Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Laporan dari Harvard
Pendidikan Kunci Pengentasan Kemiskinan Menggunakan ICT
Jumat, 25/09/2009 16:01 WIB
.jpg)
Onno W. Purbo (dok. pribadi)
Harvard - Salah satu hasil atau kesimpulan utama dari pertemuan belasan 'petinggi' ICT4Poverty di Harvard menyimpulkan bahwa 'pendidikan' memegang kunci paling stategis untuk pengentasan kemiskinan menggunakan ICT.
Strategi implementasi akan berbeda antara negara yang kaya, negara miskin, negara pro partai, negara yang pro rakyat.
Indonesia adalah salah satu contoh yang bisa menjalankan proses capacity building ICT yang swadaya masyarakat, mandiri, berbasis komunitas dan berupa gerakan masyarakat. Pendidikan secara informal, melalui mailing list, forum bahkan Facebook di internet.
Saya lihat negara lain seperti Costa Rica atau India lebih banyak merengek ke pemerintah/negara donor. Mereka lebih ke pendidikan secara formal, kalau di Indonesia lebih mengandalkan Diknas lah. Sepertinya tidak ada -- mungkin bisa di hitung pakai jari -- negara di dunia yang punya aktifis ICT seperti di Indonesia, kebanyakan negara lain banyak mengandalkan negara donor.
Kalau kita di Indonesia, rakyat cukup aktif untuk mencari solusi untuk diri sendiri. Jika ini bisa lebih dieksplorasi lagi tampaknya bisa lebih dahsyat lagi urusannya.
Dijadwalkan, saya ke Harvard USA untuk ICT4Poverty sampai 28 September 2009 atas undangan Michael Spence dan Amartya Sen. Keduanya kebetulan pemenang hadiah nobel untuk ekonomi.
Topik akan sekitar ICT Untuk Pengentasan kemiskinan. Pertemuan ini hanya dihadiri oleh belasan pemimpin di dunia IT yang kebanyakan berkecimpung di grass root. Insya Allah, akan hadir juga rekan saya Muhammad Yunus dari Bangladesh yang juga pemenang hadiah Nobel.
Terus terang, dunia banyak belajar dari aktifitas kita bangsa Indonesia bagaimana cara memandaikan masyarakat dan akhirnya mengentaskan kemiskinan secara swadaya masyarakat dan mandiri tanpa perlu dukungan Bank Dunia bahkan seringkali tanpa didukung pemerintah.
Dalam pertemuan tersebut yang akan dilakukan di Faculty Club Harvard, Insya Allah hanya akan dihadiri oleh belasan pemikir dunia terutama untuk IT untuk berdiskusi apa yang dapat 'kita' lakukan untuk bangsa-bangsa di dunia dalam mengentaskan kemiskinan.
Pengalaman saya dalam pertemuan pertama di tahun 2004, kebanyakan cara berfikir orang 'barat' relatif naif di bidang kemiskinan karena mereka jarang sekali hidup sebagai orang miskin. Sementara kita di Indonesia justru terbiasa hidup susah tapi ternyata bisa survive dengan strategi pemberdayaan/memberdayakan masyarakat.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Strategi implementasi akan berbeda antara negara yang kaya, negara miskin, negara pro partai, negara yang pro rakyat.
Indonesia adalah salah satu contoh yang bisa menjalankan proses capacity building ICT yang swadaya masyarakat, mandiri, berbasis komunitas dan berupa gerakan masyarakat. Pendidikan secara informal, melalui mailing list, forum bahkan Facebook di internet.
Saya lihat negara lain seperti Costa Rica atau India lebih banyak merengek ke pemerintah/negara donor. Mereka lebih ke pendidikan secara formal, kalau di Indonesia lebih mengandalkan Diknas lah. Sepertinya tidak ada -- mungkin bisa di hitung pakai jari -- negara di dunia yang punya aktifis ICT seperti di Indonesia, kebanyakan negara lain banyak mengandalkan negara donor.
Kalau kita di Indonesia, rakyat cukup aktif untuk mencari solusi untuk diri sendiri. Jika ini bisa lebih dieksplorasi lagi tampaknya bisa lebih dahsyat lagi urusannya.
Dijadwalkan, saya ke Harvard USA untuk ICT4Poverty sampai 28 September 2009 atas undangan Michael Spence dan Amartya Sen. Keduanya kebetulan pemenang hadiah nobel untuk ekonomi.
Topik akan sekitar ICT Untuk Pengentasan kemiskinan. Pertemuan ini hanya dihadiri oleh belasan pemimpin di dunia IT yang kebanyakan berkecimpung di grass root. Insya Allah, akan hadir juga rekan saya Muhammad Yunus dari Bangladesh yang juga pemenang hadiah Nobel.
Terus terang, dunia banyak belajar dari aktifitas kita bangsa Indonesia bagaimana cara memandaikan masyarakat dan akhirnya mengentaskan kemiskinan secara swadaya masyarakat dan mandiri tanpa perlu dukungan Bank Dunia bahkan seringkali tanpa didukung pemerintah.
Dalam pertemuan tersebut yang akan dilakukan di Faculty Club Harvard, Insya Allah hanya akan dihadiri oleh belasan pemikir dunia terutama untuk IT untuk berdiskusi apa yang dapat 'kita' lakukan untuk bangsa-bangsa di dunia dalam mengentaskan kemiskinan.
Pengalaman saya dalam pertemuan pertama di tahun 2004, kebanyakan cara berfikir orang 'barat' relatif naif di bidang kemiskinan karena mereka jarang sekali hidup sebagai orang miskin. Sementara kita di Indonesia justru terbiasa hidup susah tapi ternyata bisa survive dengan strategi pemberdayaan/memberdayakan masyarakat.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Facebook Tak Berdaya Lawan Faceporn
-
Kamis, 24/05/2012 21:06 WIB
Yahoo Axis, Ketika Browser & Mesin Pencari Bergabung
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
65 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

