Berita Utama
-
Senin, 21/05/2012 13:18 WIB
Priscilla Chan, Dokter yang Jadi Nyonya Zuckerberg
-
Senin, 21/05/2012 13:45 WIB
5 Brand yang Sukses 'Jualan' via Instagram
-
Senin, 21/05/2012 15:24 WIB
Wah! Kamera Instagram Bakal Diwujudkan
-
Senin, 21/05/2012 15:47 WIB
5 Brand Raksasa yang Kalah Mahal dari Facebook
-
Senin, 21/05/2012 13:33 WIB
Semoga Facebook Tak Bernasib Seperti Friendster
-
Senin, 21/05/2012 11:27 WIB
Tips Membuat Foto Bokeh
-
Senin, 21/05/2012 12:14 WIB
Ini Dia Pengguna Pertama Galaxy S III di Indonesia
-
Senin, 21/05/2012 11:07 WIB
Besok, Samsung Luncurkan Galaxy S III di Indonesia
-
Senin, 21/05/2012 09:47 WIB
Mengintip Pesta Pernikahan Mark Zuckerberg
Sensasi 'Roh' BMW Z4 di HP Z Workstation
Rabu, 20/05/2009 17:18 WIB

HP Z Workstation Series (Ist.)
Jakarta - Hewlett-Packard (HP) begitu percaya diri dengan Workstation Z Series-nya. Bahkan, produsen PC raksasa ini berani menyandingkan produk mereka itu bak mobil sport nan elegan BMW Z4.
Tentu klaim tersebut bukan tanpa alasan. Dikatakan Cynthia Defjan, Market Development Manager HP Indonesia, inspirasi dibangunnya Workstation Z Series ini memang didapat dari kendaraan buatan Jerman itu. Hal ini tak lepas dari turut sertanya sang desainer BMW dalam melahirkan Workstation Z Series.
Alhasil, kemampuan Z Series pun coba ditiupkan 'roh' BMW Z4 di dalam maupun tampilan luarnya. "Jika dilihat dari desain dan eksteriornya sangat simple, namun bertenaga di dalam," ujar Cynthia dalam acara peluncuran yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta.
Desain memang menjadi salah satu andalan Z Series untuk menerobos stigma bentuk kaku dari sebuah komputer 'kelas kakap'. Tak ayal, HP juga mementingkan unsur estetika dalam desain produk ini.
Bagian luar Z Series menampilkan eksterior sederhana namun elegan berlapis alumunium yang terinspirasi oleh pemimpin desain dan otomotif BMW Group Designworks, AS.
"Pada saat membuka pintu BMW Z4 terbaru dan panel samping HP Z Workstation terbaru, kita akan sama-sama ditunjukkan bahwa baik sisi luar maupun sisi dalam kedua produk tersebut memiliki kekuatan yang powerful, estetik dan inovatif," ujar Verena Kloos, Presiden BMW Group Designworks, AS.
Kokoh di Dalam
Seperti BMW Z4 yang powerful ketika digeber penunggangnya, Workstation Z Series juga coba menawarkan kemampuan serupa. Hal ini diperkuat dengan disematkannya prosesor Xeon 5500 dengan pengendali memori yang terintegrasi dan Turbo Boost Technology dari Intel.
Khairul Ahmad, Technical Consultant HP Workstation Asia Pasific mengatakan, kemampuan turbo ini juga seperti mobil sport, yang dapat memberikan tenaga ekstra ketika dipacu.
"Contohnya, jika memori komputer Anda seharusnya 3 GB, maka dengan teknologi turbo ini bisa ditingkatkan menjadi 3,3 GB," jelas pria asal Malaysia ini.
Dari ketiga produk baru Z Series, Z800 merupakan perangkat yang paling bertenaga dari dua 'saudaranya' yang lain, Z400 dan Z600. Kapasitas penyimpanan Z800 bisa diperbesar sampai 7,5 terabyte, disematkan kartu grafis NVidia 5800, dan memori digeber sampai 192 GB.
Wow, jadi bisa dibayangkan bagaimana ketangguhan produk ini. Tak salah jika studio Hollywood, seperti Dreamworks, menggunakannya untuk menciptakan animasi di film Monsters vs Aliens. "Kita sebenarnya menawarkan produk ini optional, tergantung pelanggan, tapi banyak dari mereka yang kurang puas juga," imbuh Chynthia.
Rasa kurang puas itu pula yang membuat HP juga menawarkan perangkat liquid cooller untuk sistem pendinginan. Hal ini untuk lebih menunjang kinerja Workstation yang biasanya jarang 'diistirahatkan' setelah seharian atau sampai berhari-hari bekerja.
Namun di sisi lain, faktor lingkungan kadang kurang mendukung, seperti ruangan AC kantor kerap sudah dimatikan ketika jam kerja itu selesai. Nah, liquid cooller inilah yang coba dijadikan solusi. Yaitu untuk menggantikan sistem pendinginan yang biasanya masih diambil alih oleh kipas untuk tetap menjaga kinerja Workstation.
Pun demikian, jika memilih kipas pun tak masalah. Sebab, interior dari Z Series sudah cukup mumpuni untuk menciptakan alur udara yang lancar. Ini tak lepas dari desain bagian dalamnya yang tool less, tak perlu pakai obeng untuk membongkar komponen-komponennya. Semua seakan sudah tertata rapi di tempatnya.
"Tak butuh obeng, tak ada kabel yang menghalangi. Untuk meng-upgrade pun gampang. Aliran udara juga menyebabkan mesin yang tidak berisik. Produk ini 2 desibel lebih rendah dari produk Workstation HP sebelumnya. Jadi cocok untuk industri musik yang ketika bekerja butuh keheningan," jelas Cynthia.
Namun yang patut diingat adalah karena sudah dibuat pakemnya, maka user tak bisa sembarang meng-upgrade sendiri komponen-komponen di produk ini dengan komponen di pasar bebas. Alhasil, harus melalui service center resmi HP.
Tetap 'Hijau'
Meski mengusung teknologi canggih, Z Series patut diacungi jempol karena juga tetap memperhatikan lingkungan dengan diklaim memiliki efisiensi power supply sebesar 85% untuk Z400 dan Z600, serta 89% untuk Z800.
Dikatakan Chynthia, mereka meraih label 'gold' dari Electronics Products Environmental Assesment Tool (EPEAT), yang merupakan rating paling tinggi untuk produk ramah lingkungan. "Hampir 90% komponen di produk ini bisa didaur ulang," tukasnya.
Memang dengan segala kemampuannya itu, Workstation bukan ditujukan untuk pengguna rumahan yang menggunakan komputer untuk keperluan biasa-biasa saja. Produk ini lebih menyasar perusahaan besar atau user yang membutuhkan komputer dengan kemampuan komputasi yang tinggi.
Seperti Z400 untuk keperluan video editing, Z600 untuk perusahaan finansial, sedangkan Z800 untuk Rumah Sakit dan perusahaan minyak dan gas. Harga yang dibanderol mulai dari US$ 1500 sampai yang paling bertenaga lebih dari US$ 5000.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tentu klaim tersebut bukan tanpa alasan. Dikatakan Cynthia Defjan, Market Development Manager HP Indonesia, inspirasi dibangunnya Workstation Z Series ini memang didapat dari kendaraan buatan Jerman itu. Hal ini tak lepas dari turut sertanya sang desainer BMW dalam melahirkan Workstation Z Series.
Alhasil, kemampuan Z Series pun coba ditiupkan 'roh' BMW Z4 di dalam maupun tampilan luarnya. "Jika dilihat dari desain dan eksteriornya sangat simple, namun bertenaga di dalam," ujar Cynthia dalam acara peluncuran yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta.
Desain memang menjadi salah satu andalan Z Series untuk menerobos stigma bentuk kaku dari sebuah komputer 'kelas kakap'. Tak ayal, HP juga mementingkan unsur estetika dalam desain produk ini.
Bagian luar Z Series menampilkan eksterior sederhana namun elegan berlapis alumunium yang terinspirasi oleh pemimpin desain dan otomotif BMW Group Designworks, AS.
"Pada saat membuka pintu BMW Z4 terbaru dan panel samping HP Z Workstation terbaru, kita akan sama-sama ditunjukkan bahwa baik sisi luar maupun sisi dalam kedua produk tersebut memiliki kekuatan yang powerful, estetik dan inovatif," ujar Verena Kloos, Presiden BMW Group Designworks, AS.
Kokoh di Dalam
Seperti BMW Z4 yang powerful ketika digeber penunggangnya, Workstation Z Series juga coba menawarkan kemampuan serupa. Hal ini diperkuat dengan disematkannya prosesor Xeon 5500 dengan pengendali memori yang terintegrasi dan Turbo Boost Technology dari Intel.
Khairul Ahmad, Technical Consultant HP Workstation Asia Pasific mengatakan, kemampuan turbo ini juga seperti mobil sport, yang dapat memberikan tenaga ekstra ketika dipacu.
"Contohnya, jika memori komputer Anda seharusnya 3 GB, maka dengan teknologi turbo ini bisa ditingkatkan menjadi 3,3 GB," jelas pria asal Malaysia ini.
Dari ketiga produk baru Z Series, Z800 merupakan perangkat yang paling bertenaga dari dua 'saudaranya' yang lain, Z400 dan Z600. Kapasitas penyimpanan Z800 bisa diperbesar sampai 7,5 terabyte, disematkan kartu grafis NVidia 5800, dan memori digeber sampai 192 GB.
Wow, jadi bisa dibayangkan bagaimana ketangguhan produk ini. Tak salah jika studio Hollywood, seperti Dreamworks, menggunakannya untuk menciptakan animasi di film Monsters vs Aliens. "Kita sebenarnya menawarkan produk ini optional, tergantung pelanggan, tapi banyak dari mereka yang kurang puas juga," imbuh Chynthia.
Rasa kurang puas itu pula yang membuat HP juga menawarkan perangkat liquid cooller untuk sistem pendinginan. Hal ini untuk lebih menunjang kinerja Workstation yang biasanya jarang 'diistirahatkan' setelah seharian atau sampai berhari-hari bekerja.
Namun di sisi lain, faktor lingkungan kadang kurang mendukung, seperti ruangan AC kantor kerap sudah dimatikan ketika jam kerja itu selesai. Nah, liquid cooller inilah yang coba dijadikan solusi. Yaitu untuk menggantikan sistem pendinginan yang biasanya masih diambil alih oleh kipas untuk tetap menjaga kinerja Workstation.
Pun demikian, jika memilih kipas pun tak masalah. Sebab, interior dari Z Series sudah cukup mumpuni untuk menciptakan alur udara yang lancar. Ini tak lepas dari desain bagian dalamnya yang tool less, tak perlu pakai obeng untuk membongkar komponen-komponennya. Semua seakan sudah tertata rapi di tempatnya.
"Tak butuh obeng, tak ada kabel yang menghalangi. Untuk meng-upgrade pun gampang. Aliran udara juga menyebabkan mesin yang tidak berisik. Produk ini 2 desibel lebih rendah dari produk Workstation HP sebelumnya. Jadi cocok untuk industri musik yang ketika bekerja butuh keheningan," jelas Cynthia.
Namun yang patut diingat adalah karena sudah dibuat pakemnya, maka user tak bisa sembarang meng-upgrade sendiri komponen-komponen di produk ini dengan komponen di pasar bebas. Alhasil, harus melalui service center resmi HP.
Tetap 'Hijau'
Meski mengusung teknologi canggih, Z Series patut diacungi jempol karena juga tetap memperhatikan lingkungan dengan diklaim memiliki efisiensi power supply sebesar 85% untuk Z400 dan Z600, serta 89% untuk Z800.
Dikatakan Chynthia, mereka meraih label 'gold' dari Electronics Products Environmental Assesment Tool (EPEAT), yang merupakan rating paling tinggi untuk produk ramah lingkungan. "Hampir 90% komponen di produk ini bisa didaur ulang," tukasnya.
Memang dengan segala kemampuannya itu, Workstation bukan ditujukan untuk pengguna rumahan yang menggunakan komputer untuk keperluan biasa-biasa saja. Produk ini lebih menyasar perusahaan besar atau user yang membutuhkan komputer dengan kemampuan komputasi yang tinggi.
Seperti Z400 untuk keperluan video editing, Z600 untuk perusahaan finansial, sedangkan Z800 untuk Rumah Sakit dan perusahaan minyak dan gas. Harga yang dibanderol mulai dari US$ 1500 sampai yang paling bertenaga lebih dari US$ 5000.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:14 WIB
Ini Dia Pengguna Pertama Galaxy S III di Indonesia
-
Senin, 21/05/2012 11:07 WIB
Besok, Samsung Luncurkan Galaxy S III di Indonesia
-
Senin, 21/05/2012 10:23 WIB
Fitur Andalan Galaxy S III Dipreteli
-
Senin, 21/05/2012 08:26 WIB
Steve Jobs Impikan 'Mobil Rasa Apple'
-
Senin, 21/05/2012 07:53 WIB
Analis: iPhone 5 Bisa Gairahkan Pasar Ponsel yang Lesu
-
Minggu, 20/05/2012 13:49 WIB
Galaxy S III Versi Jepang Punya RAM 2GB
-
Minggu, 20/05/2012 12:34 WIB
Microsoft: Windows Phone Kalahkan iPhone di China
-
Jumat, 18/05/2012 19:53 WIB
Jual Ribuan iPhone 4S Warnai Debut Erik di Indosat
- Senin, 21/05/2012 09:47 WIB
Mengintip Pesta Pernikahan Mark Zuckerberg
- Senin, 21/05/2012 15:47 WIB
5 Brand Raksasa yang Kalah Mahal dari Facebook
- Senin, 21/05/2012 12:14 WIB
Ini Dia Pengguna Pertama Galaxy S III di Indonesia
- Senin, 21/05/2012 10:23 WIB
Fitur Andalan Galaxy S III Dipreteli
- Senin, 21/05/2012 19:22 WIB
Ini Dia Penyebab Facebook Gagal Terbang Tinggi
- Senin, 21/05/2012 13:33 WIB
Semoga Facebook Tak Bernasib Seperti Friendster
- Senin, 21/05/2012 08:37 WIB
Penjahat Seks Incar 1.000 Gadis di Facebook
- Senin, 21/05/2012 11:27 WIB
Klinik Fotografi
Tips Membuat Foto Bokeh
- Senin, 21/05/2012 11:07 WIB
Besok, Samsung Luncurkan Galaxy S III di Indonesia
-
87 Komentar
-
79 Komentar
-
78 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
56 Komentar
-
48 Komentar
-
42 Komentar
-
39 Komentar
Pro Kontra
Index »
iPad Generasi Terbaru Memuaskan?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message





