detikinet

Hasil Penelitian:

'SMS Hambat Perkembangan Remaja'

Fino Yurio Kristo - detikinet
Jumat, 29/05/2009 14:06 WIB

Ilustrasi (ist)

Washington - Kaum muda dikenal sebagai rajanya mengirim SMS. Namun jika dilakukan dengan terlalu berlebihan alias ekstrim, kebiasaan SMS dapat membuat mereka ketiban berbagai masalah yang cukup serius.

Itulah kesimpulan yang tertera dalam penelitian oleh psikolog dari Massachussets Institue of Technology, Sherry Turkle. Studi ini menyebutkan kalau remaja yang terlalu banyak berkirim SMS dapat mengalami gangguan tidur, kecemasan dan juga terhambat perkembangan psikisnya.

Dikutip detikINET dari ABC, Jumat (29/5/2009), Turkle memaparkan kalau SMS membuat proses perpisahan antara orang tua dan remaja untuk menjadi orang dewasa yang sehat jadi terganggu. Sebab dengan SMS, anak dan orang tua dapat terus terhubung secara berlebihan.

"Di antara tugas yang harus dilakukan remaja adalah untuk berpisah dengan orang tua dan menemukan ketenangan serta kedamaian untuk menjadi orang yang mereka inginkan. Namun SMS mengganggu tugas tersebut," klaim Turkle.

Sementara gangguan tidur atau stres dapat terjadi karena remaja sering memaksa diri untuk membalas SMS walau hari sudah larut malam.
( fyk / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%