http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

73 Perusahaan Ikut Tender BWA

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Rabu, 06/05/2009 08:01 WIB
Halaman 1 dari 2
http://us.images.detik.com/content/2009/05/06/328/btsxl150.jpg BTS (rou/inet)
Jakarta - Pemerintah mengungkap ada 73 perusahaan yang ikut serta dalam tender broadband wireless access (BWA) di pita 2,3 GHz yang terbagi menjadi 15 zona wilayah di seluruh Indonesia.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo, Gatot S Dewa Broto, mengaku belum tahu apakah pendaftar merupakan perusahaan sendiri atau perusahaan konsorsium.

"Hal itu baru bisa dilihat pada saat aanweizing atau pengembalian dokumen isian. Sebab jika konsorsium, perusahaan harus melampirkan MoU (memorandum of understanding/nota kesepahaman) di antara para pihak," jelasnya kepada detikINET, Rabu (6/5/2009).

Dalam keterangannya disebutkan, 73 perusahaan yang telah mendaftar sebagian besar di antaranya datang dari kalangan penyelenggara jasa Internet, operator, dan penyedia jasa telekomunikasi lainnya.

Dilihat dari perusahaan-perusahaan yang mendaftar, terdapat tiga operator telekomunikasi besar, yaitu Telkom, Indosat, dan Bakrie Telecom. Sementara, Excelcomindo Pratama (XL) dan Telkomsel jauh sebelumnya sudah menyatakan tidak ikut dalam tender kali ini.

Pada kesempatan lain, Staf ahli Menkominfo Suhono Harso Supangkat berharap, setiap zona dari tender BWA akan diikuti oleh lima peserta untuk mendapatkan harga penawaran terbaik dan menimbulkan kompetisi dalam pelayanan.

Ia memperkirakan, zona yang akan menjadi rebutan di kalangan peserta adalah area Pulau Jawa atau wilayah yang pasar internetnya telah terbentuk.Next

Halaman 1 2
(rou/rou)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
50%
Kontra
50%


Must Read close