detikinet

3 Ribuan Facebooker 'Tolak SP3 Kasus Lapindo'

Anwar Khumaini - detikinet
Selasa, 25/08/2009 10:11 WIB

lumpur Lapindo (Facebook)

Jakarta - Facebook kembali menjadi sarana berjuang. Kali ini lebih dari 3.000 pemilik akun Facebook menyatakan menolak penghentian kasus Lapindo oleh aparat pemerintah.

Aspirasi ini dipicu oleh Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus pidana Lapindo yang dirilis Polda Jawa Timur pada 5 Agustus 2009 lalu karena tidak ada cukup bukti jika kasus tersebut diseret ke perkara pidana.

Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Mensesneg Hatta Rajasa pun telah menegaskan, segala penyelidikan terhadap penyebab semburan lumpur yang awalnya diduga karena kelalaian manusia harus dihentikan.

Reaksi keras dari aktivis muncul akibat putusan ini. Melalui causes 'Tolak SP3 Kasus Lapindo' di Facebook, hingga hari ini, Selasa (25/8/2009) pukul 10.00 WIB, sekitar 3.463 pengguna Facebook bergabung menjadi anggota causes tersebut.

Para Facebooker yang ikut bergabung berasal dari banyak kalangan. Mulai dari aktivis, masyarakat umum hingga artis. Aktivis Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, LBH Justicia Jakarta, DPC PKB Tuban, hingga artis dangdut Mira KDI menjadi anggota causes yang dimotori oleh Firdaus Cahyadi dari One World Indonesia itu.

Untuk bergabung menjadi anggota causes Tolak SP3 Kasus Lapindo, dapat mengunjungi alamat http://apps.facebook.com/causes/333125?m=4a83263b.


( anw / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    51%
    Kontra
    49%