Perusahaan antivirus Kaspersky mengungkapkan hal itu dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Kamis (2/4/2009). "Kido mengunduh update untuk dirinya sendiri dari beberapa alamat situs web yang terus-menerus berubah. Kido menggunakan jaringan lokal sebagai jalur tambahan untuk memperoleh update. Enkripsi yang sangat baik menambah kerumitan Kido. Kido bahkan punya mekanisme untuk mematikan fitur keamanan," sebut keterangan dari Kaspersky.
Saat ini Kido alias Conficker telah menyebar hingga sekitar 5 - 6 juta komputer. Penyebaran Kido pun melalui celah lawas MS08-067 yang ternyata, menurut keterangan Kaspersky, masih cukup banyak pengguna yang belum menambal celah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, jaringan komputer korban Kido alias Downadup ini bisa digunakan untuk melakukan serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Selain itu, botnet tersebut bisa digunakan untuk melakukan aksi pencurian data dan menyebarkan spam.
Kaspersky Lab mengklaim produk terbarunya bisa digunakan untuk mencegah segala jenis varian Kido yang ada saat ini.
(wsh/faw)