detikinet

Gara-Gara Google, Wilayah India 'Dicaplok' China

Fino Yurio Kristo - detikinet
Selasa, 11/08/2009 08:31 WIB

Screenshot Google Map (siliconindia)

New Delhi - Google tengah jadi sasaran kritik pedas di India. Pasalnya, layanan peta online Google Earth salah memasukkan wilayah yang seharusnya berada di bawah kedaulatan India menjadi milik China.

Ya, sebagian wilayah bernama Arunachal Pradesh yang adalah milik India dimasukkan menjadi wilayah China. Mendapat beragam protes, Google pun mengakui kesalahannya dan menyatakan bakal segera memperbaikinya.

"Sebagai bagian update rutin Google Earth, kami mempublikasikan data baru untuk region Arunachal Pradesh yang mengubah nama beberapa tempat tertentu. Perubahaan itu merupakan kesalahan dalam pemrosesan data baru di peta," jelas juru bicara Google.

Bahkan, dikutip detikINET dari SiliconIndia, Selasa (11/8/2009), sempat ada kecurigaan kalau perubahan itu merupakan ulah para cracker China yang mengobrak-abrik Google Earth. Sebab wilayah bersangkutan dikatakan sering jadi sengketa di mana China ingin mengontrolnya secara penuh.

Hal ini bukan pertamakalinya terjadi. Sebelumnya, Google Earth juga dianggap tak becus memetakan Korea Selatan di mana sebagian wilayah di sana dimasukkan menjadi wilayah Korea Utara.


( fyk / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%