Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Siapkah Indonesia untuk Negeri di Awan?
Rabu, 21/10/2009 15:15 WIB

CK Lam (wsh/inet)
Jakarta - Katon Bagaskara menggambarkan negeri di awan sebagai sesuatu yang indah 'di mana kedamaian, menjadi istananya'. Di dunia Teknologi Informasi (TI), Negeri di Awan bukan sekadar mimpi. Tapi, apakah Indonesia sudah siap untuk menuju ke sana?
Negeri di Awan yang dimaksud di sini adalah Cloud Computing. Cloud alias Awan mengacu pada internet, sedangkan Computing jelas mengacu pada proses-proses yang membutuhkan bantuan komputer untuk menjalankannya. Contoh sederhananya, mengetik dokumen yang kemudian disimpan di internet (nun jauh di sana pada sebuah data center).
CK Lam, Enterprise Solutions Manager, Asia Pacific, Juniper Networks Inc., mengutip James Staten dari Forrester Research saat mendefinisikan Cloud Computing sebagai: "sekumpulan infrastruktur abstrak yang sangat bisa disesuaikan skalanya, yang mampu melayani aplikasi pengguna akhir dan ditagihkan sesuai penggunaannya."
Atau, kalau mau lebih sederhana, Cloud Computing adalah istilah bagi penggunaan Teknologi Informasi yang disewa dan bukan dibeli. Penerapannya mencakup menyewa server e-mail, layanan anti virus, server penyimpanan data hingga teknologi kalibrasi.
Penghematan biaya adalah daya tarik utama Cloud Computing. CK Lam mengilustrasikan dana TI sebuah perusahaan bisa membengkak hinga USD 3.785 dengan solusi 'tradisional', sedangkan lewat Cloud Computing -- melalui layanan Google Apps Premier Edition -- TI yang sama hanya butuh dana USD 87 per tahun dan itu sudah termasuk pelatihan, admin dan migrasi.
Berbicara kepada beberapa media, di Four Seasons Hotel, Jakarta, Kamis (21/10/2009), CK Lam mengatakan Cloud Computing memang tidak untuk semua orang. Ia mengatakan, perusahaan yang paling cocok menerapkan Cloud Computing secara penuh adalah dari jenis usaha kecil atau perintis (startup).
Selanjutnya, perusahaan menengah mungkin bisa menggunakan Cloud Computing pada beberapa hal tertentu. Sedangkan perusahaan kelas besar, apalagi yang terbuka, kemungkinan akan memiliki model hybrid di mana banyak data penting harus tetap berada di lokasi --dengan alasan memenuhi regulasi.
"Di beberapa tempat, termasuk di Amerika Serikat, pemerintahan juga mulai mengadopsi Cloud Computing. Salah satu pertimbangannya adalah biaya, karena mereka menggunakan dana dari pembayar pajak jadi mereka harus menggunakannya secara bijak," tutur Lam.
Jadi, sudah siapkah Indonesia untuk 'Negeri di Awan'? CK Lam mengatakan, hal yang paling penting sebelum berbicara soal Cloud Computing adalah tersedianya infrastruktur internet broadband.
"Oleh karena itu, penyedia layanan internet harus meningkatkan kemampuan mereka, harus bisa menyediakan kapasitas bandwidth lebih besar," ujar Lam.
Lam menegaskan, soal Cloud Computing baik penyedia layanan maupun penggunanya harus ingat bahwa kemampuan dan keamanan jaringan merupakan hal fundamental. Tak bisa dipungkiri dalam hal-hal inilah Juniper Networks menawarkan produk-produknya.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Negeri di Awan yang dimaksud di sini adalah Cloud Computing. Cloud alias Awan mengacu pada internet, sedangkan Computing jelas mengacu pada proses-proses yang membutuhkan bantuan komputer untuk menjalankannya. Contoh sederhananya, mengetik dokumen yang kemudian disimpan di internet (nun jauh di sana pada sebuah data center).
CK Lam, Enterprise Solutions Manager, Asia Pacific, Juniper Networks Inc., mengutip James Staten dari Forrester Research saat mendefinisikan Cloud Computing sebagai: "sekumpulan infrastruktur abstrak yang sangat bisa disesuaikan skalanya, yang mampu melayani aplikasi pengguna akhir dan ditagihkan sesuai penggunaannya."
Atau, kalau mau lebih sederhana, Cloud Computing adalah istilah bagi penggunaan Teknologi Informasi yang disewa dan bukan dibeli. Penerapannya mencakup menyewa server e-mail, layanan anti virus, server penyimpanan data hingga teknologi kalibrasi.
Penghematan biaya adalah daya tarik utama Cloud Computing. CK Lam mengilustrasikan dana TI sebuah perusahaan bisa membengkak hinga USD 3.785 dengan solusi 'tradisional', sedangkan lewat Cloud Computing -- melalui layanan Google Apps Premier Edition -- TI yang sama hanya butuh dana USD 87 per tahun dan itu sudah termasuk pelatihan, admin dan migrasi.
Berbicara kepada beberapa media, di Four Seasons Hotel, Jakarta, Kamis (21/10/2009), CK Lam mengatakan Cloud Computing memang tidak untuk semua orang. Ia mengatakan, perusahaan yang paling cocok menerapkan Cloud Computing secara penuh adalah dari jenis usaha kecil atau perintis (startup).
Selanjutnya, perusahaan menengah mungkin bisa menggunakan Cloud Computing pada beberapa hal tertentu. Sedangkan perusahaan kelas besar, apalagi yang terbuka, kemungkinan akan memiliki model hybrid di mana banyak data penting harus tetap berada di lokasi --dengan alasan memenuhi regulasi.
"Di beberapa tempat, termasuk di Amerika Serikat, pemerintahan juga mulai mengadopsi Cloud Computing. Salah satu pertimbangannya adalah biaya, karena mereka menggunakan dana dari pembayar pajak jadi mereka harus menggunakannya secara bijak," tutur Lam.
Jadi, sudah siapkah Indonesia untuk 'Negeri di Awan'? CK Lam mengatakan, hal yang paling penting sebelum berbicara soal Cloud Computing adalah tersedianya infrastruktur internet broadband.
"Oleh karena itu, penyedia layanan internet harus meningkatkan kemampuan mereka, harus bisa menyediakan kapasitas bandwidth lebih besar," ujar Lam.
Lam menegaskan, soal Cloud Computing baik penyedia layanan maupun penggunanya harus ingat bahwa kemampuan dan keamanan jaringan merupakan hal fundamental. Tak bisa dipungkiri dalam hal-hal inilah Juniper Networks menawarkan produk-produknya.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:48 WIB
m-Commerce Terus Melesat di Indonesia
-
Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Modal Pas-pasan, Tantangan Start Up Lokal
-
Kamis, 24/05/2012 15:11 WIB
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 20:11 WIB
Operator-Vendor Kolaborasi Kembangkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 12:52 WIB
UKM Belum Melek Cloud Computing
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
219 Komentar
-
84 Komentar
-
77 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

