Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Kardinal, Kamus Tradisional Online Buatan Anak SLTA
Selasa, 27/10/2009 12:16 WIB

Screenshot Kardinal
Jakarta - Ingin menjaga budaya bangsa Indonesia bukan dengan cara mengeluh dan menyalahkan orang lain. Itulah latar belakang yang mendorong Fauzan Helmi Sudaryanto, siswa SLTA 39 dalam membuat kamus tradisional online bernama Kardinal.
Untuk ukuran anak sekolah, kemampuan dan niat tulus remaja ini patut diacungi jempol. Sebab, ketika rata-rata anak seumurannya lebih suka menghabiskan waktu untuk nongkrong di mal atau tempat hura-hura lainnya, Fauzan malah lebih memilih membuat situs kamus tradisional yang dapat memagari budaya bangsa ini dicaplok negara lain.
"Banyak orang ketika budaya Indonesia diakui negara lain hanya bisa mengeluh, dengan situs ini saya ingin membuktikan sebuah langkah nyata," tukasnya ketika berbincang dengan detikINET di sela ajang Global Conference on Open Source, yang berlangsung 26-27 Oktober di Hotel Shangrila, Jakarta.
Diceritakan Fauzan, ihwal usahanya merintis situs Kardinal ini adalah ketika tertantang untuk mengikuti ajang Indonesia ICT Award (Inaicta) 2009. Meski hanya seorang diri dan tak dibimbing gurunya, ia mampu membangun situs yang beralamat di www.kamus-tradisional.web.id itu dalam waktu tiga bulan.
Kegigihannya pun membuahkan hasil, Kardinal mampu keluar sebagai jawara di Inaicta 2009 untuk kategori pelajar SLTA. Dan pada Desember nanti, Fauzan didapuk untuk mewakili Indonesia di ajang Asia Pasifik ICT Award yang berlangsung di Melbourne, Australia.
Meski sudah berjalan, konten di situs kardinal terus mengalami pengembangan. Saat ini bahasa tradisional yang dimiliki baru bahasa Kaili Rai dari Sulawesi Tengah, Kawi Jawa Kuno, Kurai Limo Jorong asal Bukit Tinggi, serta Tombulu dari Minahasa.
Situs ini juga bersifat open project. Artinya, sangat terbuka bagi siapapun yang ingin menjadi kontributor dalam memperkaya kontennya. "Mau menambahkan bahasa apapun kita terima, namun karena situs ini tidak komersil maka tidak ada bayaran dan tanpa dipungut biaya," tandas Fauzan.
( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Untuk ukuran anak sekolah, kemampuan dan niat tulus remaja ini patut diacungi jempol. Sebab, ketika rata-rata anak seumurannya lebih suka menghabiskan waktu untuk nongkrong di mal atau tempat hura-hura lainnya, Fauzan malah lebih memilih membuat situs kamus tradisional yang dapat memagari budaya bangsa ini dicaplok negara lain.
"Banyak orang ketika budaya Indonesia diakui negara lain hanya bisa mengeluh, dengan situs ini saya ingin membuktikan sebuah langkah nyata," tukasnya ketika berbincang dengan detikINET di sela ajang Global Conference on Open Source, yang berlangsung 26-27 Oktober di Hotel Shangrila, Jakarta.
Diceritakan Fauzan, ihwal usahanya merintis situs Kardinal ini adalah ketika tertantang untuk mengikuti ajang Indonesia ICT Award (Inaicta) 2009. Meski hanya seorang diri dan tak dibimbing gurunya, ia mampu membangun situs yang beralamat di www.kamus-tradisional.web.id itu dalam waktu tiga bulan.
Kegigihannya pun membuahkan hasil, Kardinal mampu keluar sebagai jawara di Inaicta 2009 untuk kategori pelajar SLTA. Dan pada Desember nanti, Fauzan didapuk untuk mewakili Indonesia di ajang Asia Pasifik ICT Award yang berlangsung di Melbourne, Australia.
Meski sudah berjalan, konten di situs kardinal terus mengalami pengembangan. Saat ini bahasa tradisional yang dimiliki baru bahasa Kaili Rai dari Sulawesi Tengah, Kawi Jawa Kuno, Kurai Limo Jorong asal Bukit Tinggi, serta Tombulu dari Minahasa.
Situs ini juga bersifat open project. Artinya, sangat terbuka bagi siapapun yang ingin menjadi kontributor dalam memperkaya kontennya. "Mau menambahkan bahasa apapun kita terima, namun karena situs ini tidak komersil maka tidak ada bayaran dan tanpa dipungut biaya," tandas Fauzan.
( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 21/03/2012 10:40 WIB
e-Community
Bonek Hapus Cap 'Biang Rusuh' Lewat Dunia Online
-
Selasa, 13/03/2012 12:03 WIB
@DOTSemarang Ajak Blogger Membatik
-
Senin, 12/03/2012 16:24 WIB
Ultah ke-4, Komunitas Isat-bb Jaring 6.000 Anggota
-
Sabtu, 10/03/2012 16:27 WIB
NgaturDuit.com, 'Asisten' Pengatur Keuangan Pribadi
-
Jumat, 24/02/2012 14:54 WIB
Ketika Blogger Bicara Cinta
-
Selasa, 21/02/2012 18:52 WIB
Komunitas Internet Cerdas Indonesia Sambangi Markas Google
-
Jumat, 20/01/2012 09:39 WIB
Mobil Esemka Ikut Dijajakan Lewat Toko Online
-
Jumat, 13/01/2012 17:49 WIB
Ini Dia Pemenang Tiket Seminar Gratis Vaksincom
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
66 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

