detikinet

e-Community

Komunitas MySQL-Indonesia Kumpul (Lagi) di detikcom

Penulis: Idris Khanafi - detikinet
Senin, 27/04/2009 15:26 WIB

Suasana Pertemuan (Idris Khanafi)

Jakarta - Komunitas MySQL-Indonesia kembali mengadakan monthly meeting. Meetingnya kali ini kembali diadakan di markas detik.com. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 50 peserta komunitas MySQL Indonesia dan Netbeans Indonesia dimulai pukul 10:00 WIB, Sabtu (25/4/2009).

Acara dimulai dengan pembukaan oleh Ketua Komunitas MySQL-Indonesia yaitu Rizky Nanda dari detik.com, kemudian pengisi materi pertama adalah Dadang H.P atau Dado dari detik.com yang menjelaskan tentang Replikasi pada MySQL.

Peserta pun tampak aktif memberikan pertanyaan-pertanyaan dan sangat antusias memperhatikan materi yang dibawakan oleh Dado. Pada sesi ini di akhiri dengan diadakannya beberapa kuis yang berhadiah t-shirt menarik dari detik forum (Selamat kepada teman-teman yang mendapatkannya!).

Setelah istirahat siang, dilanjutkan dengan sesi 2 adalah sesi dari komunitas Netbeans indonesia yang dibawakan langsung oleh Ketua Komunitas NetBeans Indonesia yaitu Ifnu Bima dari Artivisi. Acara diakhiri pada pukul 14:00 WIB dengan mendengarkan kesan dan saran dari para peserta untuk meeting berikutnya.

Terima kasih untuk semua yang telah hadir dan ikut mensukseskan meeting kali ini. Sampai jumpa di pertemuan berikutnya!
( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%