detikinet

Daur Ulang Ponsel Kurangi Karbon Dioksida

Trisno Heriyanto - detikinet
Rabu, 19/08/2009 15:17 WIB

ponsel bekas (ist)

Jakarta - Dari survey yang digelar Nokia, terungkap bahwa kesadaran masyarakat untuk mendaur ulang ponsel bekasnya masih minim. Padahal daur ulang akan berdampak sangat signifikan terhadap perubahan lingkungan.

Menurut survey Nokia tersebut, tiga dari empat orang tidak melakukan daur ulang terhadap ponsel ataupun aksesorisnya. Padahal 80% dari komponen posel Nokia dapat didaur ulang untuk menjadi bahan baku, sedangkan 20% lainnya dapat diolah sebagai sumber energi.

"Program Nokia Give & Grow ini adalah sebuah program Nokia Indonesia yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa kita semua dapat turut serta menyelamatkan lingkungan dengan memberikan ponsel ataupun aksesoris yang tidak terpakai, kemudian didaur ulang menjadi barang yang bermanfaat," ujar Bob McDougall kepada sejumlah wartawan di acara Media lunch Nokia, Darmawangsa hotel, Rabu (19/8/2009).

Program Nokia Give & Grow ini diselenggarakan Nokia dengan menggandeng Tes AMM sebagai perusahaan pendaur ulang ponsel.

Nokia percaya kontribusi setiap orang akan berdampak signifikan terhadap perubahan lingkungan. Karena dengan menyumbangkan 1 miliar ponsel beserta aksesorisnya sama dengan mengurangi emisi gas karbondioksida (CO2) dari 4 juta kendaraaan.
( eno / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    51%
    Kontra
    49%