Berita Utama
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:43 WIB
Serba 5 di Ultah ke-5 Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
-
Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
LAPAN Kembangkan Software Peramal Cuaca
Rabu, 22/04/2009 15:33 WIB

Box Software LAPAN (afz/inet)
Bandung - Kenalkan kondisi atmosfer dan iklam kepada masyarakat luas, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengembangkan software simulasi dinamika atmosfer global dan regional. Hebatnya, software ini bisa memprediksi kondisi cuaca dan iklim beberapa waktu ke depan.
Software yang bernama General Circulation Model/Limited Area Model (GCM/LAM) versi 1.0 beta ini pada dasarnya adalah kompresi dari super komputer yang dimiliki LAPAN. Kompresi dilakukan agar software tersebut bisa berjalan di komputer dekstop ataupun laptop.
"Yang ini (GCM/LAM 1.0 beta - red) merupakan versi untuk pendidikan dan penelitian. Ini hasil kompresi dari super komputer yang kita miliki," ujar Didi Satyadi, salah seorang peneliti di LAPAN kepada detikINET, Rabu (22/4/2009) siang.
Didi juga menambahkan, bahwa dengan software tersebut siapapun bisa memprediksi bagaimana kondisi cuaca dan iklim beberapa waktu ke depan. Karena, pada dasarnya software tersebut merupakan model matematik dari kondisi atmosfer yang sesungguhnya.
"Kita coba meniru atmosfer yang sesungguhnya dengan model matematik. Sehingga prediksi cuaca dan kondisi iklim ke depan bisa diprediksi. Sedang pengamatan atmosfer secara manual hanya untuk mengamati dan memperkirakan kondisi cuaca dan iklim sekarang atau saat dilakukan pengamatan," terangnya.
Software yang sudah dikembangkan sejak tahun 2007 ini, juga bisa dimanfaatkan bagi institusi pendidikan ataupun peneliti untuk kegiatan ilmiahnya. Tak hanya itu, menurut Didi, jika diterapkan di sekolah-sekolah maka akan membangun kesadaran siswa terhadap kondisi alam semesta. Karena simulasi di software tersebut mengambarkan kondisi sebenarnya.
"Siswa bisa belajar misalnya bagaimana tentang atmosfer jikalau CO2 bertambah. Kita tinggal masukan angkanya, sehingga bisa diperlihatkan kondisinya seperti apa dan siswa bisa memprediksi bagaimana kondisi yang akan terjadi," kata pria berkulit putih ini.
Disinggung mengenai biaya produksi software tersebut, Didi mengaku tidak mengetahui secara pastinya. "Masalah investasi saya tidak tahu. Kita juga tidak tahu kapan ini akan dirilis ke masyarakat umum. Karena banyak standar yang harus dipenuhi sebelum dilepas ke masyarakat," pungkasnya.
Software ini akan berjalan dengan baik di komputer atau laptop dengan spesifikasi minimum menggunakan prosesor Intel Pentium IV 1,5 Ghz, memori 512 Mb, hard disk 200 Mb dan menggunakan Windows XP sebagai operating systemnya.
( afz / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Software yang bernama General Circulation Model/Limited Area Model (GCM/LAM) versi 1.0 beta ini pada dasarnya adalah kompresi dari super komputer yang dimiliki LAPAN. Kompresi dilakukan agar software tersebut bisa berjalan di komputer dekstop ataupun laptop.
"Yang ini (GCM/LAM 1.0 beta - red) merupakan versi untuk pendidikan dan penelitian. Ini hasil kompresi dari super komputer yang kita miliki," ujar Didi Satyadi, salah seorang peneliti di LAPAN kepada detikINET, Rabu (22/4/2009) siang.
Didi juga menambahkan, bahwa dengan software tersebut siapapun bisa memprediksi bagaimana kondisi cuaca dan iklim beberapa waktu ke depan. Karena, pada dasarnya software tersebut merupakan model matematik dari kondisi atmosfer yang sesungguhnya.
"Kita coba meniru atmosfer yang sesungguhnya dengan model matematik. Sehingga prediksi cuaca dan kondisi iklim ke depan bisa diprediksi. Sedang pengamatan atmosfer secara manual hanya untuk mengamati dan memperkirakan kondisi cuaca dan iklim sekarang atau saat dilakukan pengamatan," terangnya.
Software yang sudah dikembangkan sejak tahun 2007 ini, juga bisa dimanfaatkan bagi institusi pendidikan ataupun peneliti untuk kegiatan ilmiahnya. Tak hanya itu, menurut Didi, jika diterapkan di sekolah-sekolah maka akan membangun kesadaran siswa terhadap kondisi alam semesta. Karena simulasi di software tersebut mengambarkan kondisi sebenarnya.
"Siswa bisa belajar misalnya bagaimana tentang atmosfer jikalau CO2 bertambah. Kita tinggal masukan angkanya, sehingga bisa diperlihatkan kondisinya seperti apa dan siswa bisa memprediksi bagaimana kondisi yang akan terjadi," kata pria berkulit putih ini.
Disinggung mengenai biaya produksi software tersebut, Didi mengaku tidak mengetahui secara pastinya. "Masalah investasi saya tidak tahu. Kita juga tidak tahu kapan ini akan dirilis ke masyarakat umum. Karena banyak standar yang harus dipenuhi sebelum dilepas ke masyarakat," pungkasnya.
Software ini akan berjalan dengan baik di komputer atau laptop dengan spesifikasi minimum menggunakan prosesor Intel Pentium IV 1,5 Ghz, memori 512 Mb, hard disk 200 Mb dan menggunakan Windows XP sebagai operating systemnya.
( afz / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
-
Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:43 WIB
Serba 5 di Ultah ke-5 Android
-
Rabu, 23/05/2012 17:49 WIB
LG Siapkan TV 3D Murah
-
Rabu, 23/05/2012 16:20 WIB
Penemu Remote TV Meninggal Dunia
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
-
Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Hands On
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
- Jumat, 25/05/2012 10:09 WIB
Berbahaya, Yahoo Axis Ditutup untuk Chrome
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 09:42 WIB
Facebook Camera, Aplikasi Foto Sharing Mirip Instagram
-
193 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
62 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
