Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Review Produk
NIS 2010, Hadir Dengan 'Bahan Bakar' Baru
Jumat, 30/10/2009 15:00 WIB

SS NIS 2010 (wid/inet)
Jakarta - Beberapa tahun lalu, Norton dikenal sebagai software antivirus yang memakan banyak memori, alhasil PC yang lambat pun menjadi semakin lambat. Sejak Norton Internet Security (NIS) 2009, Norton seolah ingin menghapus anggapan tersebut.
Pasalnya Symantec selaku pemilik Norton sendiri mengklaim, bahwa dari tahun ke tahun mereka selalu membuat inovasi baru. Nah, jika citra 'berat' sudah lenyap dari produk Norton, inovasi apalagi yang dihadirkan pada produk berikutnya: Norton Internet Security 2010?
Pihak Symantec mengatakan, kini mereka memiliki sebuah 'bahan bakar' baru, untuk mendeteksi file-file asing. Alhasil NIS 2010 ini diklaim lebih ringan daripada beberapa software keamanan lainnya. Benar saja saat dicoba detikINET, NIS 2010 ini hanya memakan memori sebesar 10 MB. Sekadar perbandingan, untuk beberapa produk lainnya seperti Kaspersky Internet Security 2010 yang beberapa waktu lalu juga diluncurkan, memakan memori sekitar 20 MB, AVG Internet Security 8.5 (44 MB), Trend Micro Internet Security (47 MB), serta McAffe Internet Security 2009 (64 MB).
Instalasi Yang Mudah
Menginstal sebuah software keamanan yang melindungi sistem dari malware kadang terasa ribet dan memusingkan. Semisal pada BitDefender Total Security 2010 dan Trend Micro Internet Security Pro (version 3) yang pemasangannya dirasa sedikit lebih 'kebanyakan birokrasi'.
Hal tersebut terasa sangat berlainan, saat detikINET mencoba menginstal NIS 2010. Bagai jalan tol yang bebas hambatan, instalasi NIS 2010 berjalan mulus dan lancar. Dengan hanya mengklik 1 tombol saja, proses instalasi hanya membutuhkan waktu sekitar 3 menit. Saat menginstal, pengguna juga akan diajak untuk bergabung dalam Norton Community Watch. Komunitas ini berperan untuk mengetahui bentuk ancaman-ancaman dari penyebaran program asing terbaru, berbasis reputasi.
Dengan desain berjenis sama seperti versi sebelumnya, NIS 2010 menampilaan Norton Task, dengan kinerja CPU dan 'konsumsi' kinerja oleh Norton nampak di sisi sebelah kiri aplikasi. Pengguna pun dapat mengetahui kinerja taskbar secara lebih detail di dalamnya. Selain itu, Norton masih memiliki fitur Norton Insight yang disebut Application Ratings. Aplikasi ini mengidentifikasi file yang bekerja pada sistem dan 'dipercaya' Norton dalam kondisi aman, tanpa melakukan scan terlebih dahulu.
'Bahan Bakar' Baru, Keamanan Berbasis Reputasi
Symantec telah mengakumulasikan informasi database dalam jumlah yang besar kepada pengguna NIS 2010. Teknologi tersebut disebut Quorum. Quorum adalah teknologi berbasis reputasi terbaru dari Norton.
Teknologi ini tidak menggunakan sistem signature seperti versi sebelumnya, sehingga lebih bisa mengidentifikasi malware-malware terbaru di dunia maya. Keuntungan dari teknologi ini adalah saat suatu file baru diduga malware tidak bisa terdeteksi secara signature, makan sistem berbasis reputasi lah yang mendeteksinya.
Kini Saatnya Pengujian...
Dalam pengujian kali ini, detikINET menggunakan EICAR Standard Anti-Virus Test File, yang dikembangkan oleh European Institute for Computer Antivirus Research.
EICAR adalah sebuah sistem pengujian standar antivirus, yang menyediakan file sejenis virus-virus terbaru, yang siap diunduh. File ini berbentuk seperti virus, namun kenyataanya tidaklah berbahaya bagi sistem.
Pengujian pun dimulai dengan mengunduh 2 jenis file EICAR. Satu file berbentuk .exe, satu lagi berbentuk .zip. Saat file exe akan diunduh, begitu file di-klik, Norton langsung menyalakan alarm peringatan bahwa file ini sangat berbahaya jika diunduh. Norton pun mengatakan ribuan pengguna yang tergabung dalam Norton Community, telah terinfeksi jenis file asing ini.
Sementara untuk file .zip nya, alarm Norton tidaklah berbunyi. Norton baru mendeteksi saat file .zip hasil unduhan tersebut akan di-extract, dengan memblokirnya.
Tak puas dengan hal pengujian tersebut, detikINET pun nekat mencoba memasukan varian virus 'Conficker', yang beberapa saat lalu berhasil mengacak-acak salah satu database komputer redaksi. Sebelumnya Analis virus dari Vaksincom Adi Saputra menilai, varian Conficker jenis ini, merupakan virus yang canggih yang cukup cerdas, karena memiliki kemampuan meng-update dirinya dan memiliki satu payload spesial yang sangat menyulitkan pembuat antivirus untuk membuat tools membasmi dirinya.
Dengan penuh rasa was-was, sebuah USB flashdisk yang telah terjangkit virus jenis ini dimasukan ke PC pengujian. Alhasil NIS 2010 berhasil mendeteksi sebuah virus berinisial W32.Downadup.B, dengan risk level: high. Dengan bantuan Norton Community Watch, reputasi file berbahaya tersebut dapat segera teridentifikasi.
Teknologi Tambahan Pada NIS 2010
NIS 2010 memiliki teknologi keamanan berbasis perilaku generasi kedua yang canggih, bernama Symentec Online Network for Advanced Responses (SONAR 2). Teknologi ini mendeteksi ancaman baru berdasarkan perilaku-perilaku mencurigakan sebuah file asing. Norton memanfaatkan data dari cloud reputasi, firewall, komunikasi jaringan (IPS), dan atribut-atribut file seperti lokasi di PC, informasi sumber, dan sebagainya, untuk memutuskan bahwa suatu program yang dideteksi merupakan ancaman atau tidak.
Bagi pengguna di kelas enterprise, NIS ini memiliki sebuah antispam yang baru. Norton sendiri mengklaim antispam baru ini 20% lebih efektif daripada versi sebelumnya. Saat dijajal detikINET, NIS 2010 yang terintegerasi dengan Outlook mampu memfilter semua spam email POP3.
Bagi peselancar dunia maya, NIS 2010 menghadirkan Norton Safe Web. Aplikasi ini meranking hasil pencarian data dari situs pencarian seperti Google, Yahoo atau Bing akan kemungkinan adanya ancaman file asing.
Bagi orangtua yang khawatir anak-anaknya membuka gambar/video 'Miyabi' dan sejenisnya yang bebas bertebaran di internet, mereka tak perlu khawatir. Pasalnya Norton menyediakan Online Family Norton.
Ini adalah sebuah layanan baru berbasis Web yang menjaga agar orang tua mengetahui kehidupan online anak-anak mereka, serta mendorong komunikasi mengenai perilaku yang layak dan tidak layak di Internet. Dengan ini orangtua dapat melihat jenis kata apa yang dituliskan anak-anak mereka, saat browsing di Internet.
Kompatibilitas dan Harga
Produk Norton 2010 ini mendukung Microsoft Windows XP, Windows Vista serta Windows 7. Sebelumnya pada saat versi beta, detikINET sempat mencoba NIS ini pada sistem operasi Windos XP dan Vista. Hasilnya tak ada suatu masalah apapun. Setelah Windows 7 datang 22 oktober lalu, detikINET pun menjajal versi penuh NIS 2010 ini. Hasilnya juga tak menunjukan adanya suatu permasalahan kompatibilitas apapun.
Norton sendiri menyebutkan bahwa pengguna produk-produk Norton yang berlangganan secara sah, akan menerima update kompatibilitas yang terkirim otomatis secara online tanpa biaya tambahan.
Untuk masalah harga, berdasar keterangan resmi Symantec, Norton Internet Security 2010, dibanderol sebesar Rp 448.000 untuk lisensi tiga PC, dan Rp 268.000 untuk lisensi satu PC.
Dalam review ini, detikINET menggunakan sistem berbasis Prosesor Intel Core i7 965, Intel DX580SO, Digital Alliance GTX 260, Corsair HX1000W, Corsair Dominator 6GB kit dan sistem operasi Windows 7.
( fw / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pasalnya Symantec selaku pemilik Norton sendiri mengklaim, bahwa dari tahun ke tahun mereka selalu membuat inovasi baru. Nah, jika citra 'berat' sudah lenyap dari produk Norton, inovasi apalagi yang dihadirkan pada produk berikutnya: Norton Internet Security 2010?
Pihak Symantec mengatakan, kini mereka memiliki sebuah 'bahan bakar' baru, untuk mendeteksi file-file asing. Alhasil NIS 2010 ini diklaim lebih ringan daripada beberapa software keamanan lainnya. Benar saja saat dicoba detikINET, NIS 2010 ini hanya memakan memori sebesar 10 MB. Sekadar perbandingan, untuk beberapa produk lainnya seperti Kaspersky Internet Security 2010 yang beberapa waktu lalu juga diluncurkan, memakan memori sekitar 20 MB, AVG Internet Security 8.5 (44 MB), Trend Micro Internet Security (47 MB), serta McAffe Internet Security 2009 (64 MB).
Instalasi Yang Mudah
Menginstal sebuah software keamanan yang melindungi sistem dari malware kadang terasa ribet dan memusingkan. Semisal pada BitDefender Total Security 2010 dan Trend Micro Internet Security Pro (version 3) yang pemasangannya dirasa sedikit lebih 'kebanyakan birokrasi'.
Hal tersebut terasa sangat berlainan, saat detikINET mencoba menginstal NIS 2010. Bagai jalan tol yang bebas hambatan, instalasi NIS 2010 berjalan mulus dan lancar. Dengan hanya mengklik 1 tombol saja, proses instalasi hanya membutuhkan waktu sekitar 3 menit. Saat menginstal, pengguna juga akan diajak untuk bergabung dalam Norton Community Watch. Komunitas ini berperan untuk mengetahui bentuk ancaman-ancaman dari penyebaran program asing terbaru, berbasis reputasi.
Dengan desain berjenis sama seperti versi sebelumnya, NIS 2010 menampilaan Norton Task, dengan kinerja CPU dan 'konsumsi' kinerja oleh Norton nampak di sisi sebelah kiri aplikasi. Pengguna pun dapat mengetahui kinerja taskbar secara lebih detail di dalamnya. Selain itu, Norton masih memiliki fitur Norton Insight yang disebut Application Ratings. Aplikasi ini mengidentifikasi file yang bekerja pada sistem dan 'dipercaya' Norton dalam kondisi aman, tanpa melakukan scan terlebih dahulu.
'Bahan Bakar' Baru, Keamanan Berbasis Reputasi
Symantec telah mengakumulasikan informasi database dalam jumlah yang besar kepada pengguna NIS 2010. Teknologi tersebut disebut Quorum. Quorum adalah teknologi berbasis reputasi terbaru dari Norton.
Teknologi ini tidak menggunakan sistem signature seperti versi sebelumnya, sehingga lebih bisa mengidentifikasi malware-malware terbaru di dunia maya. Keuntungan dari teknologi ini adalah saat suatu file baru diduga malware tidak bisa terdeteksi secara signature, makan sistem berbasis reputasi lah yang mendeteksinya.
Kini Saatnya Pengujian...
Dalam pengujian kali ini, detikINET menggunakan EICAR Standard Anti-Virus Test File, yang dikembangkan oleh European Institute for Computer Antivirus Research.
EICAR adalah sebuah sistem pengujian standar antivirus, yang menyediakan file sejenis virus-virus terbaru, yang siap diunduh. File ini berbentuk seperti virus, namun kenyataanya tidaklah berbahaya bagi sistem.
Pengujian pun dimulai dengan mengunduh 2 jenis file EICAR. Satu file berbentuk .exe, satu lagi berbentuk .zip. Saat file exe akan diunduh, begitu file di-klik, Norton langsung menyalakan alarm peringatan bahwa file ini sangat berbahaya jika diunduh. Norton pun mengatakan ribuan pengguna yang tergabung dalam Norton Community, telah terinfeksi jenis file asing ini.
Sementara untuk file .zip nya, alarm Norton tidaklah berbunyi. Norton baru mendeteksi saat file .zip hasil unduhan tersebut akan di-extract, dengan memblokirnya.
Tak puas dengan hal pengujian tersebut, detikINET pun nekat mencoba memasukan varian virus 'Conficker', yang beberapa saat lalu berhasil mengacak-acak salah satu database komputer redaksi. Sebelumnya Analis virus dari Vaksincom Adi Saputra menilai, varian Conficker jenis ini, merupakan virus yang canggih yang cukup cerdas, karena memiliki kemampuan meng-update dirinya dan memiliki satu payload spesial yang sangat menyulitkan pembuat antivirus untuk membuat tools membasmi dirinya.
Dengan penuh rasa was-was, sebuah USB flashdisk yang telah terjangkit virus jenis ini dimasukan ke PC pengujian. Alhasil NIS 2010 berhasil mendeteksi sebuah virus berinisial W32.Downadup.B, dengan risk level: high. Dengan bantuan Norton Community Watch, reputasi file berbahaya tersebut dapat segera teridentifikasi.
Teknologi Tambahan Pada NIS 2010
NIS 2010 memiliki teknologi keamanan berbasis perilaku generasi kedua yang canggih, bernama Symentec Online Network for Advanced Responses (SONAR 2). Teknologi ini mendeteksi ancaman baru berdasarkan perilaku-perilaku mencurigakan sebuah file asing. Norton memanfaatkan data dari cloud reputasi, firewall, komunikasi jaringan (IPS), dan atribut-atribut file seperti lokasi di PC, informasi sumber, dan sebagainya, untuk memutuskan bahwa suatu program yang dideteksi merupakan ancaman atau tidak.
Bagi pengguna di kelas enterprise, NIS ini memiliki sebuah antispam yang baru. Norton sendiri mengklaim antispam baru ini 20% lebih efektif daripada versi sebelumnya. Saat dijajal detikINET, NIS 2010 yang terintegerasi dengan Outlook mampu memfilter semua spam email POP3.
Bagi peselancar dunia maya, NIS 2010 menghadirkan Norton Safe Web. Aplikasi ini meranking hasil pencarian data dari situs pencarian seperti Google, Yahoo atau Bing akan kemungkinan adanya ancaman file asing.
Bagi orangtua yang khawatir anak-anaknya membuka gambar/video 'Miyabi' dan sejenisnya yang bebas bertebaran di internet, mereka tak perlu khawatir. Pasalnya Norton menyediakan Online Family Norton.
Ini adalah sebuah layanan baru berbasis Web yang menjaga agar orang tua mengetahui kehidupan online anak-anak mereka, serta mendorong komunikasi mengenai perilaku yang layak dan tidak layak di Internet. Dengan ini orangtua dapat melihat jenis kata apa yang dituliskan anak-anak mereka, saat browsing di Internet.
Kompatibilitas dan Harga
Produk Norton 2010 ini mendukung Microsoft Windows XP, Windows Vista serta Windows 7. Sebelumnya pada saat versi beta, detikINET sempat mencoba NIS ini pada sistem operasi Windos XP dan Vista. Hasilnya tak ada suatu masalah apapun. Setelah Windows 7 datang 22 oktober lalu, detikINET pun menjajal versi penuh NIS 2010 ini. Hasilnya juga tak menunjukan adanya suatu permasalahan kompatibilitas apapun.
Norton sendiri menyebutkan bahwa pengguna produk-produk Norton yang berlangganan secara sah, akan menerima update kompatibilitas yang terkirim otomatis secara online tanpa biaya tambahan.
Untuk masalah harga, berdasar keterangan resmi Symantec, Norton Internet Security 2010, dibanderol sebesar Rp 448.000 untuk lisensi tiga PC, dan Rp 268.000 untuk lisensi satu PC.
Dalam review ini, detikINET menggunakan sistem berbasis Prosesor Intel Core i7 965, Intel DX580SO, Digital Alliance GTX 260, Corsair HX1000W, Corsair Dominator 6GB kit dan sistem operasi Windows 7.
( fw / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 09/05/2012 13:18 WIB
Hands On
Pandangan Pertama Pada PS Vita yang Memikat
-
Senin, 07/05/2012 12:48 WIB
Review Produk
Kupas Tuntas Kehandalan HTC One X
-
Jumat, 27/04/2012 12:56 WIB
Menjajal Netbook 'Dua Detik' Asus
-
Selasa, 24/04/2012 12:13 WIB
Review Produk
Sekilas Pandang Intel Ivy Bridge Core i7-3770K
-
Kamis, 19/04/2012 08:26 WIB
Hands On
Kencan Singkat dengan Galaxy Tab 2 7.0 Inch
-
Selasa, 17/04/2012 16:45 WIB
Review Produk
WD My Passport 2 TB, Si Mungil Berdaya Tampung Besar
-
Senin, 16/04/2012 13:19 WIB
Review Produk
Sony S: Tablet Nyentrik nan Futuristik
-
Jumat, 13/04/2012 16:18 WIB
Review Produk
Xperia S, 'Debut' Menjanjikan Sony di Jagat Android
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
217 Komentar
-
84 Komentar
-
76 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
