Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:43 WIB
Serba 5 di Ultah ke-5 Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
Operator CDMA Saling Klaim Kuasai Tanah Pasundan
Jumat, 03/07/2009 17:12 WIB

Ilustrasi (inet)
Bandung - Potensi pasar CDMA di Tanah Pasundan yang menjanjikan membuat para operator CDMA saling klaim telah menguasai wilayah ini. Setelah sebelumnya Telkom mengaku menguasai Bandung dengan market share 70%, kini giliran Esia yang mengklaim telah menjadi raja di wilayah ini.
"Sah-sah saja klaim. Tapi harus ada dasarnya. Apakah hasil tersebut dari lembaga independen atau berdasarkan data internal kita. Tapi kalau dari data internal kita jelas tidak mungkin," ujar Bayu Janitra Wirjoatmodjo, Manager Marketing Bakrie Telecom Regional Jabar saat berbincang dengan detikINET di Cabe Rawit, Jalan Teuku Umar, Jumat (2/7/2009).
Bayu menambahkan, pada akhir kuartal pertama, Esia meraih market share di Bandung sebesar 69 persen. Angka tersebut adalah hasil survei yang dilakukan oleh Roy Morgan yang merupakan lembaga survei independen yang awalnya berdiri pada Juli 1941 di Australia dan kemudian mengembangkan diri ke Eropa dan Amerika.
"Dan saat ini saya yakin sudah lebih dari 70 persen. Karena melihat tren penjualan kami yang terus meningkat," umbarnya.
Disinggung mengenai penunjukan Roy Morgan sebagai lembaga survei, Bayu menjelaskan bahwa hal tersebut adalah kebijakan dari perusahaan. Dan Roy Morgan
dipergunakan oleh beberapa perusahaan besar di Indonesia.
"Mereka (Roy Morgan - red) melakukan survei di 20 kota besar di Indonesia. Cukup representatif untuk menggambarkan kondisi sebenarnya. Metode mereka adalah
single source, artinya bisa melakukan survei apa saja. Berbeda dengan AC Nielsen yang menggunakan costumer behaviour untuk melakukan surveinya," terang pria yang gemar main XBox itu.
Saat ini jumlah pelanggan Esia di Bandung telah mencapai lebih dari 1 juta pelanggan. Pencapaian tersebut menurutnya dikarenakan pihaknya memberikan
treatment tidak hanya kepada pelanggan tapi juga kepada dealer-dealer Esia.
"Di kita ada laporannya. Jadi dealer yang berprestasi akan kita berikan macam-macam bonus. Apa yang mereka mau kita berikan. Jadi bisnis sama kita harus
saling menguntungkan. Sedangkan untuk pelanggan di Bandung kita berikan taman dan neon box di beberapa titik jalan di Bandung," pungkasnya.
( afz / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"Sah-sah saja klaim. Tapi harus ada dasarnya. Apakah hasil tersebut dari lembaga independen atau berdasarkan data internal kita. Tapi kalau dari data internal kita jelas tidak mungkin," ujar Bayu Janitra Wirjoatmodjo, Manager Marketing Bakrie Telecom Regional Jabar saat berbincang dengan detikINET di Cabe Rawit, Jalan Teuku Umar, Jumat (2/7/2009).
Bayu menambahkan, pada akhir kuartal pertama, Esia meraih market share di Bandung sebesar 69 persen. Angka tersebut adalah hasil survei yang dilakukan oleh Roy Morgan yang merupakan lembaga survei independen yang awalnya berdiri pada Juli 1941 di Australia dan kemudian mengembangkan diri ke Eropa dan Amerika.
"Dan saat ini saya yakin sudah lebih dari 70 persen. Karena melihat tren penjualan kami yang terus meningkat," umbarnya.
Disinggung mengenai penunjukan Roy Morgan sebagai lembaga survei, Bayu menjelaskan bahwa hal tersebut adalah kebijakan dari perusahaan. Dan Roy Morgan
dipergunakan oleh beberapa perusahaan besar di Indonesia.
"Mereka (Roy Morgan - red) melakukan survei di 20 kota besar di Indonesia. Cukup representatif untuk menggambarkan kondisi sebenarnya. Metode mereka adalah
single source, artinya bisa melakukan survei apa saja. Berbeda dengan AC Nielsen yang menggunakan costumer behaviour untuk melakukan surveinya," terang pria yang gemar main XBox itu.
Saat ini jumlah pelanggan Esia di Bandung telah mencapai lebih dari 1 juta pelanggan. Pencapaian tersebut menurutnya dikarenakan pihaknya memberikan
treatment tidak hanya kepada pelanggan tapi juga kepada dealer-dealer Esia.
"Di kita ada laporannya. Jadi dealer yang berprestasi akan kita berikan macam-macam bonus. Apa yang mereka mau kita berikan. Jadi bisnis sama kita harus
saling menguntungkan. Sedangkan untuk pelanggan di Bandung kita berikan taman dan neon box di beberapa titik jalan di Bandung," pungkasnya.
( afz / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
- Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
- Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
- Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 14:38 WIB
Pembuat 'Virus Angry Birds' Didenda Rp 724 Juta
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
62 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

