detikinet

Bajak Lagu di Internet Didenda Jutaan Dolar

Santi Dwi Jayanti - detikinet
Jumat, 19/06/2009 11:12 WIB

ilustrasi (ist)

Amerika - Seorang ibu yang ketahuan mengunduh lagu bajakan di internet, kena denda ratusan ribu dollar. Menolak bayar, pengadilan malah menambah digit dendanya jadi berkali-kali lipat.

AS memang tak pandang bulu dalam memberantas pembajakan digital yang merugikan industri musiknya. Sejak 2003 silam, kurang lebih 35.000 orang telah dituntut oleh The Recording Industry Association of America (RIAA) karena melakukan download ilegal.

Ujung-ujungnya, mereka diminta untuk membayar sejumlah denda akibat aksi pembajakan tersebut.

Namun ada yang berbeda dengan kasus yang dialami oleh Jammie Thomas-Rasset (32). Ia menjadi orang pertama yang menolak penyelesaian pembayaran denda sebesar US$ 220.000 pada Oktober 2007. Ia yang dituntut oleh RIAA, malah membawa kasusnya ke meja hijau.

Ternyata bukannya keberuntungan yang ia dapatkan, namun sebaliknya. Pihak pengadilan malah memerintahkan dia membayar denda dengan jumlah yang mencengangkan.

Ibu tunggal dari 4 orang anak ini harus membayarkan uang sebanyak U$S 1,92 juta, atau US$ 80.000 per lagu untuk kompensasi denda pada 6 perusahaan rekaman: Capitol Records, Sony BMG Music, Arista Records, Interscope Records, Warner Bros Records dan UMG Recordings.

detikINET kutip dari YahooNews, Jumat (19/6/2009), Resset dinyatakan bersalah oleh pengadilan karena telah melakukan file-sharing dengan sistem P2P (peer to peer) melalui program Kazaa. Sebanyak 24 lagu berhasil ia unduh dengan cara yang katanya ilegal itu.

( sha / rou )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%