Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Game Review
FIFA 10, Game Sepakbola Baru Beraroma Jadul
Kamis, 29/10/2009 15:01 WIB

Screenshot FIFA 10
Terkait
Jakarta - FIFA 10 adalah game sepakbola generasi terbaru dari Electronic Arts (EA) Sports. Namun versi PC game itu ternyata lebih kental dengan aroma 'jadul'.
Seri game FIFA dari EA Sports memang mengemban nama besar. Meski kerap disebut tak sebagus pesaingnya --seri Pro Evolution Soccer alias Winning Eleven dari Konami -- namun seri FIFA adalah game resmi untuk kompetisi sepakbola virtual yang diakui oleh FIFA (asosiasi sepakbola internasional).
Wujud terbaru dari seri itu adalah FIFA 10 yang muncul untuk konsol generasi baru Xbox 360 dan PlayStation 3, selain tentunya untuk komputer berbasis Windows (PC). Nah, detikINET kali ini akan mengulas FIFA 10 versi PC.
Kesan pertama yang timbul dari game 'bermaskot' Wayne Rooney ini adalah sambutan ramah pengguna. Pertama kali menjalankan game ini pemain akan diminta menentukan tingkat kemahirannya, pemain 'veteran' bisa langsung memilih tingkat kesulitan tinggi sedangkan pemula bisa memilih tingkat paling rendah.
Kemudian, pemain pun disodorkan kewajiban membuat profil yang antara lain menentukan klub atau tim sepakbola favoritnya. Setelah dipilih, FIFA 10 akan secara default menempatkan tim itu sebagai pilihan pertama untuk setiap pertandingan.
Tampilan 'Jadul'
Namun sambutan yang ramah dan menu yang rapih itu ternyata baru satu bagian dari pengalaman bermain FIFA 10. Pengalaman berikutnya, dan ini yang paling penting, adalah pengalaman bermain saat pertandingan.
Di bagian ini FIFA 10 mulai menampakkan 'belang'-nya. Pertama-tama, tampilan para pemain memiliki tingkat kemiripan yang cenderung buruk. Tekstur kulit pemain terlihat halus bagai boneka. Kemudian, saat beraksi di lapangan, grafis yang muncul pun makin mengecewakan. Pemain tampak kasar dan 'ditempelkan' di layar.
Sebenarnya, grafis yang seadanya itu bisa diselamatkan dengan cara kendali yang enak. Namun FIFA 10 untuk PC --meski mengusung kendali 360 derajat-- masih terasa kendali kaku dan mendorong pemain untuk bergerak pada garis-garis lurus saja.
Jujur saja, grafis FIFA 10 tidaklah jelek. Namun untuk kelas game generasi saat ini, apalagi kalau dibandingkan dengan FIFA 10 untuk konsol, kualitas yang nampak pada FIFA 10 untuk PC bukanlah kualitas yang layak.
Sisi Positif
Grafis dan kendali FIFA 10 untuk PC mungkin terasa canggung, namun bukan berarti game ini sepenuhnya tak layak dimainkan. Ada beberapa hal yang menurut detikINET patut dinikmati gamer.
Pertama, saat bermain melawan komputer, sebelum pertandingan akan muncul laporan intelijen. Laporan ini menampilkan strategi apa yang dimiliki tim lawan dan juga pemain bintang mana yang perlu diwaspadai.
Fitur kedua yang menarik perhatian detikINET adalah sistem kendali alternatif yang khas untuk pengguna PC. Ini adalah mengendalikan FIFA 10 dengan menggunakan mouse.
Tipe kendali alternatif ini cocok bagi pemain game yang cenderung santai. Lewat mouse pemain akan mengendalikan permainan dengan gaya 'point and click': arahkan mouse ke lokasi tertentu di lapangan dan pesepakbola yang dikendalikan akan bergerak ke sana.
Untuk mengoper, sistem ini memanfaatkan klik kiri. Mengoper pada rekan satu tim dilakukan dengan mengklik tubuhnya sedangkan umpan terobosan bisa dieksekusi dengan mengklik wilayah kosong di lapangan.
Untuk menembak, pemain bisa menggunakan tombol kanan mouse. Menekan tombol agak lama akan menambah kekuatan tendangan yang dilancarkan.
Fitur kendali dengan mouse ini juga membebaskan pemain dari kekakuan gerakan. Pesepakbola virtual yang dikendalikannya, menurut pengamatan detikINET, tampak lebih luwes jika disuruh mengikuti instruksi dari mouse daripada instruksi dari keyboard maupun gamepad.
Kesimpulannya, FIFA 10 untuk PC adalah sebuah game yang minim dan tidak memanjakan mata. Bagi gamer yang fanatik sepakbola masih ada pilihan lain yang jauh lebih layak seperti Pro Evolution Soccer 2010 yang akan dibahas detikINET dalam tulisan terpisah.
Namun bagi gamer yang ingin menikmati game sepakbola dengan gaya santai, pilihan kendali menggunakan mouse bisa jadi alasan untuk mencicipi FIFA 10. Selain itu, bagi gamer yang spesifikasi PC-nya agak 'kurang' FIFA 10 akan lebih mampu mengakomodir itu.
Kelebihan:
+ Sistem kendali alternatif lewat mouse
+ Laporan intelijen pra-pertandingan
Kekurangan:
- Grafis yang terkesan 'jadul'
- Kendali pemain kaku
Dalam mereview game ini, detikINET menggunakan sistem berbasis Prosesor Intel Core i7 965, Intel DX580SO, Digital Alliance GTX 260, Corsair HX1000W, Corsair Dominator 6GB kit dan sistem operasi Windows 7.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Seri game FIFA dari EA Sports memang mengemban nama besar. Meski kerap disebut tak sebagus pesaingnya --seri Pro Evolution Soccer alias Winning Eleven dari Konami -- namun seri FIFA adalah game resmi untuk kompetisi sepakbola virtual yang diakui oleh FIFA (asosiasi sepakbola internasional).
Wujud terbaru dari seri itu adalah FIFA 10 yang muncul untuk konsol generasi baru Xbox 360 dan PlayStation 3, selain tentunya untuk komputer berbasis Windows (PC). Nah, detikINET kali ini akan mengulas FIFA 10 versi PC.
Kesan pertama yang timbul dari game 'bermaskot' Wayne Rooney ini adalah sambutan ramah pengguna. Pertama kali menjalankan game ini pemain akan diminta menentukan tingkat kemahirannya, pemain 'veteran' bisa langsung memilih tingkat kesulitan tinggi sedangkan pemula bisa memilih tingkat paling rendah.
Kemudian, pemain pun disodorkan kewajiban membuat profil yang antara lain menentukan klub atau tim sepakbola favoritnya. Setelah dipilih, FIFA 10 akan secara default menempatkan tim itu sebagai pilihan pertama untuk setiap pertandingan.
Tampilan 'Jadul'
Namun sambutan yang ramah dan menu yang rapih itu ternyata baru satu bagian dari pengalaman bermain FIFA 10. Pengalaman berikutnya, dan ini yang paling penting, adalah pengalaman bermain saat pertandingan.
Di bagian ini FIFA 10 mulai menampakkan 'belang'-nya. Pertama-tama, tampilan para pemain memiliki tingkat kemiripan yang cenderung buruk. Tekstur kulit pemain terlihat halus bagai boneka. Kemudian, saat beraksi di lapangan, grafis yang muncul pun makin mengecewakan. Pemain tampak kasar dan 'ditempelkan' di layar.
Sebenarnya, grafis yang seadanya itu bisa diselamatkan dengan cara kendali yang enak. Namun FIFA 10 untuk PC --meski mengusung kendali 360 derajat-- masih terasa kendali kaku dan mendorong pemain untuk bergerak pada garis-garis lurus saja.
Jujur saja, grafis FIFA 10 tidaklah jelek. Namun untuk kelas game generasi saat ini, apalagi kalau dibandingkan dengan FIFA 10 untuk konsol, kualitas yang nampak pada FIFA 10 untuk PC bukanlah kualitas yang layak.
Sisi Positif
Grafis dan kendali FIFA 10 untuk PC mungkin terasa canggung, namun bukan berarti game ini sepenuhnya tak layak dimainkan. Ada beberapa hal yang menurut detikINET patut dinikmati gamer.
Pertama, saat bermain melawan komputer, sebelum pertandingan akan muncul laporan intelijen. Laporan ini menampilkan strategi apa yang dimiliki tim lawan dan juga pemain bintang mana yang perlu diwaspadai.
Fitur kedua yang menarik perhatian detikINET adalah sistem kendali alternatif yang khas untuk pengguna PC. Ini adalah mengendalikan FIFA 10 dengan menggunakan mouse.
Tipe kendali alternatif ini cocok bagi pemain game yang cenderung santai. Lewat mouse pemain akan mengendalikan permainan dengan gaya 'point and click': arahkan mouse ke lokasi tertentu di lapangan dan pesepakbola yang dikendalikan akan bergerak ke sana.
Untuk mengoper, sistem ini memanfaatkan klik kiri. Mengoper pada rekan satu tim dilakukan dengan mengklik tubuhnya sedangkan umpan terobosan bisa dieksekusi dengan mengklik wilayah kosong di lapangan.
Untuk menembak, pemain bisa menggunakan tombol kanan mouse. Menekan tombol agak lama akan menambah kekuatan tendangan yang dilancarkan.
Fitur kendali dengan mouse ini juga membebaskan pemain dari kekakuan gerakan. Pesepakbola virtual yang dikendalikannya, menurut pengamatan detikINET, tampak lebih luwes jika disuruh mengikuti instruksi dari mouse daripada instruksi dari keyboard maupun gamepad.
Kesimpulannya, FIFA 10 untuk PC adalah sebuah game yang minim dan tidak memanjakan mata. Bagi gamer yang fanatik sepakbola masih ada pilihan lain yang jauh lebih layak seperti Pro Evolution Soccer 2010 yang akan dibahas detikINET dalam tulisan terpisah.
Namun bagi gamer yang ingin menikmati game sepakbola dengan gaya santai, pilihan kendali menggunakan mouse bisa jadi alasan untuk mencicipi FIFA 10. Selain itu, bagi gamer yang spesifikasi PC-nya agak 'kurang' FIFA 10 akan lebih mampu mengakomodir itu.
Kelebihan:
+ Sistem kendali alternatif lewat mouse
+ Laporan intelijen pra-pertandingan
Kekurangan:
- Grafis yang terkesan 'jadul'
- Kendali pemain kaku
Dalam mereview game ini, detikINET menggunakan sistem berbasis Prosesor Intel Core i7 965, Intel DX580SO, Digital Alliance GTX 260, Corsair HX1000W, Corsair Dominator 6GB kit dan sistem operasi Windows 7.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Senin, 12/12/2011 10:59 WIB
Review Game Anda
Infinity Blade II, Game iOS Terbaik di Penghujung 2011
-
Sabtu, 19/11/2011 17:00 WIB
Review Game
Uncharted 3, Game Keren Bergaya 'Hollywood'
-
Kamis, 20/10/2011 18:52 WIB
Game Preview
10 Menit Menjajal Uncharted 3: Drakes Deception
-
Jumat, 07/10/2011 17:15 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Saatnya Kembali Bermain
-
Senin, 03/10/2011 16:35 WIB
7 Game Seru di Bulan Oktober
-
Kamis, 29/09/2011 12:45 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Manisnya Kue Industri Game
-
Senin, 26/09/2011 18:25 WIB
Game Preview
NFS: The Run, Coba Kembali ke Asal
-
Kamis, 25/08/2011 13:28 WIB
Game Preview
NBA 2K12, Michael Jordan Bawa 'Teman-Teman'
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
66 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)


