Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Ponsel Murid Hilang, Satu Sekolah Dibuat Repot
Senin, 29/06/2009 17:45 WIB
Pelarangan Membawa Ponsel (ash/inet)
Jakarta - Pelarangan penggunaan ponsel oleh para murid ketika berada di sekolah Indonesia kian digencarkan. Sekolah mengaku tak mau mengambil risiko. Jika ada kasus kehilangan misalnya, bisa satu sekolah dibuat repot.
Demikian dikatakan Sunaryo, salah seorang guru di SLTP 145 di sela Rapat Kerja bertajuk 'Meningkatkan Kinerja dan Profesionalisme dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Pendidikan' yang digelar guru-guru SLTP se-Kecamatan Setia Budi, di SLTP 145 Jakarta, Senin (29/6/2009).
Untuk itu, lanjutnya, belakangan ini di sekolah tempatnya mengajar sudah menerapkan kebijakan tangan besi untuk 'mengharamkan' penggunaan ponsel oleh para murid. Sejumlah pamflet pelarangan pun ditempel di kaca atau depan kelas.
"Kalau ketahuan akan disita dan baru akan dikembalikan setelah ujian selesai. Namun kalau mau dikembalikan juga, orangtua mereka harus menghadap ke sekolah," tuturnya kepada detikINET.
Pihak sekolah sengaja bertindak tegas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya saja ketika di kelas, mereka berpotensi untuk tidak memperhatikan guru. "Belum lagi jika ada yang kehilangan (ponselnya), bisa satu sekolah dibuat sibuk," Sunaryo mengeluhkan.
Abdul Malik, guru dari SLTP 58 Setia Budi Jakarta menambahkan, di sekolahnya juga menerapkan pelarangan penggunaan ponsel bagi para murid. Hanya saja, dulu yang dilarang hanya ponsel berkamera, karena dikhawatirkan jadi biang keladi dalam menyebarkan konten porno.
"Tapi ternyata malah buat mendengarkan musik oleh para murid, makanya kita larang saja sekalian," tegasnya.
Para orangtua pun diimbau jangan takut untuk tidak dapat berkomunikasi dengan buah hatinya ketika mereka tengah menimba ilmu di sekolah. "Kalau mau menghubungi anaknya tinggal telepon ke sekolah saja, nanti kita sambungkan. Anak-anak juga kalau mau menelpon orangtua mereka tinggal pakai telepon sekolah," Malik menandaskan.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Demikian dikatakan Sunaryo, salah seorang guru di SLTP 145 di sela Rapat Kerja bertajuk 'Meningkatkan Kinerja dan Profesionalisme dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Pendidikan' yang digelar guru-guru SLTP se-Kecamatan Setia Budi, di SLTP 145 Jakarta, Senin (29/6/2009).
Untuk itu, lanjutnya, belakangan ini di sekolah tempatnya mengajar sudah menerapkan kebijakan tangan besi untuk 'mengharamkan' penggunaan ponsel oleh para murid. Sejumlah pamflet pelarangan pun ditempel di kaca atau depan kelas.
"Kalau ketahuan akan disita dan baru akan dikembalikan setelah ujian selesai. Namun kalau mau dikembalikan juga, orangtua mereka harus menghadap ke sekolah," tuturnya kepada detikINET.
Pihak sekolah sengaja bertindak tegas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya saja ketika di kelas, mereka berpotensi untuk tidak memperhatikan guru. "Belum lagi jika ada yang kehilangan (ponselnya), bisa satu sekolah dibuat sibuk," Sunaryo mengeluhkan.
Abdul Malik, guru dari SLTP 58 Setia Budi Jakarta menambahkan, di sekolahnya juga menerapkan pelarangan penggunaan ponsel bagi para murid. Hanya saja, dulu yang dilarang hanya ponsel berkamera, karena dikhawatirkan jadi biang keladi dalam menyebarkan konten porno.
"Tapi ternyata malah buat mendengarkan musik oleh para murid, makanya kita larang saja sekalian," tegasnya.
Para orangtua pun diimbau jangan takut untuk tidak dapat berkomunikasi dengan buah hatinya ketika mereka tengah menimba ilmu di sekolah. "Kalau mau menghubungi anaknya tinggal telepon ke sekolah saja, nanti kita sambungkan. Anak-anak juga kalau mau menelpon orangtua mereka tinggal pakai telepon sekolah," Malik menandaskan.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Sabtu, 26/05/2012 14:45 WIB
Main Videogames Bisa Bikin Anak Balita Mimpi Buruk
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
214 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
74 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

