detikinet
 
 

Tabulasi Pemilu Bermasalah

Server Ngadat, Ke Mana Rp 1,8 M untuk Pemeliharaan?

Shohib Masykur - detikinet
Senin, 13/04/2009 10:01 WIB

Alur Tabulasi Nasional Pemilu (KPU)

Jakarta - Ngadatnya tabulasi nasional Pemilu 2009 disebabkan kurangnya server. KPU beralasan, server yang dipakai adalah peninggalan 2004 sehingga sudah tua.

Anggaran untuk pemeliharaan server ini sebenarnya cukup besar. Pagu yang ditetapkan KPU mencapai Rp 2,3 miliar. Pemenang untuk tender ini adalah PT Lapi Divusi dengan penawaran Rp 1,8 miliar.

Dana sebesar itu hanya untuk pemeliharaan. Artinya, KPU tidak membeli barang baru, tetapi meng-upgrade barang lama. Jumlah server yang dimiliki KPU adalah 6 unit.

Padahal jika anggaran sebesar itu dibelanjakan server baru, bisa diperoleh tak kurang dari 30 server baru dengan kualitas sangat memadai. "Dengan anggaran Rp 1,6 miliar saja bisa diperoleh 30 server baru dengan storage 24 terrabyte," ujar mantan Sekretaris Tim Teknis TI KPU Hemat Dwi Nuryanto kepada detikcom, Minggu (12/4/2009) malam.

Karena kekurangan server tersebut, situs tabulasi nasional pemilu mengalami down hanya beberapa jam setelah diluncurkan. Publik pun kesulitan mengakses. Untuk mengatasinya, KPU terpaksa meminjam 5 server tambahan dari BPPT. Yang jadi pertanyaan, anggaran Rp 1,8 miliar itu untuk apakah?

( sho / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%