detikinet

Robot 'Lumer', Senjata Baru Militer AS

Fino Yurio Kristo - detikinet
Kamis, 15/10/2009 11:10 WIB

ChemBot (cnet)

Washington - Militer Amerika Serikat tengah mengembangkan sebuah robot fleksibel, yang bisa berubah-ubah bentuk dalam sekejap. Bentuknya tidak seperti robot pada umumnya, bahkan hanya seperti seonggok karet.

Namun jangan salah, robot tersebut punya kemampuan istimewa dalam misi militer. Si robot yang bernama ChemBot dibuat oleh perusahaan iRobot dengan kontrak dari Defense Advanced Research Projects Agency dan Army Research Office.

Rancangan awal ChemBot baru-baru ini dipamerkan dan cukup mengundang decak kagum. Robot seukuran telapak tangan ini bakal jadi robot mobile yang bisa menelusup ke mana-mana dengan memperkecil tubuhnya, misalnya melalui lubang kecil saat misi penyelamatan.

Chembot memang punya material khusus sehingga dalam proses yang disebut 'jamming', robot bisa berubah jadi semi cairan dan benda padat dalam sekejap.

Jadi ketika akan masuk sebuah lubang yang lebih kecil dari tubuhnya, ChemBot bisa langsung memperkecil bodi untuk melewatinya dengan mudah, seakan-akan jadi lumer. Dan sesudah melewatinya, ChmeBot dapat kembali ke ukuran biasa.

Dilansir Cnet dan dikutip detikINET, Kamis (15/10/2009), ChemBot dibuat dengan bahan silikon. Teknologi di dalamnya memungkinkan robot ini memperkecil dan memperbesar tubuhnya, mengubah ukuran dan bentuk secara otomatis.
( fyk / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%