Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Digencet Krisis, Ponsel Mewah 'Sesak Nafas'
Jumat, 24/07/2009 14:17 WIB
150.jpg)
vertu-gold(Wired)
Jakarta - Bisnis ponsel mewah yang sempat bersinar di beberapa tahun terakhir, kini mulai meredup. Bahkan, beberapa vendor yang terkenal rajin mengeluarkan ponsel-ponsel berharga ratusan juta ini memilih mundur, karena kondisi ekonomi suram.
Motorola, Bang&Olufson, LG dan Vertu adalah sederet produsen ponsel yang tak mampu bertahan di dalam bisnis ini. Berita terakhir datang dari Motorola. Awal minggu ini perusahaan tersebut melaporkan bahwa mereka telah membatalkan perilisan ponsel Ivory E18 yang dibanderol seharga US$3.000 (sekitar Rp 30 jutaan), karena ponsel tersebut tidak mengundang minat media layanan komunikasi.
Sebelumnya, pada Oktober tahun lalu, Bang&Olufsen (perusahaan elektronik dari Denmark) yang juga memiliki ponsel yang dipasarkan di Eropa dengan harga lebih dari US$1500, telah menutup bisnis ini karena dinilai tidak menguntungkan.
Salah satu alasan di balik suramnya bisnis ponsel mewah itu dikatakan oleh seorang peneliti di Curreny Analysis, Avi Greengart adalah karena suramnya perekonomian dunia akibat krisis.
"Ponsel super mahal dan bling-bling telah menjadi pasar yang besar di mana konsumsi yang mencolok mata merupakan salah satu cara untuk eksis, tapi sekarang ini ekonomi menjadi sangat berbeda bagi masing-masing orang," jelasnya.
Namun meski suram Nuovo, desainer Vertu tetap optimistis dengan mengatakan bahwa ponsel mewah akan kembali menggeliat dan menemukan peminatnya kembali. "Tidak ada bedanya dengan jam tangan ataupun mobil. Jika kamu menyasar orang yang menghargai sesuatu yang dibuat dengan tidak biasa, maka pasti akan ada sekelompok orang yang tertarik."
Menilik ke belakang, memang pasar ponsel mewah sempat menggeliat di tahun-tahun lalu. Hal ini ditunjukkan dengan rumah-rumah designer yang seakan berlomba masuk sektor ini, demikian dilansir detikINET dari Wired, Jumat (24/7/2009).
Beberapa di antara produk-produk berkelas tersebut ialah Prada dengan LG yang meluncurkan 2 ponsel LG Prada, kemudian Samsung bersama Emporio Armani dengan M&5500 Night Effectnya, disusul Motorola yang melahirkan Aura senilai US$2.000, dan selanjutnya Vertu yang mengeluarkan ponsel sangat mewah seharga US$6.000.
Tapi kini, bisnis tersebut terpaksa redup, seiring redupnya perekonomian dunia ini.
( sha / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Motorola, Bang&Olufson, LG dan Vertu adalah sederet produsen ponsel yang tak mampu bertahan di dalam bisnis ini. Berita terakhir datang dari Motorola. Awal minggu ini perusahaan tersebut melaporkan bahwa mereka telah membatalkan perilisan ponsel Ivory E18 yang dibanderol seharga US$3.000 (sekitar Rp 30 jutaan), karena ponsel tersebut tidak mengundang minat media layanan komunikasi.
Sebelumnya, pada Oktober tahun lalu, Bang&Olufsen (perusahaan elektronik dari Denmark) yang juga memiliki ponsel yang dipasarkan di Eropa dengan harga lebih dari US$1500, telah menutup bisnis ini karena dinilai tidak menguntungkan.
Salah satu alasan di balik suramnya bisnis ponsel mewah itu dikatakan oleh seorang peneliti di Curreny Analysis, Avi Greengart adalah karena suramnya perekonomian dunia akibat krisis.
"Ponsel super mahal dan bling-bling telah menjadi pasar yang besar di mana konsumsi yang mencolok mata merupakan salah satu cara untuk eksis, tapi sekarang ini ekonomi menjadi sangat berbeda bagi masing-masing orang," jelasnya.
Namun meski suram Nuovo, desainer Vertu tetap optimistis dengan mengatakan bahwa ponsel mewah akan kembali menggeliat dan menemukan peminatnya kembali. "Tidak ada bedanya dengan jam tangan ataupun mobil. Jika kamu menyasar orang yang menghargai sesuatu yang dibuat dengan tidak biasa, maka pasti akan ada sekelompok orang yang tertarik."
Menilik ke belakang, memang pasar ponsel mewah sempat menggeliat di tahun-tahun lalu. Hal ini ditunjukkan dengan rumah-rumah designer yang seakan berlomba masuk sektor ini, demikian dilansir detikINET dari Wired, Jumat (24/7/2009).
Beberapa di antara produk-produk berkelas tersebut ialah Prada dengan LG yang meluncurkan 2 ponsel LG Prada, kemudian Samsung bersama Emporio Armani dengan M&5500 Night Effectnya, disusul Motorola yang melahirkan Aura senilai US$2.000, dan selanjutnya Vertu yang mengeluarkan ponsel sangat mewah seharga US$6.000.
Tapi kini, bisnis tersebut terpaksa redup, seiring redupnya perekonomian dunia ini.
( sha / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:48 WIB
m-Commerce Terus Melesat di Indonesia
-
Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Modal Pas-pasan, Tantangan Start Up Lokal
-
Kamis, 24/05/2012 15:11 WIB
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 20:11 WIB
Operator-Vendor Kolaborasi Kembangkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 12:52 WIB
UKM Belum Melek Cloud Computing
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Sabtu, 26/05/2012 14:45 WIB
Main Videogames Bisa Bikin Anak Balita Mimpi Buruk
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
216 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
75 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
56 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

