detikinet

Dell Habisi Riwayat Notebook 12 Inch

Ardhi Suryadhi - detikinet
Selasa, 11/08/2009 17:22 WIB

Inspiron Mini (dell)

Jakarta - Dell akan melakukan restrukturisasi di jajaran lini produknya. Dalam pengumuman yang baru mereka keluarkan, vendor asal Amerika Serikat itu memastikan bakal menghentikan riwayat alias stop produksi notebook berukuran 12 inch-nya.

Juru bicara Dell, Lionel Menchaca mengatakan, perusahaan yang didirikan oleh Michael Dell itu lebih memilih untuk fokus di lini notebook yang lebih kecil, yakni yang berukuran 10 inch.

Pasalnya, segmen pengguna notebook 12 inch dianggap memiliki pasar yang lebih kecil ketimbang pasar netbook alias komputer jinjing mini yang sempat booming beberapa waktu lalu.

"Untuk banyak pelanggan, tampilan 10 inch merupakan model sudah pas untuk ukuran netbook," ujar Menchaca, dikutip detikINET dari Vnunet, Selasa (11/8/2009).

Pasalnya, fungsi dari netbook sejatinya digunakan untuk para pengguna yang mobile atau selalu bergerak. Nah, ketika ukuran alat tersebut sudah mencapai 12 inch, dirasa tujuan utama dari penggunaan netbook ini sudah tak lagi sesuai.

Sebab, ukuran yang besar tentu akan menimbulkan berat produk yang berlebih pula. Jadi pantas saja, bagi para pengguna mobile, netbook berukuran 10 inch menjadi pilihan utama.

"Protability menjadi kunci utama bagi pengguna netbook," pungkas Menchaca.


( ash / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    51%
    Kontra
    49%