Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:43 WIB
Serba 5 di Ultah ke-5 Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
Blunder Promo Game 2
Bensin Bikin Macet, Mayat Bikin Takut
Rabu, 29/07/2009 16:25 WIB

Screenshot Resident Evil 5 (capcom)
Jakarta - Promosi game bisa dilakukan bermacam cara, mulai dari yang biasa hingga yang spektakuler. Namun kadang upaya promosi yang spektakuler bisa kebablasan dan mengundang kontroversi.
Contohnya adalah kasus yang dialami Electronic Arts (EA) saat mempromosikan game Dante's Inferno di acara Comic Con di San Diego, Amerika Serikat. Promosi dengan tema nafsu birahi itu pun akhirnya membuat EA meminta maaf secara publik.
Kasus EA itu ternyata bukan satu-satunya kasus blunder yang dialami dalam rangka promosi sebuah game. Setidaknya ada tujuh kasus blunder dalam promosi game yang dikumpulkan detikINET dari berbagai sumber.
Berikut adalah lanjutan tinjauan singkat terhadap kasus-kasus tersebut:
4. Bensin Gratis Macetkan London
Entah apa sebabnya, EA ternyata sering melakukan blunder terkait promosi gamenya. Kali ini saat promosi Mercenaries 2, EA melakukan 'perbuatan baik' dengan membagi-bagikan bensin gratis di pom bensin tertentu di London.
Maksud dari promosi ini adalah mengilustrasikan salah satu aspek Mercenaries 2 yang menjadikan bensin sebagai mata uang di dalam game. Namun dampaknya adalah kemacetan yang meluas di London hingga menyebabkan kepolisian dan pemerintahan setempat harus turun tangan.
3. Silakan Ngebut Seenaknya
Upaya promosi yang dilakukan Acclaim di Inggris ini bisa jadi adalah yang paling berpotensi menimbulkan kecelakaan, atau bahkan maut. Pasalnya, demi mempromosikan game balap Burnout 2, Acclaim berjanji untuk membayarkan denda tilang yang harus dibayarkan pengendara mobil yang ngebut sembarangan.
Jelas saja ngebut di jalanan bukanlah perilaku yang perlu didukung, apalagi jika kemudian pelaku kebut-kebutan tak perlu khawatir dengan tilang pada hari promosi tersebut. Apalagi kemudian promosi itu dikaitkan dengan sebuah game yang memang menampilkan aksi kebut-kebutan di jalan.
2. Mutilasi di London
Salah satu aksi publikasi yang menyeramkan adalah yang dilakukan Sega saat merilis Madworld. Game yang memang bernuansa sadis itu dipromosikan dengan menyebarkan potongan korban mutilasi palsu di berbagai sudut kota London.
Meskipun bentuk dan warna potongan tubuh itu jelas-jelas palsu, tetap saja sebagian warga merasa keberatan dengan promosi yang seram ini. Belum lagi dikhawatirkan aksi ini akan membuat warga acuh tak acuh saat melihat potongan tubuh di jalan. Bagaimana jika sikap acuh tak acuh itu dimanfaatkan oleh pelaku pembunuhan sungguhan untuk menyebar mayat hasil mutilasi?
1. Mayat dan Ancaman Biologis
Masih soal mayat, blunder yang satu ini juga dinilai memiliki konsekuensi dunia nyata yang cukup berbahaya. Saat mempromosikan Redisent Evil 5, Capcom menyebarkan potongan tubuh di berbagai sudut kota London.
Aksi dari Capcom ini bertambah runyam karena potongan tubuh itu 'dihias' dengan bahan alami yang terbuat dari hati ayam untuk mensimulasikan darah dan potongan daging. Masalahnya, hati ayam yang digunakan bisa dihinggapi penyakit dan bila ditangani dengan tidak benar bisa menyebarkan penyakit di seantero London. Belum lagi beberapa potongan tubuh 'kotor' itu ternyata hilang.
(Daftar blunder promosi game sebelumnya bisa dilihat di Bagian 1)
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Contohnya adalah kasus yang dialami Electronic Arts (EA) saat mempromosikan game Dante's Inferno di acara Comic Con di San Diego, Amerika Serikat. Promosi dengan tema nafsu birahi itu pun akhirnya membuat EA meminta maaf secara publik.
Kasus EA itu ternyata bukan satu-satunya kasus blunder yang dialami dalam rangka promosi sebuah game. Setidaknya ada tujuh kasus blunder dalam promosi game yang dikumpulkan detikINET dari berbagai sumber.
Berikut adalah lanjutan tinjauan singkat terhadap kasus-kasus tersebut:
4. Bensin Gratis Macetkan London
Entah apa sebabnya, EA ternyata sering melakukan blunder terkait promosi gamenya. Kali ini saat promosi Mercenaries 2, EA melakukan 'perbuatan baik' dengan membagi-bagikan bensin gratis di pom bensin tertentu di London.
Maksud dari promosi ini adalah mengilustrasikan salah satu aspek Mercenaries 2 yang menjadikan bensin sebagai mata uang di dalam game. Namun dampaknya adalah kemacetan yang meluas di London hingga menyebabkan kepolisian dan pemerintahan setempat harus turun tangan.
3. Silakan Ngebut Seenaknya
Upaya promosi yang dilakukan Acclaim di Inggris ini bisa jadi adalah yang paling berpotensi menimbulkan kecelakaan, atau bahkan maut. Pasalnya, demi mempromosikan game balap Burnout 2, Acclaim berjanji untuk membayarkan denda tilang yang harus dibayarkan pengendara mobil yang ngebut sembarangan.
Jelas saja ngebut di jalanan bukanlah perilaku yang perlu didukung, apalagi jika kemudian pelaku kebut-kebutan tak perlu khawatir dengan tilang pada hari promosi tersebut. Apalagi kemudian promosi itu dikaitkan dengan sebuah game yang memang menampilkan aksi kebut-kebutan di jalan.
2. Mutilasi di London
Salah satu aksi publikasi yang menyeramkan adalah yang dilakukan Sega saat merilis Madworld. Game yang memang bernuansa sadis itu dipromosikan dengan menyebarkan potongan korban mutilasi palsu di berbagai sudut kota London.
Meskipun bentuk dan warna potongan tubuh itu jelas-jelas palsu, tetap saja sebagian warga merasa keberatan dengan promosi yang seram ini. Belum lagi dikhawatirkan aksi ini akan membuat warga acuh tak acuh saat melihat potongan tubuh di jalan. Bagaimana jika sikap acuh tak acuh itu dimanfaatkan oleh pelaku pembunuhan sungguhan untuk menyebar mayat hasil mutilasi?
1. Mayat dan Ancaman Biologis
Masih soal mayat, blunder yang satu ini juga dinilai memiliki konsekuensi dunia nyata yang cukup berbahaya. Saat mempromosikan Redisent Evil 5, Capcom menyebarkan potongan tubuh di berbagai sudut kota London.
Aksi dari Capcom ini bertambah runyam karena potongan tubuh itu 'dihias' dengan bahan alami yang terbuat dari hati ayam untuk mensimulasikan darah dan potongan daging. Masalahnya, hati ayam yang digunakan bisa dihinggapi penyakit dan bila ditangani dengan tidak benar bisa menyebarkan penyakit di seantero London. Belum lagi beberapa potongan tubuh 'kotor' itu ternyata hilang.
(Daftar blunder promosi game sebelumnya bisa dilihat di Bagian 1)
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Senin, 12/12/2011 10:59 WIB
Review Game Anda
Infinity Blade II, Game iOS Terbaik di Penghujung 2011
-
Sabtu, 19/11/2011 17:00 WIB
Review Game
Uncharted 3, Game Keren Bergaya 'Hollywood'
-
Kamis, 20/10/2011 18:52 WIB
Game Preview
10 Menit Menjajal Uncharted 3: Drakes Deception
-
Jumat, 07/10/2011 17:15 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Saatnya Kembali Bermain
-
Senin, 03/10/2011 16:35 WIB
7 Game Seru di Bulan Oktober
-
Kamis, 29/09/2011 12:45 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Manisnya Kue Industri Game
-
Senin, 26/09/2011 18:25 WIB
Game Preview
NFS: The Run, Coba Kembali ke Asal
-
Kamis, 25/08/2011 13:28 WIB
Game Preview
NBA 2K12, Michael Jordan Bawa 'Teman-Teman'
- Jumat, 25/05/2012 18:23 WIB
Laporan dari Seoul
'Kulkas Pintar', Cek Stok Makanan dari Smartphone
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
- Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
- Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
- Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 17:20 WIB
Yahoo Axis Dikomplain Microsoft karena Bikin IE9 Lelet
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
62 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)
