Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Turunkan Harga Handset untuk Dorong 3G
Sabtu, 31/10/2009 07:37 WIB

ilustrasi (ist)
Jakarta - Perkembangan teknologi 3G diyakini akan menjadi salah satu faktor kunci pembangunan di masa depan. Pemerintah di negara berkembang pun diharapkan dapat membaca tren ini, salah satu caranya dengan menciptakan harga handset 3G yang lebih murah.
Demikian salah satu rekomendasi whitepaper berjudul 'Emerging with 3G: Building for the Future' yang merupakan hasil kerjasama Qualcomm dengan Pyramid Research, sebuah institusi penelitian industri telekomunikasi.
Berikut temuan dari whitepaper tersebut yang dikutip detikINET, Sabtu (31/10/2009):
1. Teknologi 3G akan menjadi standar baru jaringan nirkabel di pasar/negara berkembang didukung oleh beberapa faktor, yaitu:
a. Perkembangan peraturan - pemerintah pasar/negara berkembang melihat pentingnya menyediakan cakupan broadband yang lebih besar dan fasilitas standar layanan suara dan pesan. Selain itu, lisensi spektrum membantu pemerintah mendapatkan sumber pemasukan baru.
b. Peningkatan kinerja operasional - kebutuhan yang semakin tinggi terhadap infrastruktur 3G mendorong penurunan harga dan kemajuan teknologi desain mendorong dihasilkannya BTS yang lebih kompak dan hemat energi, mengurangi biaya konsumsi listrik dan belanja lokasi.
c. Harga perangkat yang semakin murah - vendor China seperti Huawei dan ZTE mampu menghasilkan perangkat 3G dengan harga murah. Hal ini memacu vendor dunia terkemuka lainnya, seperti Nokia, untuk menjawab kompetisi tersebut.
2. Para operator awalnya menggelar layanan canggih 3G untuk mendapatkan pelanggan dari kelas atas yang telah mapan. Kini layanan yang sama digelar untuk segmen konsumen yang lebih luas dan lebih muda.
3. Piramida konsumen paling bawah, yaitu mereka yang berpenghasilan US$2-3 (Rp 20.000 - 30.000) per hari, merupakan segmen konsumen terbesar di Asia Pasifik. Segmen ini kini memiliki pilihan yang lebih luas seiring dengan meningkatnya jumlah pilihan aplikasi yang tersedia dan semakin murahnya biaya komunikasi selular.
4. Kebutuhan akan konten dan layanan lainnya masih belum terpenuhi secara maksimal di pasar/negara berkembang disebabkan oleh keterbatasan perkembangan infrastruktur dan jaringan distribusi, khususnya di daerah terpencil
5. Operator harus mengembangkan jaringan 3G miliknya untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan kapasitas yang lebih besar.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Pyramid Research memberikan rekomendasi antara lain:
1. Mendorong pemerintah menerapkan dasar untuk pertumbuhan, antara lain dengan cara:
a. Menyediakan jaringan 3G yang mampu menyediakan kapasitas yang lebih besar
b. Menyediakan insentif dan perangkat memadai bagi para pengembang
c. Mendorong penurunan harga untuk konten dan layanan
2. Mendorong penurunan harga handset untuk mengadopsi teknologi 3G yang lebih besar
3. Meningkatkan pengalaman pengguna, dengan menitikberatkan pada segi edukasi dan melek teknologi.
4. Para operator disarankan untuk terus berupaya meningkatkan keterlibatan mereka dalam hal pengembangan perangkat dan layanan. Fokus ini diyakini akan membantu mempertahankan bahkan meningkatkan loyalitas dan kesetiaan pelanggan pada merek operator tersebut.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Demikian salah satu rekomendasi whitepaper berjudul 'Emerging with 3G: Building for the Future' yang merupakan hasil kerjasama Qualcomm dengan Pyramid Research, sebuah institusi penelitian industri telekomunikasi.
Berikut temuan dari whitepaper tersebut yang dikutip detikINET, Sabtu (31/10/2009):
1. Teknologi 3G akan menjadi standar baru jaringan nirkabel di pasar/negara berkembang didukung oleh beberapa faktor, yaitu:
a. Perkembangan peraturan - pemerintah pasar/negara berkembang melihat pentingnya menyediakan cakupan broadband yang lebih besar dan fasilitas standar layanan suara dan pesan. Selain itu, lisensi spektrum membantu pemerintah mendapatkan sumber pemasukan baru.
b. Peningkatan kinerja operasional - kebutuhan yang semakin tinggi terhadap infrastruktur 3G mendorong penurunan harga dan kemajuan teknologi desain mendorong dihasilkannya BTS yang lebih kompak dan hemat energi, mengurangi biaya konsumsi listrik dan belanja lokasi.
c. Harga perangkat yang semakin murah - vendor China seperti Huawei dan ZTE mampu menghasilkan perangkat 3G dengan harga murah. Hal ini memacu vendor dunia terkemuka lainnya, seperti Nokia, untuk menjawab kompetisi tersebut.
2. Para operator awalnya menggelar layanan canggih 3G untuk mendapatkan pelanggan dari kelas atas yang telah mapan. Kini layanan yang sama digelar untuk segmen konsumen yang lebih luas dan lebih muda.
3. Piramida konsumen paling bawah, yaitu mereka yang berpenghasilan US$2-3 (Rp 20.000 - 30.000) per hari, merupakan segmen konsumen terbesar di Asia Pasifik. Segmen ini kini memiliki pilihan yang lebih luas seiring dengan meningkatnya jumlah pilihan aplikasi yang tersedia dan semakin murahnya biaya komunikasi selular.
4. Kebutuhan akan konten dan layanan lainnya masih belum terpenuhi secara maksimal di pasar/negara berkembang disebabkan oleh keterbatasan perkembangan infrastruktur dan jaringan distribusi, khususnya di daerah terpencil
5. Operator harus mengembangkan jaringan 3G miliknya untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan kapasitas yang lebih besar.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Pyramid Research memberikan rekomendasi antara lain:
1. Mendorong pemerintah menerapkan dasar untuk pertumbuhan, antara lain dengan cara:
a. Menyediakan jaringan 3G yang mampu menyediakan kapasitas yang lebih besar
b. Menyediakan insentif dan perangkat memadai bagi para pengembang
c. Mendorong penurunan harga untuk konten dan layanan
2. Mendorong penurunan harga handset untuk mengadopsi teknologi 3G yang lebih besar
3. Meningkatkan pengalaman pengguna, dengan menitikberatkan pada segi edukasi dan melek teknologi.
4. Para operator disarankan untuk terus berupaya meningkatkan keterlibatan mereka dalam hal pengembangan perangkat dan layanan. Fokus ini diyakini akan membantu mempertahankan bahkan meningkatkan loyalitas dan kesetiaan pelanggan pada merek operator tersebut.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
217 Komentar
-
84 Komentar
-
76 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
