Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Review Produk
Canon IXUS 120 IS, Kamera Saku Terseksi IXUS
Rabu, 14/10/2009 15:33 WIB
.jpg)
IXUS 200 IS (Canon)
Jakarta - Mungkin kamera saku ini adalah yang tertipis dan 'terseksi' dari jajaran keluarga IXUS. Ya, Canon IXUS 120 IS yang memiliki bodi setipis 22mm telah hadir. Berbekal sensor CCD 12 MP serta prosesor DIGIC 4, kamera saku ini menjadi pilihan yang tepat untuk mengambil momen-momen penting.
Pada dasarnya kamera ini memiliki 4x lensa optical zoom (28 mm-112 mm), yang dirasa cukup untuk mengambil objek secara long shoot, untuk ukuran kamera saku di kelasnya.
Dengan sensor 12 MP nya, IXUS 120 IS dapat memproduksi foto berskala besar hingga resolusi 4000x3000 pixel, seperti yang dimiliki 'sepupunya' yakni IXUS 200 IS. Padahal di hari lahir yang sama, seri Power Shot terbaru Canon yakni G11 dan S90 yang ditujukan bagi pengguna yang sedikit lebih advanced, hanya memiliki resolusi sebesar 10 MP. Mungkin ini adalah satu alasan, mengapa kamera saku seri terbaru IXUS ini terasa spesial dan layak dimiliki.
Namun yang membedakan IXUS 120 IS dengan IXUS 200 IS adalah bentangan layar LCD nya, yang hanya 2.7 inchi. Sementara IXUS 200 IS adalah 3.0 inchi. Dengan teknologi PureColor LCD II, LCD ini terasa nyaman di mata saat dilihat dari sudut normal manapun. Selain itu teknologi ini juga melindungi LCD dari goresan.
Performa IXUS 120 IS
Saat detikINET mencoba kemampuan AF (Auto Focus) milik IXUS 120 IS, performanya istimewa. Pasalnya mode AF-Point Zoom-nya, dapat memperbesar objek secara otomatis dan berfokus di area tertentu, sesaat sebelum tombol kamera digunakan untuk memilih fokus secara manual (dengan menekan setengah tombol shutter).
Fitur menarik lainnya adalah face detection. Sewaktu pengguna mensetting timer otomatis untuk berfoto bersama teman, IXUS 120 akan menunggu hingga ada wajah baru yang terdeteksi sebelum gambar benar-benar diambil. Untuk hal ini responnya lumayan cepat.
Salah satu hal yang membuat detikINET kecewa saat mencoba IXUS 120 IS adalah, body-nya yang terlalu tipis. Pengguna akan kurang nyaman dalam mengoperasikan kamera ini secara manual. Pasalnya tombol menu serta directional pad, terasa susah untuk dijangkau dan kurang nyaman saat digenggam, khususnya bagi pengguna yang memiliki tangan berukuran besar.
Pada dasarnya kamera ini tergolong simple untuk dioperasikan. Apalagi dengan optical image stabiliser-nya yang mampu mengurangi efek gambar blur akibat goncangan, saat mengambil gambar. Alhasil saat dijajal detikINET untuk mengambil objek dengan melakukan zoom secara maksimal ataupun digunakan untuk membidik objek di malam hari, gambar dapat diambil secara jelas tanpa bantuan tripod/monopod sekalipun.
Kemampuan merekam Video dalam format HD
Canon IXUS 120 IS juga memiliki fitur untuk merekam video dalam format High Definition (HD) dengan resolusi maksimal 720p dalam 30 fps. Hasil rekaman video pun dapat langsung di-share, dengan konektivitas kabel USB, A/V port ataupun HDMI port.
Saat dicoba detikINET untuk merekam video di dalam dan luar ruangan, kualitas suaranya terasa biasa saja, bahkan untuk dipreview ke TV. Standar untuk ukuran kamera saku.
Sayang Canon tidak menyertakan kabel HDMI dalam box IXUS 120 IS. Canon hanya membekali dengan kabel port Audio/Video serta kabel USB.
Kesimpulan:
Berbekal prosesor DIGIC 4 dan lensa yang mumpuni, kamera ini dapat mengabadikan momen-momen berharga dimanapun dan kapanpun, bahkan dengan cahaya yang minim. Pengoperasiannya pun cukup mudah, bahkan untuk orang yang belum pernah mengoperasikan IXUS sekalipun.
Selain itu masih ada kemampuan untuk merekam video berformat HD, yang langsung dapat dipreview ke TV ataupun diolah dengan software video editing. Canon juga menyertakan software Canon utilities yakni: ZoomBrowser EX 6.4 serta PhotoStitch 3.1, dalam box IXUS 120 IS.
Jika berminat 'meminang' kamera saku terseksi dari jajaran keluarga terbaru IXUS ini, calon pembeli bisa merogoh kocek sebesar Rp 3.500.000. Sebuah harga yang relatif mahal untuk ukuran kamera saku di kelasnya. Tersedia 4 pilihan warna (silver, hitam, coklat dan biru).
Kelebihan:
+ Super slim setipis 22mm.
+ Respon lensa yang cepat.
+ Dapat merekam video berformat HD.
Kekurangan:
- Harga relatif mahal.
- Kurang nyaman saat digenggam, terkesan mudah terlepas dari genggaman.
( fw / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pada dasarnya kamera ini memiliki 4x lensa optical zoom (28 mm-112 mm), yang dirasa cukup untuk mengambil objek secara long shoot, untuk ukuran kamera saku di kelasnya.
Dengan sensor 12 MP nya, IXUS 120 IS dapat memproduksi foto berskala besar hingga resolusi 4000x3000 pixel, seperti yang dimiliki 'sepupunya' yakni IXUS 200 IS. Padahal di hari lahir yang sama, seri Power Shot terbaru Canon yakni G11 dan S90 yang ditujukan bagi pengguna yang sedikit lebih advanced, hanya memiliki resolusi sebesar 10 MP. Mungkin ini adalah satu alasan, mengapa kamera saku seri terbaru IXUS ini terasa spesial dan layak dimiliki.
Namun yang membedakan IXUS 120 IS dengan IXUS 200 IS adalah bentangan layar LCD nya, yang hanya 2.7 inchi. Sementara IXUS 200 IS adalah 3.0 inchi. Dengan teknologi PureColor LCD II, LCD ini terasa nyaman di mata saat dilihat dari sudut normal manapun. Selain itu teknologi ini juga melindungi LCD dari goresan.
Performa IXUS 120 IS
Saat detikINET mencoba kemampuan AF (Auto Focus) milik IXUS 120 IS, performanya istimewa. Pasalnya mode AF-Point Zoom-nya, dapat memperbesar objek secara otomatis dan berfokus di area tertentu, sesaat sebelum tombol kamera digunakan untuk memilih fokus secara manual (dengan menekan setengah tombol shutter).
Fitur menarik lainnya adalah face detection. Sewaktu pengguna mensetting timer otomatis untuk berfoto bersama teman, IXUS 120 akan menunggu hingga ada wajah baru yang terdeteksi sebelum gambar benar-benar diambil. Untuk hal ini responnya lumayan cepat.
Salah satu hal yang membuat detikINET kecewa saat mencoba IXUS 120 IS adalah, body-nya yang terlalu tipis. Pengguna akan kurang nyaman dalam mengoperasikan kamera ini secara manual. Pasalnya tombol menu serta directional pad, terasa susah untuk dijangkau dan kurang nyaman saat digenggam, khususnya bagi pengguna yang memiliki tangan berukuran besar.
Pada dasarnya kamera ini tergolong simple untuk dioperasikan. Apalagi dengan optical image stabiliser-nya yang mampu mengurangi efek gambar blur akibat goncangan, saat mengambil gambar. Alhasil saat dijajal detikINET untuk mengambil objek dengan melakukan zoom secara maksimal ataupun digunakan untuk membidik objek di malam hari, gambar dapat diambil secara jelas tanpa bantuan tripod/monopod sekalipun.
Kemampuan merekam Video dalam format HD
Canon IXUS 120 IS juga memiliki fitur untuk merekam video dalam format High Definition (HD) dengan resolusi maksimal 720p dalam 30 fps. Hasil rekaman video pun dapat langsung di-share, dengan konektivitas kabel USB, A/V port ataupun HDMI port.
Saat dicoba detikINET untuk merekam video di dalam dan luar ruangan, kualitas suaranya terasa biasa saja, bahkan untuk dipreview ke TV. Standar untuk ukuran kamera saku.
Sayang Canon tidak menyertakan kabel HDMI dalam box IXUS 120 IS. Canon hanya membekali dengan kabel port Audio/Video serta kabel USB.
Kesimpulan:
Berbekal prosesor DIGIC 4 dan lensa yang mumpuni, kamera ini dapat mengabadikan momen-momen berharga dimanapun dan kapanpun, bahkan dengan cahaya yang minim. Pengoperasiannya pun cukup mudah, bahkan untuk orang yang belum pernah mengoperasikan IXUS sekalipun.
Selain itu masih ada kemampuan untuk merekam video berformat HD, yang langsung dapat dipreview ke TV ataupun diolah dengan software video editing. Canon juga menyertakan software Canon utilities yakni: ZoomBrowser EX 6.4 serta PhotoStitch 3.1, dalam box IXUS 120 IS.
Jika berminat 'meminang' kamera saku terseksi dari jajaran keluarga terbaru IXUS ini, calon pembeli bisa merogoh kocek sebesar Rp 3.500.000. Sebuah harga yang relatif mahal untuk ukuran kamera saku di kelasnya. Tersedia 4 pilihan warna (silver, hitam, coklat dan biru).
Kelebihan:
+ Super slim setipis 22mm.
+ Respon lensa yang cepat.
+ Dapat merekam video berformat HD.
Kekurangan:
- Harga relatif mahal.
- Kurang nyaman saat digenggam, terkesan mudah terlepas dari genggaman.
( fw / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 09/05/2012 13:18 WIB
Hands On
Pandangan Pertama Pada PS Vita yang Memikat
-
Senin, 07/05/2012 12:48 WIB
Review Produk
Kupas Tuntas Kehandalan HTC One X
-
Jumat, 27/04/2012 12:56 WIB
Menjajal Netbook 'Dua Detik' Asus
-
Selasa, 24/04/2012 12:13 WIB
Review Produk
Sekilas Pandang Intel Ivy Bridge Core i7-3770K
-
Kamis, 19/04/2012 08:26 WIB
Hands On
Kencan Singkat dengan Galaxy Tab 2 7.0 Inch
-
Selasa, 17/04/2012 16:45 WIB
Review Produk
WD My Passport 2 TB, Si Mungil Berdaya Tampung Besar
-
Senin, 16/04/2012 13:19 WIB
Review Produk
Sony S: Tablet Nyentrik nan Futuristik
-
Jumat, 13/04/2012 16:18 WIB
Review Produk
Xperia S, 'Debut' Menjanjikan Sony di Jagat Android
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
65 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

