detikinet

Intel Respon 'Tantangan' Phenom II X2 BE

Fajar Widiantoro - detikinet
Senin, 10/08/2009 17:45 WIB

Intel logo (ist)

Jakarta - Dengan hadirnya Phenom II AM3, dengan arsitektur 45nm beberapa waktu lalu, AMD seolah mengajak Intel untuk berduel di level mainstream dual-core processors.

Phenom II X2 550 Black Edition (BE) mungkin adalah salah satu pilihan terbaik bagi para overclocker. Pasalnya bus multiplier sang Phenom bisa di-unlock. Belum lagi jika dikerjakan dengan tools yang tepat, akan semakin membuat Phenom X2 BE tersebut seakan lebih cepat 'berlari'.

Hal itu seakan membuat 'geram' Intel. Pasalnya Pentium Dual-Core E5000 dan E6000 series yang dijagokan, dirasa belum mampu menandingi kehandalan dan kempuhan sang kompetitor. Intel yang 'panas', kemudian membuat seri lanjutan dari E5000 dan E6000.

Dikutip detikINET dari Techpowerups, Senin (10/8/2009) jawaban tantangan AMD tersebut ada pada produk terbaru Intel yang bernama Pentium Dual-Core E6500K, yang merupakan chip dual-core berbasis 45 nm pertama Intel yang FSB multipliernya dapat di-unlock.

Dengan berbasis 45 nm Wolfdale-2M core, E6500K memiliki default clock-speed sebesar 2.93 GHz (11.0 x 266 MHz). Jika disejajarkan dengan E6000, dengan frekuensi FSB sebesar 1066 Mhz serta 'sepupunya' yakni E5000 dengan 800 MHz FSB, E6500K akan melesat jauh melebihi mereka.

Dengan tambahan 2MB L2 chace, E6500K diharapkan mampu bersaing dengan AMD. Apalagi Wolfdale 2.93 Ghz ini hanya dibandrol sekitar US $ 89. Kita lihat saja, apakah AMD 'puas' dengan 'jawaban' Intel tersebut ?
( fw / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%