detikinet

Dicari! Inovator Muda yang Siap Jadi Milyuner

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Kamis, 04/06/2009 18:51 WIB

Peluncuran IWIC 2009 (rou/inet)

Purwakarta - Mark Zuckerberg mungkin tak pernah menyangka bisa menjadi milyuner saat usianya masih sangat muda (23), jika saja Facebook, hasil inovasinya, tak benar-benar diseriusi dan dipersiapkan dengan perencanaan bisnis yang matang.

Facebook dan Youtube adalah beberapa situs jejaring yang kini digemari jutaan orang di seantero dunia. Ketiga produk ini merupakan hasil kreasi dan inovasi kaum muda yang brilian.

Namun, ide dan inovasi mereka yang mulanya cuma sebatas konsep itu tak akan pernah jadi ladang uang jika tak benar-benar digarap serius.

"Yang ada cuma berakhir jadi paper penelitian belaka di perpustakaan," kata Guru Besar ITB, Profesor Suhono Supangkat, dalam peluncuran Indosat Wireless Inovation Contest (IWIC) 2009, di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (4/6/2009).

Nah, hal-hal seperti itu yang kerap terjadi di Indonesia. Hasil inovasi dan pemikiran anak bangsa hampir tak pernah jadi produk massal yang dinikmati banyak orang. Dirut Indosat Johnny Swandi Sjam mengakui hal itu.

"Kita belum lihat hasil inovasi dari IWIC yang jadi bisnis mass market. Seperti Youtube atau Facebook yang kemudian inovatornya menjadi milyarder muda," ujarnya di kesempatan yang sama.

Oleh sebab itu, lanjut Johnny, belajar dari penyelenggaran IWIC sebelumnya, kontes pencarian inovasi teknologi berbasis layanan nirkabel yang memasuki tahun kiprahnya yang keempat ini akan dilengkapi dengan pembinaan mengenai lingkungan bisnis.

Pemenang IWIC periode keempat ini akan digodok dalam inkubator bisnis milik ITB, sehingga produknya tak hanya jadi inovasi keren-kerenan saja, namun juga bisa dinikmati banyak orang. Dan tentunya juga menghasilkan banyak uang bagi penemunya.

Upaya semacam ini didukung oleh pemerintah. Ditjen Postel Depkominfo dan Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Kementerian Ristek juga ingin para inovator muda itu nantinya bisa mengangkat nama Indonesia di kancah dunia.

Dalam ajang pencarian inovator baru kali ini, Indosat membagi dalam dua katagori, yakni Mobile Wireless Application (MWA) dan Research and Development in Wireless Technology. MWA ditujukan untuk perorangan atau individu, mahasiswa dan masyarakat umum dengan beberapa sub katagori seperti Business and Commerce, Social Networking, serta Learning and Education.

Indosat sendiri selain menggandeng inkubator bisnis ITB juga bekerjasama dengan PT Agranet Multicitra Siberkom (detikcom) untuk sosialiasi program IWIC ini. Mudah-mudahan saja ke depannya, para inovator muda Indonesia sudah siap mengikuti jejak Zuckerberg menjadi milyuner muda berikutnya.

Andakah orangnya؟
( rou / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%