Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Kolom Telematika
Komputer Sebagai Korban dan Alat Melakukan Kejahatan
Selasa, 11/08/2009 13:14 WIB

Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Seperti kita ketahui, komputer merupakan sumber daya yang sangat bernilai tinggi bagi sebuah organisasi, dan nilai ini dapat dipandang dalam berbagai dimensi. Bisa menjadi target atau malah diberdayakan untuk melakukan tindak kriminal.
Pertama, komponen dasar dari komputer sangat bernilai, memiliki mata anggaran tersendiri untuk penggantiannya (replacement cost) seperti unit PC, prosesor, RAM, HDD dan komponen lainnya yang dapat merugikan organisasi bila hilang atau lenyap.
Komponen-komponen ini memiliki nilai tinggi untuk dijual kembali dan sangat cepat berpindah tangan dalam komunitas tertentu seperti pasar gelap atau barang bekas.
Yang kedua adalah informasi yang ada di dalam komputer tersebut memiliki nilai yang tinggi bagi organisasi. Hal ini bisa terjadi karena informasi yang dikumpulkan selama sekian periode memiliki nilai tersendiri (unique) bagi organisasi tersebut, karena menyimpan berbagai jutaan rekaman transaksi, jutaan pelanggan dan lainnya.
Dan hal ini menjadikan informasi tersebut sangat penting bagi organisasi atau individual untuk dapat menyimpan informasi tersebut dengan aman dan terhindar dari kebocoran atau kehilangan dan jatuh kepada orang atau organisasi yang tidak berhak terhadap informasi tersebut.
Ketiga adalah keberadaan dan keberlanjutan dari sumber daya komputer memiliki nilai yang tinggi bagi organisasi. Hal ini terjadi karena bisa saja untuk pengembangan organisasi tersebut, akan menjadi lebih tinggi lagi nilainya tergantung dari kepentingan untuk mengakses informasi tersebut, seperti informasi account nasabah, informasi kartu kredit, keuangan perusahaan, desain produk dan teknologi baru.
Semua ini begitu penting dan harus aman, sampai-sampai ada organisasi yang sangat ketat dalam pengamanan informasinya katakanlah seperti perusahaan teknologi, perbankan, sekuritas, penerbangan, pabrikasi, kesehatan, militer, dan sebagainya.
Tindak kriminal dapat terjadi karena ingin mengambil keuntungan dari informasi-informasi rahasia tersebut seperti mencuri dan kemudian menjualnya kembali, bahkan ada yang menyebarluaskan dan merusak informasi tersebut karena ingin menjatuhkan kredibilitas organisasi kompetitornya. Caranya dengan mengirim aksi-aksi seperti ancaman virus, worm, rootkit, membongkar enkripsi (penyandian), sampai dengan tindakan hacking (serangan komputer).
Salah satu gangguan terhadap informasi dan sistem adalah virus. Nah, proteksi terhadap virus saat ini menjadi potensi bisnis yang sangat besar dan merupakan market yang tumbuh pesat untuk sistem perlindungan keamanan informasi dan server-server penting.
Kebanyakan fungsi antivirus adalah melakukan scanning berbagai file agar file tidak terinfeksi, mencari kode-kode fragment dan mengidentifikasi kode-kode tersebut untuk dikenali sebagai virus. Yang sangat menyebalkan adalah virus tumbuh setiap hari dan berkembang sangat cepat, sedangkan antivirus tumbuh tidak secepat virus tersebut dan akhirnya terinfeksi juga sistem yang legitimate terlindungi.
Perlindungan terhadap hacker memang nampak sulit dilakukan tapi bukan berarti tidak ada dan tidak bisa, saat ini telah banyak dikembangkan teknologi canggih di bidang keamanan digital untuk menjaga infrastruktur informasi tersebut.
Sistem memang dikembangkan terbuka agar semua user dapat masuk dan mengakses segalam macam informasi seperti situs Google hingga Facebook, tetapi bukan berarti user jahat dapat masuk dan mengobok-ngobok sistem tersebut. Para ahli keamanan bersama-sama membuat perangkap agar user jahat tersebut dapat tertangkap, terproteksi dan akhirnya tidak akan dapat lagi menembus situs-situs tersebut dan bila perlu mengajukannya di depan hukum.
Memang ada kalanya user baik yang susah untuk masuk dan terfilter ke dalam jaring keamanan sistem, tapi lambat laun sistem keamanan digital dibuat agar semua user baik dapat menikmati seluruh layanan system yang dibiarkan terbuka dan semakin meningkat jumlah usernya.
*) Penulis adalah IGN Mantra, Analis Senior Keamanan Jaringan dan Pemantau Trafik Internet ID-SIRTII sekaligus Dosen Keamanan Jaringan dan Cybercrime. Penulis dapat dihubungi di email: mantra@idsirtii.or.id.
Ingin membicarakan seputar dunia underground TI. Masuk ke detikINET Forum.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pertama, komponen dasar dari komputer sangat bernilai, memiliki mata anggaran tersendiri untuk penggantiannya (replacement cost) seperti unit PC, prosesor, RAM, HDD dan komponen lainnya yang dapat merugikan organisasi bila hilang atau lenyap.
Komponen-komponen ini memiliki nilai tinggi untuk dijual kembali dan sangat cepat berpindah tangan dalam komunitas tertentu seperti pasar gelap atau barang bekas.
Yang kedua adalah informasi yang ada di dalam komputer tersebut memiliki nilai yang tinggi bagi organisasi. Hal ini bisa terjadi karena informasi yang dikumpulkan selama sekian periode memiliki nilai tersendiri (unique) bagi organisasi tersebut, karena menyimpan berbagai jutaan rekaman transaksi, jutaan pelanggan dan lainnya.
Dan hal ini menjadikan informasi tersebut sangat penting bagi organisasi atau individual untuk dapat menyimpan informasi tersebut dengan aman dan terhindar dari kebocoran atau kehilangan dan jatuh kepada orang atau organisasi yang tidak berhak terhadap informasi tersebut.
Ketiga adalah keberadaan dan keberlanjutan dari sumber daya komputer memiliki nilai yang tinggi bagi organisasi. Hal ini terjadi karena bisa saja untuk pengembangan organisasi tersebut, akan menjadi lebih tinggi lagi nilainya tergantung dari kepentingan untuk mengakses informasi tersebut, seperti informasi account nasabah, informasi kartu kredit, keuangan perusahaan, desain produk dan teknologi baru.
Semua ini begitu penting dan harus aman, sampai-sampai ada organisasi yang sangat ketat dalam pengamanan informasinya katakanlah seperti perusahaan teknologi, perbankan, sekuritas, penerbangan, pabrikasi, kesehatan, militer, dan sebagainya.
Tindak kriminal dapat terjadi karena ingin mengambil keuntungan dari informasi-informasi rahasia tersebut seperti mencuri dan kemudian menjualnya kembali, bahkan ada yang menyebarluaskan dan merusak informasi tersebut karena ingin menjatuhkan kredibilitas organisasi kompetitornya. Caranya dengan mengirim aksi-aksi seperti ancaman virus, worm, rootkit, membongkar enkripsi (penyandian), sampai dengan tindakan hacking (serangan komputer).
Salah satu gangguan terhadap informasi dan sistem adalah virus. Nah, proteksi terhadap virus saat ini menjadi potensi bisnis yang sangat besar dan merupakan market yang tumbuh pesat untuk sistem perlindungan keamanan informasi dan server-server penting.
Kebanyakan fungsi antivirus adalah melakukan scanning berbagai file agar file tidak terinfeksi, mencari kode-kode fragment dan mengidentifikasi kode-kode tersebut untuk dikenali sebagai virus. Yang sangat menyebalkan adalah virus tumbuh setiap hari dan berkembang sangat cepat, sedangkan antivirus tumbuh tidak secepat virus tersebut dan akhirnya terinfeksi juga sistem yang legitimate terlindungi.
Perlindungan terhadap hacker memang nampak sulit dilakukan tapi bukan berarti tidak ada dan tidak bisa, saat ini telah banyak dikembangkan teknologi canggih di bidang keamanan digital untuk menjaga infrastruktur informasi tersebut.
Sistem memang dikembangkan terbuka agar semua user dapat masuk dan mengakses segalam macam informasi seperti situs Google hingga Facebook, tetapi bukan berarti user jahat dapat masuk dan mengobok-ngobok sistem tersebut. Para ahli keamanan bersama-sama membuat perangkap agar user jahat tersebut dapat tertangkap, terproteksi dan akhirnya tidak akan dapat lagi menembus situs-situs tersebut dan bila perlu mengajukannya di depan hukum.
Memang ada kalanya user baik yang susah untuk masuk dan terfilter ke dalam jaring keamanan sistem, tapi lambat laun sistem keamanan digital dibuat agar semua user baik dapat menikmati seluruh layanan system yang dibiarkan terbuka dan semakin meningkat jumlah usernya.
*) Penulis adalah IGN Mantra, Analis Senior Keamanan Jaringan dan Pemantau Trafik Internet ID-SIRTII sekaligus Dosen Keamanan Jaringan dan Cybercrime. Penulis dapat dihubungi di email: mantra@idsirtii.or.id.
Ingin membicarakan seputar dunia underground TI. Masuk ke detikINET Forum.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 14:38 WIB
Pembuat 'Virus Angry Birds' Didenda Rp 724 Juta
-
Jumat, 25/05/2012 10:09 WIB
Berbahaya, Yahoo Axis Ditutup untuk Chrome
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Senin, 21/05/2012 14:07 WIB
Parah! Hacker Sebar Foto Porno Lewat Akun Facebook Pendeta
-
Senin, 21/05/2012 13:01 WIB
Hati-hati Akses Internet di Hotel
-
Sabtu, 19/05/2012 09:58 WIB
Hati-hati Gunakan WiFi Publik untuk Online Banking!
-
Rabu, 16/05/2012 13:02 WIB
Awas! Malware 'Hantui' Pengunjung Wikipedia
-
Rabu, 16/05/2012 09:41 WIB
'Jailbreak dan Rooting Bikin Ponsel Tidak Aman'
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Sabtu, 26/05/2012 14:45 WIB
Main Videogames Bisa Bikin Anak Balita Mimpi Buruk
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
216 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
75 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
56 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

