detikinet

'Mencolek' di Facebook, Seorang Wanita Terancam Bui

Santi Dwi Jayanti - detikinet
Selasa, 13/10/2009 11:57 WIB

Facebook-Poke(Ist)

Hendesonville - Wanita asal Hendesonville bernama Shannon D. Jackson (36) tidak pernah membayangkan bahwa aksi 'ngepoke' atau mencolek yang ia lakukan di Facebook bisa menggiringnya ke bui.

Poke adalah layanan unik yang dibuat Facebook dengan tujuan untuk menyapa atau sekadar 'say hi' pada sesama pengguna Facebook dalam bentuk virtual, tanpa harus menulis pesan.

Nah, masalahnya adalah, Jackson menggunakan layanan poke tersebut kepada orang yang salah. Ia mencolek pada teman wanitanya yang notabene telah diwanti-wanti oleh pengadilan untuk ia jauhi.

Karena sebuah kasus, pengadilan sebelumnya memutuskan agar Jackson tak lagi boleh menjalin komunikasi dengan wanita tersebut melalui cara apapun, termasuk menelepon. Dan ternyata, aksi poking ini adalah termasuk melanggar peraturan perintah perlindungan yang dikeluarkan pengadilan.

Tak ayal, Jackson harus menanggung akibat dari aksi yang mungkin saja dilakukan karena iseng itu.

Dikutip detikINET dari Tennessean, Selasa (13/10/2009), polisi pun menggunakan kopian halaman Facebook yang menunjukkan bahwa si wanita telah dicolek, sebagai barang bukti. Dan Jackson, atas perbuatannya tersebut harus menghadapi meja hijau kembali dengan ancaman hukuman hingga 11 bulan penjara dan denda sampai US$ 2.500.
( sha / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%