GB dibanderol 6.999 Yuan atau setara dengan US$ 1.025.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
-
Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

