Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
2020, LG Hadirkan Mesin Cuci Kendali Komputer Jarak Jauh
Senin, 02/11/2009 16:32 WIB

Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - LG memproyeksikan pada tahun 2020 mendatang seluruh mesin cuci elektroniknya di dunia, termasuk Indonesia, sudah bisa dikendalikan dari jarak jauh melalui sistem komputerisasi jaringan berbasis protokol internet (IP).
"Saya perkirakan bahkan tak sampai sepuluh tahun lagi dari sekarang," kata Halim Astono, Marketing General Manager LG Electronics Indonesia (LGEIN), usai peluncuran mesin cuci teknologi Inverter Direct Drive di Hotel Four Season, Jakarta, Senin (2/11/2009).
Menurut Halim, tim riset dan pengembangan LG di markat pusat Korea Selatan, sejak beberapa tahun lalu telah mulai mengembangkan teknologi pengendali jarak jauh melalui sistim komputerisasi jaringan berbasis IP.
"Ini hanya masalah waktu saja. Kalau pasar belum siap, produk ini belum akan kami luncurkan. Harganya masih sangat mahal kalau kami produksi secara massal dalam waktu dekat," jelas dia.
Menurut Michael Adisuhanto, Head of Home Appliance Product Marketing LGEIN, pada 2009 ini, berdasarkan data yang diriset GfK per bulan Agustus, LG Electronics telah mendominasi pasar mesin cuci elektronik di Indonesia dengan pangsa pasar 24%.
"Di awal 2009 saja, kami berhasil menyabet penghargaan dari GfK 2008 sebagai pencapai market share tertinggi di Indonesia, yakni sekitar 23%," kata Michael.
Ia juga mengatakan, permintaan mesin cuci LG di pasar meningkat tak hanya di tahun lalu, tetapi sejak tahun 2007. "Di tahun 2007, kami sudah menguasai pasar dengan 23%. Di 2008, market sharenya memang stabil di 23%, tetapi market size-nya kan membesar," ungkap Michael.
Michael memaparkan, market size mesin cuci pada tahun ini per Agustus mencapai 825 ribu unit. Sementara khusus produk mesin cuci front loading 435 ribu. Dengan pencapaian tersebut, LG optimistis mampu mempertahankan posisinya di pasar pada 2010.
"Kombinasi antara inovasi dan strategi pasar yang matang tetap menjadi senjata andalan kami untuk memenangkan persaingan di pasar dan mempertahankan eksistensi kami sebagai produsen mesin cuci," pungkasnya.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"Saya perkirakan bahkan tak sampai sepuluh tahun lagi dari sekarang," kata Halim Astono, Marketing General Manager LG Electronics Indonesia (LGEIN), usai peluncuran mesin cuci teknologi Inverter Direct Drive di Hotel Four Season, Jakarta, Senin (2/11/2009).
Menurut Halim, tim riset dan pengembangan LG di markat pusat Korea Selatan, sejak beberapa tahun lalu telah mulai mengembangkan teknologi pengendali jarak jauh melalui sistim komputerisasi jaringan berbasis IP.
"Ini hanya masalah waktu saja. Kalau pasar belum siap, produk ini belum akan kami luncurkan. Harganya masih sangat mahal kalau kami produksi secara massal dalam waktu dekat," jelas dia.
Menurut Michael Adisuhanto, Head of Home Appliance Product Marketing LGEIN, pada 2009 ini, berdasarkan data yang diriset GfK per bulan Agustus, LG Electronics telah mendominasi pasar mesin cuci elektronik di Indonesia dengan pangsa pasar 24%.
"Di awal 2009 saja, kami berhasil menyabet penghargaan dari GfK 2008 sebagai pencapai market share tertinggi di Indonesia, yakni sekitar 23%," kata Michael.
Ia juga mengatakan, permintaan mesin cuci LG di pasar meningkat tak hanya di tahun lalu, tetapi sejak tahun 2007. "Di tahun 2007, kami sudah menguasai pasar dengan 23%. Di 2008, market sharenya memang stabil di 23%, tetapi market size-nya kan membesar," ungkap Michael.
Michael memaparkan, market size mesin cuci pada tahun ini per Agustus mencapai 825 ribu unit. Sementara khusus produk mesin cuci front loading 435 ribu. Dengan pencapaian tersebut, LG optimistis mampu mempertahankan posisinya di pasar pada 2010.
"Kombinasi antara inovasi dan strategi pasar yang matang tetap menjadi senjata andalan kami untuk memenangkan persaingan di pasar dan mempertahankan eksistensi kami sebagai produsen mesin cuci," pungkasnya.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 18:27 WIB
Laporan dari Seoul
'Kulkas Pintar', Cek Stok Makanan dari Smartphone
-
Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
-
Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
217 Komentar
-
84 Komentar
-
76 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
