Berita Utama
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:43 WIB
Serba 5 di Ultah ke-5 Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
-
Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
'Koordinasi Melacak Hacker Sistem TI KPU Amburadul'
Senin, 13/04/2009 14:23 WIB

Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Sejumlah pihak dilibatkan dalam melacak peretas (hacker) yang coba mengacak-acak situs Pusat Tabulasi Nasional yang menampilkan hasil penghitungan data real count pemilu.
Namun dalam pelaksanaannya, koordinasi yang beranggotakan tim TI dari BPPT, ID-SIRTII (lembaga pengawas internet), dan unit Cyber Crime Mabes Polri ini dinilai amburadul.
Demikian dikatakan M. Salahuddien, Wakil Ketua Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) ketika berbincang dengan detikINET, Senin (13/4/2009).
"Betul kita dilibatkan, tapi koordinasinya amburadul, rumit dan gak nyantai," sengit pria yang biasa disapa Didin Pataka ini.
Dijelaskannya, ID-SIRTII selaku pihak yang berperan dalam memonitor lalu lintas di internet baru mendapat alamat IP situs KPU yang mereka minta dua hari sebelum pencontrengan. Namun setelah dilakukan koordinasi, ternyata IP tersebut tak melalui sensor ID-SIRTII.
"Alhasil, gak bisa dimonitor di link kita. Sekarang kalau ada serangan-serangan kita dapat datanya dari ISP karena data kita tidak sinkron," imbuh Didin.
Pun demikian, para penyerang sistem TI KPU ini diprediksi tak akan nekat mengumbar gempuran dari jaringan yang terlalu terbuka, seperti lewat akses internet pribadi.
Namun, mereka akan lebih memilih jalur yang realtif lebih aman lewat jaringan Telkom, seperti dial-up dan Speedy yang biasa diadopsi para warnet.
KPU sendiri sebelumnya sudah diwanti-wanti komunitas TI bawah tanah (underground) perihal potensi serangan yang akan terjadi. Bahkan, mereka menawarkan diri untuk memasang log correlation analysis sehingga kalau ada serangan itu bisa dianalisis segera.
"Itu ditawarkan sebelum pencontrengan, tapi gak diterima karena dianggap merepotkan karena harus merubah konfigurasi segala, di sisi lain waktunya sudah mepet," tandas Didin.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Namun dalam pelaksanaannya, koordinasi yang beranggotakan tim TI dari BPPT, ID-SIRTII (lembaga pengawas internet), dan unit Cyber Crime Mabes Polri ini dinilai amburadul.
Demikian dikatakan M. Salahuddien, Wakil Ketua Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) ketika berbincang dengan detikINET, Senin (13/4/2009).
"Betul kita dilibatkan, tapi koordinasinya amburadul, rumit dan gak nyantai," sengit pria yang biasa disapa Didin Pataka ini.
Dijelaskannya, ID-SIRTII selaku pihak yang berperan dalam memonitor lalu lintas di internet baru mendapat alamat IP situs KPU yang mereka minta dua hari sebelum pencontrengan. Namun setelah dilakukan koordinasi, ternyata IP tersebut tak melalui sensor ID-SIRTII.
"Alhasil, gak bisa dimonitor di link kita. Sekarang kalau ada serangan-serangan kita dapat datanya dari ISP karena data kita tidak sinkron," imbuh Didin.
Pun demikian, para penyerang sistem TI KPU ini diprediksi tak akan nekat mengumbar gempuran dari jaringan yang terlalu terbuka, seperti lewat akses internet pribadi.
Namun, mereka akan lebih memilih jalur yang realtif lebih aman lewat jaringan Telkom, seperti dial-up dan Speedy yang biasa diadopsi para warnet.
KPU sendiri sebelumnya sudah diwanti-wanti komunitas TI bawah tanah (underground) perihal potensi serangan yang akan terjadi. Bahkan, mereka menawarkan diri untuk memasang log correlation analysis sehingga kalau ada serangan itu bisa dianalisis segera.
"Itu ditawarkan sebelum pencontrengan, tapi gak diterima karena dianggap merepotkan karena harus merubah konfigurasi segala, di sisi lain waktunya sudah mepet," tandas Didin.
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Facebook Tak Berdaya Lawan Faceporn
-
Kamis, 24/05/2012 21:06 WIB
Yahoo Axis, Ketika Browser & Mesin Pencari Bergabung
-
Kamis, 24/05/2012 16:47 WIB
Open Source & Pembajakan di Indonesia yang 'Selangit'
-
Kamis, 24/05/2012 16:24 WIB
Jadi 'Ksatria', Suhu Desain Apple Garap Proyek Rahasia
-
Kamis, 24/05/2012 15:55 WIB
Campur Tangan Wanita, 7 Start Up Ini Diganjar Award
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 10:09 WIB
Berbahaya, Yahoo Axis Ditutup untuk Chrome
- Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Hands On
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 09:42 WIB
Facebook Camera, Aplikasi Foto Sharing Mirip Instagram
-
193 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
62 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

