detikinet

Gelandangan pun Nyandu Facebook

Fino Yurio Kristo - detikinet
Selasa, 02/06/2009 16:33 WIB

Charles, gelandangan melek teknologi (gottabemobile)

San Francisco - Para gelandangan ternyata tidak identik dengan gaptek. Setidaknya di Amerika Serikat, cukup banyak kaum gelandangan ini yang fasih memakai internet, bahkan juga ketagihan mengakses situs semacam Facebook dan Twitter.

Di samping mengunjungi pusat layanan internet yang ditujukan khusus untuk para tuna wisma, tidak jarang pula mereka memakai laptop sendiri untuk berkelana di dunia maya. Di wilayah San Francisco contohnya, forum internet khusus untuk tuna wisma di sana telah mempunyai 140 anggota.

Mereka mengakses internet antara lain untuk mendaftar pekerjaan, mencari rumah dan tentunya mencari hiburan. Gelandangan bernama Charles Pitt misalnya adalah contoh nyata gelandangan melek teknologi. Ia punya akun di Facebook, MySpace dan Twitter sekaligus.

Tidak hanya itu, Pitt yang telah menggelandang sekitar 2 tahun ini juga menjalankan sebuah forum internet, sering berkirim e-mail dan rutin membaca berita online. Untuk diketahui, Pitt tinggal di sebuah tenda di bawah jembatan. Ia punya laptop untuk menyalurkan hobi ngenetnya itu.

"Kamu tidak membutuhkan televisi atau radio. Kamu bahkan tidak membutuhkan koran. Yang kamu butuhkan adalah internet," tukas Pitts seperti dilansir FoxNews dan dikutip detikINET, Selasa (2/6/2009).
( fyk / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%