detikinet

Penghina 'Indonesia Raya' Beraksi dari Warnet?

Wicak Hidayat - detikinet
Jumat, 28/08/2009 13:43 WIB

ilustrasi (inet)

Jakarta - Meski terlacak oleh Depkominfo menggunakan alamat Internet Protocols (IP) di wilayah Amerika Utara, penghina 'Indonesia Raya' diyakini sebenarnya berasal dari sebuah warnet di Malaysia. Kok bisa?

Hal ini dikemukakan seorang aktivis keamanan komputer yang tidak mau disebutkan namanya. Kepada detikINET, Jumat (28/8/2009), ia berkeyakinan pelaku penghinaan lagu kebangsaan itu tidak berada di Amerika Utara.

"Itu kan dari salah satu daerah di Sabah. Di sebuah warnet pake IP Tunnel, switch ke proxy dan browsing. Memang itu IP Tunnel punya Amerika Utara," ujarnya.

Menurut pria yang pernah ikut menyerang Internet Service Provider di Israel itu, trackback record ping DNS yang digunakan pelaku akan berbeda apabila ia benar-benar berada di Amerika Utara atau menggunakan IP Tunnel. "Kalau di visual route ketahuan itu," ia menambahkan.

IP Tunnel merupakan kanal komunikasi yang dibuat antara dua jaringan dengan 'membungkus' paket yang berlalu di dalamnya. Jika menggunakan IP Tunnel, IP pada titik ujung dari jalur itu akan dikenali sebagai 'IP asli'. Contohnya, jika dibuat IP Tunnel dari sebuah komputer/jaringan di Indonesia ke Amerika Serikat, maka apapun yang dilakukan komputer di Indonesia akan dianggap berasal dari IP di AS.


( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    51%
    Kontra
    49%