detikinet

Militer AS Gaet Teknologi Telepon Google

Fino Yurio Kristo - detikinet
Rabu, 05/08/2009 11:18 WIB

Tentara AS mengakses internet (afp)

San Francisco - Para tentara yang bertugas lama di luar negeri tentu mendambakan kemudahan untuk tetap dapat menghubungi orang-orang tercinta. Untuk alasan itulah, raksasa internet Google tergerak menawarkan teknologinya untuk militer Amerika Serikat.

Mereka kini memberi akses khusus layanan telepon online Google Voice, pada para tentara yang sedang menjalankan operasi di mancanegara.

Tujuan utama layanan khusus Google Voice bagi militer ini adalah agar mereka dapat lebih mudah berhubungan dengan keluarga tercinta yang berada di tanah air.

Google Voice memakai teknologi telepon internet yang memungkinkan user menggabungkan telepon kantor, rumah maupun ponsel dalam satu nomor. Layanan ini juga memungkinkan panggilan internasional berbiaya murah, SMS-an gratis dan penyimpanan voicemail.

"Bagi para tentara yang terus bergerak, punya nomor tunggal dan kemudahan dalam mendapatkan pesan dari orang tercinta bisa tak ternilai harganya," tukas sersan Dale Sweetnam, salah satu tentara yang bekerja sama dengan Google.

Dikutip detikINET dari AFP, Rabu (5/8/2009), tentara yang punya alamat e-mail di .mil bisa mendaftar layanan ini via situs khusus. Google menyatakan, para tentara bakal mendapat prioritas khusus dalam layanan Google Voice.

( fyk / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    51%
    Kontra
    49%