Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:43 WIB
Serba 5 di Ultah ke-5 Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
Orang Indonesia Kurang Waspada Virus Ponsel
Kamis, 11/06/2009 18:01 WIB

ilustrasi (ist.)
Jakarta - Tingkat kewaspadaan pengguna ponsel di Indonesia terhadap ancaman virus ponsel dirasa kurang. Kebiasaannya adalah mem-format ponsel yang terinfeksi, lalu menjualnya.
Hal ini terjadi seiring dengan maraknya penggunaan ponsel Smartphone di Indonesia. "Sayang sekali, tingkat kewaspadaan orang-orang di Indoensia terhadap ancaman malware di ponsel sangat memprihatinkan." ujar Ary Pryanto, Product Technical Manager - Kaspersky Indonesia, ketika dijumpai detikINET, Kamis (11/06/2009) pada media gathering yang bertempat di Hong Kong Cafe, MH Thamrin, Jakarta.
Berdasar data Kaspersky, pada Januari lalu bahkan terdapat malware yang menginfeksi ponsel untuk mencuri uang. Malware tersebut menyerang sistem operasi Symbian dan target serangannya adalah pengguna operator telepon selular di Indonesia.
Program jahat tersebut berbentuk skrip pemrograman Python. Trojan mengirim pesan singkat, yang berisi instruksi untuk mentransfer uang ke nomor rekening milik sang pelaku kejahatan.
Kini beberapa ponsel memang sangat rentan terkena malware-malware jenis baru tersebut. "Dari beberapa sistem operasi ponsel, Windows Mobile adalah yang paling rentan disusupi, disusul Symbian dan Java," tambah Ary.
Namun program jahat yang mengincar uang memang belum terlalu marak. "Malware yang paling banyak ditemui adalah jenis program asing yang biasanya merusak sebuah aplikasi pada ponsel. Bahkan ada local malware yang modusnya mengirim sebuah SMS ke korban, dan ketika si korban membuka SMS tersebut, pulsanya langsung habis terkuras," Ary mengingatkan.
Akibat tingkat kewaspadaan yang kurang, Ary khawatir nantinya konsumen sendiri yang akan dirugikan. Padahal, konsumen di Indonesia menurut Ary seharusnya tidak perlu khawatir akan masalah-masalah seperti di atas.
Penggunaan antivirus untuk ponsel, seperti Kaspersky Mobile Security, menurut Ary bisa melindungi pengguna dari virus ponsel terbaru. Tapi syaratnya, pengguna harus rajin meng-update antivirus yang ada.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Hal ini terjadi seiring dengan maraknya penggunaan ponsel Smartphone di Indonesia. "Sayang sekali, tingkat kewaspadaan orang-orang di Indoensia terhadap ancaman malware di ponsel sangat memprihatinkan." ujar Ary Pryanto, Product Technical Manager - Kaspersky Indonesia, ketika dijumpai detikINET, Kamis (11/06/2009) pada media gathering yang bertempat di Hong Kong Cafe, MH Thamrin, Jakarta.
Berdasar data Kaspersky, pada Januari lalu bahkan terdapat malware yang menginfeksi ponsel untuk mencuri uang. Malware tersebut menyerang sistem operasi Symbian dan target serangannya adalah pengguna operator telepon selular di Indonesia.
Program jahat tersebut berbentuk skrip pemrograman Python. Trojan mengirim pesan singkat, yang berisi instruksi untuk mentransfer uang ke nomor rekening milik sang pelaku kejahatan.
Kini beberapa ponsel memang sangat rentan terkena malware-malware jenis baru tersebut. "Dari beberapa sistem operasi ponsel, Windows Mobile adalah yang paling rentan disusupi, disusul Symbian dan Java," tambah Ary.
Namun program jahat yang mengincar uang memang belum terlalu marak. "Malware yang paling banyak ditemui adalah jenis program asing yang biasanya merusak sebuah aplikasi pada ponsel. Bahkan ada local malware yang modusnya mengirim sebuah SMS ke korban, dan ketika si korban membuka SMS tersebut, pulsanya langsung habis terkuras," Ary mengingatkan.
Akibat tingkat kewaspadaan yang kurang, Ary khawatir nantinya konsumen sendiri yang akan dirugikan. Padahal, konsumen di Indonesia menurut Ary seharusnya tidak perlu khawatir akan masalah-masalah seperti di atas.
Penggunaan antivirus untuk ponsel, seperti Kaspersky Mobile Security, menurut Ary bisa melindungi pengguna dari virus ponsel terbaru. Tapi syaratnya, pengguna harus rajin meng-update antivirus yang ada.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 10:09 WIB
Berbahaya, Yahoo Axis Ditutup untuk Chrome
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Senin, 21/05/2012 14:07 WIB
Parah! Hacker Sebar Foto Porno Lewat Akun Facebook Pendeta
-
Senin, 21/05/2012 13:01 WIB
Hati-hati Akses Internet di Hotel
-
Sabtu, 19/05/2012 09:58 WIB
Hati-hati Gunakan WiFi Publik untuk Online Banking!
-
Rabu, 16/05/2012 13:02 WIB
Awas! Malware 'Hantui' Pengunjung Wikipedia
-
Rabu, 16/05/2012 09:41 WIB
'Jailbreak dan Rooting Bikin Ponsel Tidak Aman'
-
Rabu, 16/05/2012 08:14 WIB
Gawat! Aktivitas Virus di Indonesia Semakin Merajalela
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 14:16 WIB
Fujifilm Stop Pengapalan Film APS
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Hands On
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
- Jumat, 25/05/2012 10:09 WIB
Berbahaya, Yahoo Axis Ditutup untuk Chrome
-
194 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
62 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
49 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

