detikinet

Puluhan Raksasa Teknologi Diseret ke Meja Hijau

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Rabu, 07/10/2009 12:41 WIB

ilustrasi

Jakarta - Sebuah perusahaan teknologi Amerika Serikat menabuh genderang perang melawan puluhan raksasa teknologi. Tak tanggung-tanggung, sejumlah nama besar seperti Google, Yahoo, Apple diseretnya ke meja hijau.

Perusahaan bernama Eolas Technologies tersebut merasa hak patennya telah dilanggar oleh sejumlah perusahaan teknologi. Ada sekitar 22 perusahaan teknologi ternama yang digugatnya ke pengadilan.

Dikutip detikINET dari USAToday, Rabu (7/10/2009), nama-nama perusahaan yang diseret ke meja hijau antara lain Adobe Systems, Google, Yahoo, Apple, eBay dan Amazon.com.

Dalam gugatannya, Eolas mengklaim bahwa raksasa-raksasa teknologi tersebut melanggar hak patennya atas teknologi yang memungkinkan aplikasi dimasukkan ke dalam web browser, termasuk menyematkan aplikasi berbasis plug-in.

Dr. Michael D. Doyle, Chairman Eolas mengklaim bahwa teknologi tersebut telah mereka kembangkan 15 tahun silam dan mereka telah mendemonstrasikannya secara luas.

"Mengambil keuntungan dari inovasi milik pihak lain tanpa membayar adalah tindakan yang tidak fair. Kami menginginkan keadilan," ujar Doyle.

Sepertinya raksasa-raksasa teknologi tersebut tidak bisa menganggap remeh gugatan Eolas, mengingat bahwa di tahun 2003 Eolas pernah memenangkan gugatan senilai US520,6 juta melawan Microsoft untuk kasus pelanggaran hak paten juga.
( faw / eno )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%