detikinet

Harga BWA Bisa Melonjak 10 Kali Lipat

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Senin, 22/06/2009 18:39 WIB

ilustrasi (ist)

Jakarta - Harga lisensi frekuensi broadband wireless access (BWA) dikuatirkan melonjak sampai sepuluh kali lipat. Namun, pemerintah memastikan hal itu tak akan terjadi.

Kekuatiran atas kenaikan harga itu disampaikan juru bicara Konsorsium Wimax Indonesia (KWI) Heru Nugroho. Ia takut Telkom dan Indosat menawarkan harga gila-gilaan karena sangat membutuhkan frekuensi.

"Saya dengar isu dua operator itu mau menawar 10 kali lipat dari harga dasar yang sebesar Rp 52,35 miliar. Kalau benar terjadi bisa mundur semuanya," ujarnya di sela seminar TIK Kadin di Hotel Ritz Charlton, Jakarta, Senin (22/6/2009)

Menanggapi hal itu, Staf Khusus Menkominfo Suhono Harso Supangkat menegaskan, tidak mungkin terjadi penawaran hingga 10 kali lipat. "Karena akan ada tender berikutnya untuk BWA mobile," tegas guru besar ITB tersebut.

Di kesempatan yang sama, Presiden Direktur Bakrie Telecom Anindya N Bakrie baru mengungkapkan siap menawar satu blok di setiap zona. "Kami menawar satu slot (15MHz). Masalah zona mana yang akan dibidik, belum bisa dibuka karena nanti diintip oleh pesaing," pungkasnya.

( rou / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%