Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Perusahaan Tak Sekadar Butuh Anti Virus Tradisional
Selasa, 02/06/2009 18:11 WIB
.jpg)
ilustrasi (ist)
Jakarta - Perkembangan serangan malware (program jahat) yang semakin ganas membuat kebutuhan sistem keamanan yang dipakai perusahaan sudah tak lagi cukup dengan mengandalkan anti virus tradisional.
Menurut Ronnie Ng, Manager Systems Engineering Symantec untuk Singapura dan Indonesia, serbuan malware yang semakin kompleks tersebut memaksa para perusahaan menggunakan anti virus yang semakin kompleks.
Pasalnya, banyak aset berharga perusahaan yang dipertaruhkan jika mereka mengindahkan hal ini. Tak hanya informasi rahasia perusahaan saja yang harus dilindungi, tapi perangkatnya juga.
"Mulai dari data-data sensitif, network hingga server," ujarnya dalam jumpa pers Symantec yang berlangsung di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Selasa (2/6/2009).
Ronnie memberi contoh seperti gencarnya serangan worm Conficker yang sampai saat ini masih saja membuat kalang kabut para pengguna komputer dunia. "Itulah contoh serangan malware yang sudah kompleks," tukasnya.
Alhasil, lanjutnya, untuk menangkal cecaran malware yang kian canggih itu tak lagi butuh aplikasi anti virus tradisional yang tugasnya hanya untuk melakukan scan terhadap folder atau perangkat yang tersambung ke komputer user.
Incar UKM & Enterprise
Symantec sendiri, tentu melihat kebutuhan pasar tersebut sebagai sebuah peluang bisnis. Mereka pun memperluas portofolio produk keamanan mereka dengan menawarkan paket software keamanan (protection suites) untuk usaha kecil dan menengah (UKM) dan perusahaan besar (enterprise) .
Untuk pelanggan UKM, Symantec Endpoint Protection Small Business Edition ditawarkan dengan tool terintegerasi seperti client installation wizard dan antarmuka pengguna yang lebih sederhana, sehingga produk ini diklaim dapat mempermudah implementasi dan mengurangi kebutuhan akan tenaga ahli.
Sementara untuk segmen enterprise meliputi teknologi keamanan piranti, keamanan pesan dan pemulihan sistem yang diklaim memungkinkan pelanggan mengurangi biaya mengamankan lingkungan mereka dan mengelola resiko-resiko yang melekat dalam infrastruktur TI saat ini.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Menurut Ronnie Ng, Manager Systems Engineering Symantec untuk Singapura dan Indonesia, serbuan malware yang semakin kompleks tersebut memaksa para perusahaan menggunakan anti virus yang semakin kompleks.
Pasalnya, banyak aset berharga perusahaan yang dipertaruhkan jika mereka mengindahkan hal ini. Tak hanya informasi rahasia perusahaan saja yang harus dilindungi, tapi perangkatnya juga.
"Mulai dari data-data sensitif, network hingga server," ujarnya dalam jumpa pers Symantec yang berlangsung di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Selasa (2/6/2009).
Ronnie memberi contoh seperti gencarnya serangan worm Conficker yang sampai saat ini masih saja membuat kalang kabut para pengguna komputer dunia. "Itulah contoh serangan malware yang sudah kompleks," tukasnya.
Alhasil, lanjutnya, untuk menangkal cecaran malware yang kian canggih itu tak lagi butuh aplikasi anti virus tradisional yang tugasnya hanya untuk melakukan scan terhadap folder atau perangkat yang tersambung ke komputer user.
Incar UKM & Enterprise
Symantec sendiri, tentu melihat kebutuhan pasar tersebut sebagai sebuah peluang bisnis. Mereka pun memperluas portofolio produk keamanan mereka dengan menawarkan paket software keamanan (protection suites) untuk usaha kecil dan menengah (UKM) dan perusahaan besar (enterprise) .
Untuk pelanggan UKM, Symantec Endpoint Protection Small Business Edition ditawarkan dengan tool terintegerasi seperti client installation wizard dan antarmuka pengguna yang lebih sederhana, sehingga produk ini diklaim dapat mempermudah implementasi dan mengurangi kebutuhan akan tenaga ahli.
Sementara untuk segmen enterprise meliputi teknologi keamanan piranti, keamanan pesan dan pemulihan sistem yang diklaim memungkinkan pelanggan mengurangi biaya mengamankan lingkungan mereka dan mengelola resiko-resiko yang melekat dalam infrastruktur TI saat ini.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 14:38 WIB
Pembuat 'Virus Angry Birds' Didenda Rp 724 Juta
-
Jumat, 25/05/2012 10:09 WIB
Berbahaya, Yahoo Axis Ditutup untuk Chrome
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Senin, 21/05/2012 14:07 WIB
Parah! Hacker Sebar Foto Porno Lewat Akun Facebook Pendeta
-
Senin, 21/05/2012 13:01 WIB
Hati-hati Akses Internet di Hotel
-
Sabtu, 19/05/2012 09:58 WIB
Hati-hati Gunakan WiFi Publik untuk Online Banking!
-
Rabu, 16/05/2012 13:02 WIB
Awas! Malware 'Hantui' Pengunjung Wikipedia
-
Rabu, 16/05/2012 09:41 WIB
'Jailbreak dan Rooting Bikin Ponsel Tidak Aman'
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
217 Komentar
-
84 Komentar
-
76 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
