detikinet

Situs Edukasi Seks Dituduh Promosikan Seks

Fino Yurio Kristo - detikinet
Senin, 10/08/2009 13:35 WIB

Ilustrasi (inet)

Australia - Internet sering dinilai sebagai media yang ampuh untuk mengajarkan kepada para remaja tentang pendidikan seks. Namun jika tak dibuat secara hati-hati, protes pun dapat bertebaran tanda tak setuju.

Itu pula yang terjadi di Australia Barat. Pemerintah di sana membesut sebuah situs yang dikhususkan untuk edukasi seks kaum muda. Namun sekolah-sekolah Katolik setempat menyatakan tak akan mau memanfaatkannya.

Pasalnya, situs itu mengajarkan hal-hal yang dinilai tidak pantas, bahkan mempromosikan aktivitas seksual. Dikhawatirkan jika para siswa mengakses situs itu, mereka malah tergerak untuk 'praktik'.

"Situs itu malah membuat penasaran. Departemen Kesehatan mengisinya dengan berbagai material seksual yang kami rasa tidak pantas," tukas Ron Dullard, direktur sekolah Katolik setempat.

Situs bernama 'Get The Facts' itu memang agak kontroversial. Meski menyuguhkan berbagai risiko hubungan seks, terdapat pula pernyataan kalau hubungan intim bisa menyenangkan. Ada pula sesi yang mempromosikan kalau masturbasi adalah tindakan yang bagus.

Tak hanya pihak sekolah, sejumlah orang tua siswa pun khawatir jika situs itu malah membuat anak mereka tergerak untuk coba-coba. Demikian seperti dilansir Newscomd dan dikutip detikINET, Senin (10/8/2009).
( fyk / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    51%
    Kontra
    49%