Berita Utama
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:43 WIB
Serba 5 di Ultah ke-5 Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
-
Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
Waduh, 70% BlackBerry di Indonesia Ilegal
Kamis, 23/04/2009 20:43 WIB
.jpg)
Jakarta - Operator akhirnya mengakui, dari ratusan ribu perangkat BlackBerry yang beredar di Indonesia, 70% di antaranya merupakan perangkat ilegal yang masuk lewat pasar gelap alias black market (BM).
Salah satu operator yang mengaku kewalahan dengan produk BM tersebut adalah Excelcomindo Pratama (XL). Operator ini akhirnya memutuskan untuk berhenti memasarkan langsung ponsel cerdas besutan Research in Motion (RIM) tersebut sejak 2008 lalu.
"Kami pusing menangani penjualan BlackBerry. Harga tak pernah stabil gara-gara blackmarket terlalu banyak. Akhirnya kami memutuskan untuk berhenti menjualnya dan menyerahkan pengadaannya lewat mitra distributor kami," jelas Handono Warih, Blackberry and 3G Broadband Manager Enterprise & Carrier XL, di acara Talkshow BlackBerry Day, Menara Jamsostek, Jakarta, Kamis (23/4/2009).
Saat ini pengguna layanan BlackBerry di Indonesia mencapai 250 ribu. Angka ini merupakan gabungan dari tiga operator, yakni Indosat, XL, dan Telkomsel.
Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi mengakui, peredaran BlackBerry ilegal di Indonesia sangat tinggi. "Nilai kerugiannya bahkan bisa mencapai triliunan rupiah dalam setahun," ujarnya.
Di lain pihak, Group Head Brand Marketing Indosat Teguh Prasetya, tumbuhnya pasar BlackBerry ilegal seharusnya menjadi tantangan bagi operator agar lebih mengembangkan inovasi layanan yang lebih optimal, sekaligus mengupayakan harga perangkat yang lebih terjangkau.
"Dengan semakin tinggi pertumbuhan penjualan Blackberry resmi di Indonesia akan memicu turunnya harga. Bukan tidak mungkin jika nanti harganya turun sampai Rp 1 juta," harapnya.
Teguh menjelaskan, BlackBerry yang resmi dipasarkan melalui mitra operator memiliki berbagai kelebihan, antara lain memberikan kemudahan registrasi layanan, memiliki banyak variasi konten dan aplikasi, pelayanan purna jual, dan bantuan teknis lainnya.
"Karena itu, kami dan operator lain akan gencar melakukan kampanye bersama untuk pemakaian BlackBerry resmi di Indonesia," tandasnya.
( rou / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Salah satu operator yang mengaku kewalahan dengan produk BM tersebut adalah Excelcomindo Pratama (XL). Operator ini akhirnya memutuskan untuk berhenti memasarkan langsung ponsel cerdas besutan Research in Motion (RIM) tersebut sejak 2008 lalu.
"Kami pusing menangani penjualan BlackBerry. Harga tak pernah stabil gara-gara blackmarket terlalu banyak. Akhirnya kami memutuskan untuk berhenti menjualnya dan menyerahkan pengadaannya lewat mitra distributor kami," jelas Handono Warih, Blackberry and 3G Broadband Manager Enterprise & Carrier XL, di acara Talkshow BlackBerry Day, Menara Jamsostek, Jakarta, Kamis (23/4/2009).
Saat ini pengguna layanan BlackBerry di Indonesia mencapai 250 ribu. Angka ini merupakan gabungan dari tiga operator, yakni Indosat, XL, dan Telkomsel.
Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi mengakui, peredaran BlackBerry ilegal di Indonesia sangat tinggi. "Nilai kerugiannya bahkan bisa mencapai triliunan rupiah dalam setahun," ujarnya.
Di lain pihak, Group Head Brand Marketing Indosat Teguh Prasetya, tumbuhnya pasar BlackBerry ilegal seharusnya menjadi tantangan bagi operator agar lebih mengembangkan inovasi layanan yang lebih optimal, sekaligus mengupayakan harga perangkat yang lebih terjangkau.
"Dengan semakin tinggi pertumbuhan penjualan Blackberry resmi di Indonesia akan memicu turunnya harga. Bukan tidak mungkin jika nanti harganya turun sampai Rp 1 juta," harapnya.
Teguh menjelaskan, BlackBerry yang resmi dipasarkan melalui mitra operator memiliki berbagai kelebihan, antara lain memberikan kemudahan registrasi layanan, memiliki banyak variasi konten dan aplikasi, pelayanan purna jual, dan bantuan teknis lainnya.
"Karena itu, kami dan operator lain akan gencar melakukan kampanye bersama untuk pemakaian BlackBerry resmi di Indonesia," tandasnya.
( rou / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Kamis, 26/04/2012 16:13 WIB
PimpMyBBM: Kumpulan Animasi Avatar untuk BBM
-
Jumat, 20/04/2012 15:21 WIB
iOS & Android Punya Instagram, BlackBerry Punya Instigram!
-
Rabu, 18/04/2012 10:54 WIB
Aplikasi Ini Bisa Mengunci BlackBerry via SMS
-
Rabu, 18/04/2012 10:12 WIB
BlackBerry Messenger Lakukan Penyegaran
-
Selasa, 13/03/2012 10:44 WIB
Aplikasi Penting Jika BlackBerry Anda Tertinggal
-
Jumat, 09/03/2012 16:13 WIB
Opera Mini Mendarat di BlackBerry App World
-
Selasa, 06/03/2012 09:39 WIB
Mencicipi Opera Mini Next 7.0 di BlackBerry
-
Rabu, 29/02/2012 10:22 WIB
TransJakarta Berjaya di Barcelona
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Hands On
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
- Jumat, 25/05/2012 10:09 WIB
Berbahaya, Yahoo Axis Ditutup untuk Chrome
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 09:42 WIB
Facebook Camera, Aplikasi Foto Sharing Mirip Instagram
-
193 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
62 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
