Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Len Siap Penuhi 40 Persen Kebutuhan CPE
Jumat, 31/07/2009 09:49 WIB

WiMax (ist)
Jakarta - Walaupun dalam ranah WiMax, PT Len Industri hanya mengambil posisi sebagai industri manufaktur bukan sebagai operator. Namun Len benar-benar menyiapkan sumber daya manusianya untuk bisa menyerap teknologi WiMax.
Demikian diungkapkan oleh Dirut PT Len Industri, Wahyuddin Bagenda kepada detikINET, Kamis (30/7/2009) malam. Dana sebesar US $ 1,5 juta (Rp 15 miliar) siap digelontorkan untuk mengembangkan perangkat WiMax. Hampir 50 persen dana tersebut dialokasikan untuk pengembangan SDM.
"Kita training SDM kita sehingga bisa mengembangkan sistem yang kita inginkan, setup fasilitas produksi, setting assembly, testing hingga adanya asuransi kualitas. Sehingga apa yang kita distribusikan ke masyarakat benar-benar sudah bagus semuanya," katanya.
Bagenda mengungkapkan investasi itu sebenarnya tergolong efisien karena mesin pembuatan produk bisa dipaketkan dengan mesin pembuat modul tenaga surya yang selama ini diproduksi oleh Len.
"Tipikal manufakturnya hampir sama," katanya.
Hingga saat ini, pengembangan perangkat ini masih terus berjalan dengan target sertifikasi kandungan lokal diharapkan tuntas pada akhir 2009 ini sehingga bisa mengejar rencana tender WiMax 16e pada tahun depan.
Bagenda benar-benar menginginkan segala sesuatunya dengan sempurna. Hal tersebut dilakukan karena pihaknya telah mendapatkan ISO 90001. "Itu kenapa kita benar-benar menjaga kualitas produk kita di masyarakat," ungkapnya.
Disinggung mengenai kesiapan Len dalam memproduksi perangkat WiMax, Bagenda menargetkan pada Oktober tahun ini pihaknya bisa memproduksi peralatan akhir di tingkat pengguna (customer premise equipment / CPE) sebanyak 40 persen dari kebutuhan para operator.
"Kita sanggup produksi itu (CPE - red) sampai 40 persen dari kebutuhan para operator," ungkapnya.
Bagenda juga mengaku bahwa dalam proyek WiMax ini pihaknya menjalin kerjasama dengan vendor teknologi. Menurutnya dalam dunia bisnis sekarang tidak bisa semuanya dilakukan sendiri.
"Karenanya kita lakukan partnership dan kerjasama. Dengan itu kita lebih kuat dan memiliki daya saing. Tapi kita tidak partnership dengan vendor produk, kita kerjasama dengan vendor teknologi. Jadi, apapun nanti perkembangan teknologinya, kami bakalan tetap bisa mengikuti," paparnya.
( afz / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Demikian diungkapkan oleh Dirut PT Len Industri, Wahyuddin Bagenda kepada detikINET, Kamis (30/7/2009) malam. Dana sebesar US $ 1,5 juta (Rp 15 miliar) siap digelontorkan untuk mengembangkan perangkat WiMax. Hampir 50 persen dana tersebut dialokasikan untuk pengembangan SDM.
"Kita training SDM kita sehingga bisa mengembangkan sistem yang kita inginkan, setup fasilitas produksi, setting assembly, testing hingga adanya asuransi kualitas. Sehingga apa yang kita distribusikan ke masyarakat benar-benar sudah bagus semuanya," katanya.
Bagenda mengungkapkan investasi itu sebenarnya tergolong efisien karena mesin pembuatan produk bisa dipaketkan dengan mesin pembuat modul tenaga surya yang selama ini diproduksi oleh Len.
"Tipikal manufakturnya hampir sama," katanya.
Hingga saat ini, pengembangan perangkat ini masih terus berjalan dengan target sertifikasi kandungan lokal diharapkan tuntas pada akhir 2009 ini sehingga bisa mengejar rencana tender WiMax 16e pada tahun depan.
Bagenda benar-benar menginginkan segala sesuatunya dengan sempurna. Hal tersebut dilakukan karena pihaknya telah mendapatkan ISO 90001. "Itu kenapa kita benar-benar menjaga kualitas produk kita di masyarakat," ungkapnya.
Disinggung mengenai kesiapan Len dalam memproduksi perangkat WiMax, Bagenda menargetkan pada Oktober tahun ini pihaknya bisa memproduksi peralatan akhir di tingkat pengguna (customer premise equipment / CPE) sebanyak 40 persen dari kebutuhan para operator.
"Kita sanggup produksi itu (CPE - red) sampai 40 persen dari kebutuhan para operator," ungkapnya.
Bagenda juga mengaku bahwa dalam proyek WiMax ini pihaknya menjalin kerjasama dengan vendor teknologi. Menurutnya dalam dunia bisnis sekarang tidak bisa semuanya dilakukan sendiri.
"Karenanya kita lakukan partnership dan kerjasama. Dengan itu kita lebih kuat dan memiliki daya saing. Tapi kita tidak partnership dengan vendor produk, kita kerjasama dengan vendor teknologi. Jadi, apapun nanti perkembangan teknologinya, kami bakalan tetap bisa mengikuti," paparnya.
( afz / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Sabtu, 26/05/2012 14:45 WIB
Main Videogames Bisa Bikin Anak Balita Mimpi Buruk
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
216 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
75 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
56 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

