detikinet

Krisis Ekonomi, Penjahat Cyber Makin Ganas

Fino Yurio Kristo - detikinet
Selasa, 31/03/2009 11:20 WIB

Ilustrasi (ist)

Washington - Kasus kejahatan cyber meningkat drastis selama tahun 2008. Terpaan krisis ekonomi sepertinya memicu penjahat cyber lebih ganas melakukan aksinya.

Demikian diungkap oleh lembaga FBi (Federal Bureau Investigation) bersama National White Collar Crime Center di Amerika Serikat. Aksi kriminal yang terjadi bermacam-macam, misalnya pembobolan kartu kredit.

Tepatnya, kejahatan di dunia maya meningkat 33 persen tahun lalu. Jumlah kerugian yang dilaporkan pun mencetak rekor tertinggi, yakni sebesar US$ 264,6 juta.

Para pelaku kejahatan di internet tersebut berasal dari berbagai negara di seluruh dunia, dari Kanada, Nigeria sampai China. Di tahun 2009 ini diperkirakan kasus kriminal yang terjadi tidak akan mereda.

Secara total seperti dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (31/3/2009) ada 275.284 komplain mengenai kejahatan cyber diterima oleh National White Collar Crime Center dari masyarakat Amerika.

"Kami meyakini bahwa angka tersebut hanyalah sebagian kecil dari sebuah gunung es," kata John Kane yang memebsut laporan tersebut.
( fyk / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    iPad Generasi Terbaru Memuaskan?

    Setelah sekian lama dinanti, Apple akhirnya memperkenalkan iPad generasi terbaru. Bentuk perangkat ini memang tidak berubah dibanding iPad 2. Namun dari sisi fitur, new iPad cukup memuaskan. Menurut Anda?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%