detikinet

Pengguna Musik Bajakan Untungkan Industri Musik?

Santi Dwi Jayanti - detikinet
Selasa, 03/11/2009 08:37 WIB

ilustrasi (Kim Boek/cc)

London - Orang-orang di balik aksi download ilegal, tak melulu harus disalahkan dan dihukum. Karena, mereka ternyata malah mendorong penjualan di industri musik.

Demikian hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh institusi independent, The Demos, di Inggris. Mereka mensurvei sejumlah 1.000 orang dengan rentang umur 16-50 tahun.

Hasil polling ini menunjukkan, para pengunduh musik bajakan rata-rata menghabiskan uang 77 poundsterling (sekitar Rp 1,2 juta) setahun untuk musik yang mereka sukai. Sedangkan mereka yang 'bertangan bersih' hanya menggelontorkan uang 44 poundsterling saja (sekitar Rp 687.00).

Ini berarti, hanya karena seseorang pernah melakukan download ilegal, bukan berarti ia tidak pernah membelanjakan uangnya untuk musik.

Seorang analis dari Forrester Research, Mark Mulligan berkesempatan menguak fakta di balik hasil polling ini. "Orang-orang yang berbagi file, biasanya adalah mereka yang tertarik dengan musik. Mereka memakai file-sharing sebagai cara untuk menemukan musik yang mereka suka, " tuturnya seperti yang dilansir detikINET dari Cnet, Senin (2/11/2009).



( sha / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%