Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Banjir BlackBerry Ilegal Gara-Gara Software Bocor?
Kamis, 28/05/2009 11:25 WIB

BlackBerry Bold (rou/inet)
Jakarta - Software milik Research In Motion (RIM) konon sempat bocor di internet dan diunduh banyak orang. Insiden ini yang diduga menyebabkan maraknya BlackBerry dengan PIN ilegal alias hasil kloning.
Demikian dugaan dari Fanny Pramana, Koordinator milis Thumbers dan Isat-BB (komunitas pengguna BB Indosat), saat berbincang dengan detikINET, Kamis (28/5/2009) dini hari. Fanny mengungkapkan belum lama berselang terjadi kebocoran software bernama MFI Loader yang konon dimiliki oleh Research In Motion (RIM) selaku produsen BlackBerry.
"Dengan MFI loader, semuanya bisa direkayasa. Perangkat BB yang tidak lolos kualitas atau suku cadang dalamnya rusak dan tidak lolos quality control, itu bisa diprogram ada PIN baru dan ada IMEI baru. Gawatnya lagi barang-barang itu bisa masuk Indonesia," kata Fanny.
Kemudahan mengutak-atik BlackBerry ilegal itulah yang kemudian membuat maraknya perangkat BlackBerry asli tapi palsu di Indonesia. Fanny mengungkapkan masyarakat yang membeli perangkat tidak resmi ini sangat mungkin memiliki PIN yang dikloning. Atau bahkan PIN asli tapi palsu yang diberikan oleh oknum pedagang yang tidak bertanggungjawab.
Pengguna produk semacam itu pada mulanya bisa menggunakan sekitar dua minggu atau satu bulan. Namun setelah itu BB sama sekali mati total karena PIN Suspend.
"Ini yang sering membuat kami-kami di komunitas prihatin. Banyak masyarakat yang sudah mencicil susah-susah buat beli BB, tidak tahunya tiba-tiba mati akibat tidak cermat saat membeli ponsel yang tidak biasa ini," tukasnya.
Komunitas pengguna BB sendiri sejak dua bulan belakangan ini gencar mengampanyekan gerakan 'Say No To Cloning PIN' serta mengutamakan membeli perangkat yang resmi.
"Pastikan beli BB pada pedagang yang terpercaya. Ada garansi bahwa barangnya adalah baru dan PIN-nya bukan PIN tembak. Tak kalah pentingnya adalah pastikan IMEI dan PIN yang ada di stiker dan status sama. Jika kurang pemahaman tentang BB, ajak orang yang paham tentang BB saat beli BB, pungkas Fanny.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Demikian dugaan dari Fanny Pramana, Koordinator milis Thumbers dan Isat-BB (komunitas pengguna BB Indosat), saat berbincang dengan detikINET, Kamis (28/5/2009) dini hari. Fanny mengungkapkan belum lama berselang terjadi kebocoran software bernama MFI Loader yang konon dimiliki oleh Research In Motion (RIM) selaku produsen BlackBerry.
"Dengan MFI loader, semuanya bisa direkayasa. Perangkat BB yang tidak lolos kualitas atau suku cadang dalamnya rusak dan tidak lolos quality control, itu bisa diprogram ada PIN baru dan ada IMEI baru. Gawatnya lagi barang-barang itu bisa masuk Indonesia," kata Fanny.
Kemudahan mengutak-atik BlackBerry ilegal itulah yang kemudian membuat maraknya perangkat BlackBerry asli tapi palsu di Indonesia. Fanny mengungkapkan masyarakat yang membeli perangkat tidak resmi ini sangat mungkin memiliki PIN yang dikloning. Atau bahkan PIN asli tapi palsu yang diberikan oleh oknum pedagang yang tidak bertanggungjawab.
Pengguna produk semacam itu pada mulanya bisa menggunakan sekitar dua minggu atau satu bulan. Namun setelah itu BB sama sekali mati total karena PIN Suspend.
"Ini yang sering membuat kami-kami di komunitas prihatin. Banyak masyarakat yang sudah mencicil susah-susah buat beli BB, tidak tahunya tiba-tiba mati akibat tidak cermat saat membeli ponsel yang tidak biasa ini," tukasnya.
Komunitas pengguna BB sendiri sejak dua bulan belakangan ini gencar mengampanyekan gerakan 'Say No To Cloning PIN' serta mengutamakan membeli perangkat yang resmi.
"Pastikan beli BB pada pedagang yang terpercaya. Ada garansi bahwa barangnya adalah baru dan PIN-nya bukan PIN tembak. Tak kalah pentingnya adalah pastikan IMEI dan PIN yang ada di stiker dan status sama. Jika kurang pemahaman tentang BB, ajak orang yang paham tentang BB saat beli BB, pungkas Fanny.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
217 Komentar
-
84 Komentar
-
76 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message
.jpg)
