Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:43 WIB
Serba 5 di Ultah ke-5 Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
Review Game
Game Adu Tembak Berbumbu Romantika Cinta
Jumat, 07/08/2009 18:00 WIB

Jakarta - Jarang sekali game First Person Shooter (FPS) yang menceritakan kehidupan para koboi. Call of Juarez: Bound in Blood, coba menyajikan pertempuran para koboi dengan unsur cerita yang menarik.
Alih-alih melanjutkan kisah sebelumnya (sekuel), Techland sekalu pengembang dari game ini lebih memilih untuk mengangkat kisah sebelum kejadian dalam Call of Juarez terjadi (prekuel).
Call of Juarez: Bound in Blood mengisahkan tentang petualangan McCall bersaudara, Ray McCall, Thomas McCall dan William McCall. Merekapun terbentur beragam masalah dan terjerumus ke berbagai medan pertempuran.
Kisah Karakter yang Menarik
Latar belakang tokoh yang bermain dalam Call of Juarez: Bound in Blood dapat dikatakan memiliki peranan yang sangat penting, sehingga sepanjang alur permainan lebih berfokus pada masing-masing karakter.
Sistim Permainan dan Grafis yang Baik
Sistem permainan yang dituangkan Techland dalam game ini dapat dikatakan sedikit berbeda dengan kebanyakan game berjenis FPS lainnya. Sebagai contoh, Duel ala koboi yang akan dijumpai pada setiap penghujung chapter.
Duel yang dimaksud adalah adu cepat menembak yang biasa dilakukan para koboi ketika menjumpai musuh yang dianggap sama kuat. Atau jika para koboi mendapatkan tantangan dari musuhnya.
Selain itu pemain dapat leluasa membidik sasaran ketika bersembunyi dibalik dinding maupun tong. Namun tentunya pergerakan tersebut juga dibatasi oleh letak persembunyian pemain.
Untuk melakukan penyergapan, pemain akan disajikan modus concerntration, yang memungkinkan pemain dapat menembak beberapa musuh sekaligus dengan sangat cepat. Tapi perlu diingat, modus ini hanya berlaku disaat-saat tertentu.
Sepanjang permainan para gamer dapat bermain Thomas ataupun Ray. Namun, dibeberapa misi tertentu keahlian dari masing-masing tokoh mutlak diperlukan.
Techland menggunakan engine Chrome 4 untuk game ini, engine yang telah menudukung Physics ini juga digunakan dalam game Chorme 2 dan Dead Island. Jadi sudah terbayangkan bagaimana penampilannya.
Ledakan dinamit, asap yang keluar dari selongsong senjata hingga pemandangan gurun yang panas menjadi tampilan yang cukup memukau dan tidak membosankan. Namun dibeberapa bagian masih terlihat kaku, hal ini tampak jelas ketika menjumpai beberapa mayat yang tergeletak.
Namun amat disayangkan sangat minimnya interaksi yang dapat dilakukan pada lingkungan sekitar. Pemain hanya dapat membuka pintu hanya pada tempat tertentu, dan efek ledakan tidak banyak mempengaruhi bangunan.
Dengan memadukan seni menembak, serta berbagai atraksi ala koboi, secara keseluruhan Call of Juarez: Bound in Blood wajib menemani para pecinta game FPS. Namun disayangkan game ini dapat cepat sekali diselesaikan, detikINET memainkan pada level medium, dan ternyata hanya membutuhkan waktu sekitar 6 jam untuk menuntaskan keseluruhan misi.
Kelebihan:
+ Alur cerita menarik
+ Sistim permainan yang unik
+ Efek ledakan cukup hebat
Kekurangan:
- Permainan terlalu cepat selesai
- Teksture mayat kurang detail
- Minim intereksi terhadap lingkungan
Game ini di-review dengan perangkat yang menggunakan :
( eno / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Alih-alih melanjutkan kisah sebelumnya (sekuel), Techland sekalu pengembang dari game ini lebih memilih untuk mengangkat kisah sebelum kejadian dalam Call of Juarez terjadi (prekuel).
Call of Juarez: Bound in Blood mengisahkan tentang petualangan McCall bersaudara, Ray McCall, Thomas McCall dan William McCall. Merekapun terbentur beragam masalah dan terjerumus ke berbagai medan pertempuran.
Kisah Karakter yang Menarik
Latar belakang tokoh yang bermain dalam Call of Juarez: Bound in Blood dapat dikatakan memiliki peranan yang sangat penting, sehingga sepanjang alur permainan lebih berfokus pada masing-masing karakter.
- Ray McCall: Inilah saudara tertua dari keluarga McCall yang tersisa. Ray sangat ahli dalam pertempuran jarak dekat dan lebih menyukai perang secara terbuka, sehinga dinamit dan sepasang pistol dapat menjadi senjata yang sempurna ketika ia gunakan.
- Thomas McCall: Pakarnya menembak jarak jauh, memanjat, mahir dengan taktik penyergapan dan lebih beruntung untuk masalah percintaan jika dibandingkan dengan kakaknya Ray. Selain itu Thomas juga masih memiliki keahlian lain seperti melempar pisau, memanah dan melempar tali.
- William McCall: Saudara bungsu dari McCall bersaudara. William memiliki sifat yang sangat jauh berbeda dari kedua kakaknya, ia sama sekali tidak menyukai pembuhunan terlebih lagi berperang. Keimanannya yang kuat sebagai pendeta terus-menerus mengingatkan sepak terjang kedua kakaknya yang tergolong brutal.
- Juarez: Kelapa bandit yang berkeliaran di Mexico. Ray dan Thomas, akan terperangkap bekerjasama dengan komplotan para bandit yang dipimpinnya hingga memicu konflik diantara Ray dan Thomas.
- Marisa: Satu satunya wanita yang menghiasi petualangan para koboi tersebut, kisah cinta segitiga antara Marisa, Ray dan Thomas berujung pada kematian adiknya, William.
Sistim Permainan dan Grafis yang Baik
Sistem permainan yang dituangkan Techland dalam game ini dapat dikatakan sedikit berbeda dengan kebanyakan game berjenis FPS lainnya. Sebagai contoh, Duel ala koboi yang akan dijumpai pada setiap penghujung chapter.
Duel yang dimaksud adalah adu cepat menembak yang biasa dilakukan para koboi ketika menjumpai musuh yang dianggap sama kuat. Atau jika para koboi mendapatkan tantangan dari musuhnya.
Selain itu pemain dapat leluasa membidik sasaran ketika bersembunyi dibalik dinding maupun tong. Namun tentunya pergerakan tersebut juga dibatasi oleh letak persembunyian pemain.
Untuk melakukan penyergapan, pemain akan disajikan modus concerntration, yang memungkinkan pemain dapat menembak beberapa musuh sekaligus dengan sangat cepat. Tapi perlu diingat, modus ini hanya berlaku disaat-saat tertentu.
Sepanjang permainan para gamer dapat bermain Thomas ataupun Ray. Namun, dibeberapa misi tertentu keahlian dari masing-masing tokoh mutlak diperlukan.
Techland menggunakan engine Chrome 4 untuk game ini, engine yang telah menudukung Physics ini juga digunakan dalam game Chorme 2 dan Dead Island. Jadi sudah terbayangkan bagaimana penampilannya.
Ledakan dinamit, asap yang keluar dari selongsong senjata hingga pemandangan gurun yang panas menjadi tampilan yang cukup memukau dan tidak membosankan. Namun dibeberapa bagian masih terlihat kaku, hal ini tampak jelas ketika menjumpai beberapa mayat yang tergeletak.
Namun amat disayangkan sangat minimnya interaksi yang dapat dilakukan pada lingkungan sekitar. Pemain hanya dapat membuka pintu hanya pada tempat tertentu, dan efek ledakan tidak banyak mempengaruhi bangunan.
Dengan memadukan seni menembak, serta berbagai atraksi ala koboi, secara keseluruhan Call of Juarez: Bound in Blood wajib menemani para pecinta game FPS. Namun disayangkan game ini dapat cepat sekali diselesaikan, detikINET memainkan pada level medium, dan ternyata hanya membutuhkan waktu sekitar 6 jam untuk menuntaskan keseluruhan misi.
Kelebihan:
+ Alur cerita menarik
+ Sistim permainan yang unik
+ Efek ledakan cukup hebat
Kekurangan:
- Permainan terlalu cepat selesai
- Teksture mayat kurang detail
- Minim intereksi terhadap lingkungan
Game ini di-review dengan perangkat yang menggunakan :
- Prosesor Intel Core i7 965
- Kartu grafis Digital Alliance (DA) GTX 260
( eno / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Senin, 12/12/2011 10:59 WIB
Review Game Anda
Infinity Blade II, Game iOS Terbaik di Penghujung 2011
-
Sabtu, 19/11/2011 17:00 WIB
Review Game
Uncharted 3, Game Keren Bergaya 'Hollywood'
-
Kamis, 20/10/2011 18:52 WIB
Game Preview
10 Menit Menjajal Uncharted 3: Drakes Deception
-
Jumat, 07/10/2011 17:15 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Saatnya Kembali Bermain
-
Senin, 03/10/2011 16:35 WIB
7 Game Seru di Bulan Oktober
-
Kamis, 29/09/2011 12:45 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Manisnya Kue Industri Game
-
Senin, 26/09/2011 18:25 WIB
Game Preview
NFS: The Run, Coba Kembali ke Asal
-
Kamis, 25/08/2011 13:28 WIB
Game Preview
NBA 2K12, Michael Jordan Bawa 'Teman-Teman'
- Jumat, 25/05/2012 18:23 WIB
Laporan dari Seoul
'Kulkas Pintar', Cek Stok Makanan dari Smartphone
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
- Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
- Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
- Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 17:20 WIB
Yahoo Axis Dikomplain Microsoft karena Bikin IE9 Lelet
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
62 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)
