detikinet

Ponsel Tak Berfungsi, Gadis Coba Bunuh Diri

Fino Yurio Kristo - detikinet
Senin, 02/11/2009 15:21 WIB

Ilustrasi (afp)

Kashmir - Otoritas India memblokir layanan telekomunikasi sim card prabayar di wilayah Jammu dan Kashmir. Kontan banyak penduduk setempat protes keras, bahkan ada seorang gadis yang mencoba bunuh diri setelah ponselnya tak lagi bisa dipakai.

Menurut kesaksian penduduk di desanya, korban bernama Taslima yang tinggal di desa Chattergul, nekat mengkonsumsi bahan beracun. Gara-garanya, ia kecewa berat karena ponselnya tidak berfungsi. Barangkali, ponsel itu sangat berarti baginya.

Gadis itu pun langsung dilarikan ke rumah sakit setempat dalam kondisi kritis. Saat ini, dia sedang dalam perawatan intensif.

Dilansir ThaiIndian dan dikutip detikINET, Senin (2/10/2009), Kementerian Dalam Negeri India memblokir layanan ponsel pra bayar karena kekhawatiran layanan bakal dipakai oleh kaum separatis di wilayah itu.

Kebijakan ini mengundang banyak protes, utamanya dari kaum muda. Para penduduk lokal menyatakan, tidak seharusnya mereka terkena dampak pemblokiran layanan telekomunikasi hanya karena dugaan dipakai oleh pemberontak.

Terdapat sekitar 3 juta pelanggan ponsel dengan sim card pra bayar di Jammu dan Kashmir yang terkena efek peraturan baru tersebut. Dan tidak hanya pelanggan, operator telekomunikasi pun berang karena mereka telah melakukan investasi besar sebelum pemblokiran diberlakukan.
( fyk / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%