Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Tangani 'Serangan' Online dengan 'Jurus' Online
Rabu, 29/07/2009 13:55 WIB

Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Masyarakat sudah semakin melek teknologi. Blog, Facebook, Twitter dan berbagai situs jejaring sosial lainnya pun semakin digandrungi banyak orang. Kebebasan
berbicara pun semakin terbuka lebar seiring dengan perkembangan dunia internet.
Imbasnya, berbagai keluhan, tanggapan, luapan kekecewaan terhadap suatu produk atau jasa dengan mudah bisa disuarakan lewat media-media tersebut. Tak jarang, media internet digunakan untuk menyebarkan isu-isu negatif yang bisa mengancam citra sebuah brand.
Tentunya ini menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan untuk bisa menangkal isu negatif atau hoax yang bisa mencemarkan nama baik atau mengancam image
produknya.
Alhasil, perusahaan harus memiliki 'jurus pamungkas' untuk menangkal isu miring tersebut. Dalam hal ini, perusahaan harus memiliki strategi managemen krisis online yang mumpuni.
"Saat ini masyarakat sudah online, mulai ngeblog, memiliki Facebook, Twitter. Masyarakat bisa semakin bebas berpendapat melalui media online. Terjadi
perubahan behaviour consument, mereka menjadi conten provider. Ini menjadi tantangan baru suatu brand," ujar Nukman Luthfie, CEO Virtual Consulting, di
sela seminar bertajuk 'Strategi Menghadapi Krisis Managemen di Internet', di Hotel Intercontinental, Jakarta, Rabu (29/7/2009).
Lebih lanjut, Nukman menambahkan, "Ketika isu negatif tentang suatu brand muncul di internet, perusahaan harus melakukan pendekatan managemen krisis online,
jangan buru-buru melangkah ke ranah hukum."
Pendekatan online yang dimaksud misalnya dengan memanfaatkan media online untuk melakukan komunikasi online, melakukan klarifikasi terhadap isu negatif
tersebut, memasang advertorial di media online, dan sebagainya. Ini akan lebih efektif daripada tergesa-gesa membawa permasalahan ini ke ranah hukum yang
justru nantinya kasus tersebut semakin melebar kemana-mana dan berpotensi mengancam citra perusahaan.
( faw / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
berbicara pun semakin terbuka lebar seiring dengan perkembangan dunia internet.
Imbasnya, berbagai keluhan, tanggapan, luapan kekecewaan terhadap suatu produk atau jasa dengan mudah bisa disuarakan lewat media-media tersebut. Tak jarang, media internet digunakan untuk menyebarkan isu-isu negatif yang bisa mengancam citra sebuah brand.
Tentunya ini menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan untuk bisa menangkal isu negatif atau hoax yang bisa mencemarkan nama baik atau mengancam image
produknya.
Alhasil, perusahaan harus memiliki 'jurus pamungkas' untuk menangkal isu miring tersebut. Dalam hal ini, perusahaan harus memiliki strategi managemen krisis online yang mumpuni.
"Saat ini masyarakat sudah online, mulai ngeblog, memiliki Facebook, Twitter. Masyarakat bisa semakin bebas berpendapat melalui media online. Terjadi
perubahan behaviour consument, mereka menjadi conten provider. Ini menjadi tantangan baru suatu brand," ujar Nukman Luthfie, CEO Virtual Consulting, di
sela seminar bertajuk 'Strategi Menghadapi Krisis Managemen di Internet', di Hotel Intercontinental, Jakarta, Rabu (29/7/2009).
Lebih lanjut, Nukman menambahkan, "Ketika isu negatif tentang suatu brand muncul di internet, perusahaan harus melakukan pendekatan managemen krisis online,
jangan buru-buru melangkah ke ranah hukum."
Pendekatan online yang dimaksud misalnya dengan memanfaatkan media online untuk melakukan komunikasi online, melakukan klarifikasi terhadap isu negatif
tersebut, memasang advertorial di media online, dan sebagainya. Ini akan lebih efektif daripada tergesa-gesa membawa permasalahan ini ke ranah hukum yang
justru nantinya kasus tersebut semakin melebar kemana-mana dan berpotensi mengancam citra perusahaan.
( faw / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Sabtu, 26/05/2012 14:45 WIB
Main Videogames Bisa Bikin Anak Balita Mimpi Buruk
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
216 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
75 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
56 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)


